Baby Twins CEO

Baby Twins CEO
Tamat Sudah Riwayat mu, Daddy!!!


__ADS_3

°°°~Happy Reading~°°°


Dor dor dor...


Si kecil Arshi menggedor keras pintu kamar daddy dan mommy nya itu dengan setengah menahan geram, sedari tadi mengetuk-ngetuk pintu itu, namun sang empu pemilik kamar seolah tuli dan enggan membukakan kamar untuknya.


Dor dor dor...


" Daddy... Mommy... Banun... Ashi mau mashuk... " Teriak si kecil Arshi, namun lagi-lagi ia hanya bisa menelan kekecewaan karena pintu itu tak kunjung terbuka.


Geram karena teriakannya tak di dengar oleh daddy dan mommy nya, Arshi pun kembali menuruni tangga, menyusul sang granny yang tengah di dapur, dan mengadukan kekesalan nya.


" Glanny... Daddy shama mommy na eundak mahu banun, pintu na mashih di tutup... Ashi sheuball... " Sahut Arshi geram sembari menghentikan kakinya ke lantai.


" Belum bangun? Padahal udah jam 9 loh, anak itu sebenarnya ngapain sih... Atau jangan-jangan... " Gumam mama Clara, hingga akhirnya kini wanita yang tak lagi muda itu senyum-senyum sendiri di buatnya.


" Sabar ya cantiknya granny, kamu nyusul Arsha sama grandpa sana, mereka lagi mancing ikan di belakang... "


" Eundak mahu... Ashi kan tewek... Masha tewek manting ikan... Eundak shellu glanny... "


Arshi berlalu kembali ke kamar daddy dan mommy nya, kembali menggedor pintu itu dengan nafas yang kembang kempis setelah harus menaiki jajaran anak tangga yang menjulang itu.


" Mommy... Daddy... Ashi mau mashuk... "


Dor dor dor...


" Mommy... Buka pintu na... Kalau eundak di buka, nanti Ashi na mau ngambek shama daddy shama mommy... " Sentak Arshi dengan wajah sebal nya.


Tak lama, akhirnya pintu itu terbuka juga, menampilkan sang daddy yang hanya mengenakan celana boxer hingga kini berhasil menampilkan perut sixpack nya.


" Haah... Daddy kok eundak pakai baju? Tellus itu pellut daddy keunapa kok lekuk-lekuk gitu, sheupeulti... Sheupeulti apa yah... Aha... Sheupeulti lloti shobek... "


" Tadi mommy cubitin perutnya daddy terus jadi kaya gini girl... " Adu Marvell pada putri kecilnya itu.


" Shakit dad? "


Marvell mengangguk lesu sembari mengusap perutnya seolah kesakitan.

__ADS_1


" Cup cup cup... Daddy dangan nanit, nanti Ashi obatin shama obat mellah yah... " Sahut Arshi sembari mengusap-usap perut daddy nya dengan sayang.


" Mommy dimana daddy... Biall Ashi mallahin mommy kalna udah tubitin daddy... " Sahut Arshi berperan sebagai pahlawan kepagian.


Marvell menunjuk ke arah ranjang, membuat Arshi seketika mengerutkan dahinya.


" Mommy belum banun? " Sahut Arshi setengah berbisik pada daddy nya, tak ingin berisik hingga akan membangunkan mommy nya.


Marvell hanya menggelengkan kepalanya.


" Atapilulloh... Mommy... " Teriak Arshi sembari berlalu mendekati ranjang.


Dengan perjuangan yang sangat berat, akhirnya Arshi bisa naik ke atas ranjang itu, ia mendekati mommy nya yang masih terlelap, di kecup nya pipi mommy nya itu berkali-kali, namun sang empu masih saja nyenyak dalam tidur nya.


