
°°°~Happy Reading~°°°
Pagi itu keriuhan kembali menggema di balik mansion megah milik Marvell, jangan di tanya siapa pelakunya, tentu saja si kecil Arshi yang selama ini memang sudah terkenal sebagai biang rusuhnya keluarga Marvell.
Gadis kecil itu tampak mondar-mandir, berlari kesana kemari mengemasi barang-barang kesayangannya yang akan ia bawa pergi berlibur, hingga akhirnya, koper yang awalnya kosong itupun kini berubah menjadi tumpukan mainan yang menggunung, membuat gadis kecil itu pun sontak kebingungan, masih ada mainan yang belum ia masukkan.
" Mommyh myh... Kopull na Ashi eundak muat, mau kopull yang beushall lagi myh... " Gadis kecil berperut buncit itu berlari menyusul sang mommy yang tengah berada di kamar utama, terlihat Anelis yang baru saja selesai mengganti baju tidur baby Arshell.
" Ada apa sayang... " Sahut Anelis dengan suara lembutnya, sungguh suara itu benar-benar terasa hangat dan menenangkan, berbanding 180 derajat dengan suara sang putri yang begitu cempreng dan memekakkan telinga.
" Kopull na Ashi eundak muat myh, kopull na keucil sheukalli, Ashi mau kopull na yang beushall... " Adu si kecil Arshi yang terengah-engah setelah berlari kencang.
" Kok bisa tidak muat sayang... " Anelis heran, padahal koper yang ia berikan pada sang putri adalah koper yang sama dengan milik Arsha, tapi bocah laki-laki itu tak ada sedikitpun komplain padanya.
" Pokok na ya eundak muat myh... " Percayalah, membantah si kecil Arshi akan membuat hati capek sendiri.
" Ya udah, kita cek koper nya Arshi dulu ya... "
Anelis meraih baby Arshell ke dalam gendongannya, wanita itu terlihat membuntuti si kecil Arshi yang sudah melesat ke kamarnya. Tanpa sadar seulas senyum pun menyungging dari bibirnya, gadis kecilnya itu terlihat begitu antusias menyambut liburan pertama nya.
__ADS_1
" Ini myh... Kopull na kekecilan, mainan na Ashi ada yang eundak bisha mashuk... Jadi Ashi kan sheuball... "
Anelis menatap tak percaya pada koper besar yang sudah tertimbun mainan itu, tak ada selembar pakaian pun disana, membuat wanita itu pun geleng-geleng kepala.
Usulan sang suami benar-benar gagal total, membiarkan anak-anak mengemasi barang-barang nya sendiri sebagai bentuk kemandirian adalah salah besar jika itu adalah si kecil Arshi.
" Sayang, Arshi mau bawa semua mainan ini? "
" Huum, kata Glenny nanti Ashi boleh puash-puash main shana, eundak apa-apa kalau eundak beullajal, jadi Ashi mau main-main shehallian myh... "
Anelis terkekeh dengan alasan sang putri, tidak bisa di pungkiri jika gadis kecil itu memang sangat susah bila di ajak belajar, berbeda sekali dengan sang kembaran yang selalu hobi membaca buku tanpa di perintah.
" Sayang... Kalau nanti disana main terus, jadi ngga bisa jalan-jalan dong... Jadi, mainan nya ini tidak perlu di bawa, nanti kita disana jalan-jalan sama-sama, setuju... "
" Ternyata kalian di sini... "
Anelis dan sang putri sontak menoleh menatap asal suara, terlihat Marvell dengan menggandeng sang putra tengah memasuki ruang tidur anak-anak.
" Arsha sudah selesai memilih bukunya? " Tanya Anelis pada sang putra, putra kecilnya itu tetap keukeh untuk membawa beberapa buku milik daddy nya untuk di baca di perjalanan, kilahnya ia akan bosan jika tanpa di dampingi buku-buku tebal itu.
__ADS_1
" Sudah myh, hanya 5... "
Bocah laki-laki itu tampak kecewa, membuat Anelis sontak menatap sang suami penuh tanda tanya.
" Tadi sempat bingung karena ingin membawa semua buku yang ada di rak. Jadi mas pilihkan saja yang sedikit ringan untuk anak-anak... " Kilah Marvell, memiliki anak genius adalah hal yang membanggakan, namun terkadang pun membuat kita kewalahan dengan tingkat kedewasaan mereka yang di luar batas wajar.
" Tidak apa bawa itu saja ya sayang, kita kan mau liburan, Arsha tidak pengen main disana? " Anelis berusaha mengambil hati sang putra yang tengah mengambek itu.
Arsha hanya diam, pertanda bocah laki-laki masih tak menerima alasan dan keukeh dengan keputusan nya.
" Baiklah, tambah 2 buku ya? " Tawar Anelis yang langsung di angguki Arsha, bocah laki-laki itu tampak puas, tak sia-sia juga tadi pura-pura ngambek dan mencoba merajuk sesekali.
" Uuuh... Dedek Acell... Itu mainan na Ashi ada liull na dedek Acell shemua... Mommyh... Dedek Acell na nakal, hwaaaaa... " .
🍁🍁🍁
Annyeong Chingu
Coba tebak, keluar abang Marvell liburannya kemana nih?
__ADS_1
Happy Reading
Saranghaja 💕💕💕