" Daddy... Mommy kok eundak banun-banun shih... Biasa na kan mommy yang palling lajin banun pagi... "


" Mommy kecapekan girl... "


" Cape? Cape ngapain dad? "


Marvell menggaruk tengkuknya yang tak gatal, ya kali ia bilang kalau mommy nya itu capek gara-gara semalam ia gempur habis-habisan? Kan nggak lucu, lagi pula ia tak ingin mencemari pikiran putrinya itu dengan pikiran yang tidak-tidak.


" Myh... Banun myh... " Arshi menggoyang-goyangkan lengan Anelis hingga akhirnya sang empu mulai mengerjapkan matanya perlahan.


" Sayang... Arshi... Arshi bangunin mommy... " Sahut Anelis sembari merekahkan senyum manisnya.


Seketika itu Arshi merebahkan tubuhnya ikut tiduran di samping Anelis, merengkuh erat mommy nya, rencana marah-marahnya jadi gagal karena gadis kecil itu tengah ingin bermanja-manja bersama sang mommy.


" Mommy kok ballu banun? Tadi Ashi tok-tok pintu na eundak di buka-buka, Ashi jadi sheuball... " Cemberut nya.


Anelis menelisik ke arah jarum jam, seketika ia membelalakkan matanya saat mendapati jarum jam sudah menunjukkan pukul 09.15 pagi.


" Mas... Kok ngga bangunin aku sih... "


" Hehehe, aku juga baru bangun... " Marvell tersenyum kecut.


" Maafin mommy ya sayang... Putri mommy kok udah cantik, tadi mandinya sama siapa sayang... " Tanya Anelis ketika mendapati putrinya sudah bersih dan wangi.

__ADS_1


" Shama glanny myh... Tadi kita mandi beulduwa... Main busha-busha yang banak sheukalli... " Sahut Arshi sembari mengembangkan kedua tangannya.


Tiba-tiba bola mata Arshi memicing, menajamkan tatapannya.


" Itu lehel na mommy keunapa? " Tunjuk Arshi pada leher Anelis yang tak tertutupi apapun.


" Hahhh... Leher mommy kenapa sayang? " Anelis sang wanita polos itu pun masih tak paham dengan maksud putrinya.


" Ini myh... Lehel na mommy keunapa ada mellah-mellah na banak sheukalli... "


Anelis bangkit, menuju ke arah meja rias, seketika ia membelalakkan bola matanya menatap kissma*rk hasil karya suaminya semalam, kenapa bekasnya sampai sebanyak itu dan ia tak menyadarinya?


Anelis membalik badannya, bola matanya langsung mendelik menatap sang suami yang hanya nyengir kuda.


" Mellah-mellah na banak kan myh, itu keunapa... "


" Iya sayang... Semalem mommy di gigit sama drakula... " Sahut Anelis sembari melempar pelototan pada Marvell, membuat Marvell jadi ketar-ketir sendiri.


" Dullakula? Dullakula itu apa myh... " Lirih Arshi bergidik ngeri, gadis kecil itu jadi takut-takut sendiri.


" Drakula itu yang suka gigit-gigit, kalau Arshi ketemu sama drakula, langsung di TABOK aja ya sayang... " Sahut Anelis sembari menahan geram.


" Iyya myh... Nanti dullakula na Ashi pukul-pukul, tellus di tubit-tubit shampe mellah-mellah, tellus... Nanti Ashi uwel-uwel bial millip keultas letcek, leuncana na Ashi badus kan myh... "


" Bagus sayang... " Sembari menatap suaminya penuh permusuhan.


Marvell hanya bisa gigit jari, kini istri dan putrinya sudah berkoalisi untuk memusnahkan si drakula yang telah menyerang istrinya sendiri membabi buta.


Tamat sudah riwayat mu, daddy.


🍁🍁🍁


Anyeong Chingu


Itu kenapa si gemoy tahu istilah roti sobek


Siapa yang udah mengkontaminasi otak polos nya😭

__ADS_1


Happy Reading


Saranghaja 💕💕💕


__ADS_2