
°°°~Happy Reading~°°°
" Iya, ganteng. Sampai mukanya ngga kelihatan gitu, hitam semua, hahaha... " Sahut Anelis dengan tawa tertahan, khawatir jika nanti anak-anak akan terbangun akibat ulahnya.
" Kamu kenapa sih sayang kok kaya bahagia gitu... " Tangan kekar itu berangsur merengkuh tubuh Anelis yang kini tengah duduk lesehan di depannya, membuat Anelis seketika itu tersentak.
" Ihhh... Mas... Ini tangannya di kondisiin dong... Kalau ada yang lihat gimana? " Raut wajah Anelis berubah panik, kedua tangannya sontak menahan dada bidang sang suami agar menyisakan sedikit jarak.
" Emang kenapa? Mas kan cuma mau peluk istri mas sendiri... Cium dong sayang... " Marvell semakin mengeratkan rengkuhannya, alhasil kedua tubuh itu pun semakin menempel erat, membuat Anelis semakin frustasi, tangannya pun tak henti menahan dada bidang suami nakalnya itu.
" Ihhh mas... Jaga jarak. Itu mukanya di bersihin dulu ihhh... " Sewot Anelis, membuat laki-laki itu pun seketika terkekeh.
" Wajah kamu memerah sayang, kaya buah ceri. Buat mas jadi ingin melahapnya sekarang... " Bisik Marvell dengan penuh sensasi, membuat bulu kuduk Anelis seketika meremang, wajahnya pun semakin memerah seiring mendapatkan tatapan nakal dari sang suami.
" Ihhh... Mas nyebelin... " Sungut Anelis.
Perempuan itu pun mengambil ponsel dari saku gamis nya, membuka aplikasi kamera lalu di sodorkan pada sang suami.
" Ini lihat wajahnya mas... "
Marvell menatap jengah pada layar ponsel itu, hingga akhirnya kedua bola mata itu mulai menajam, pekikan itu pun tak dapat di hindarkan, Marvell terkaget-kaget menatap pada wajahnya sendiri.
" Innalillah... "
" Sayang... I-ini kenapa? Mas jadi buruk rupa... " Selorohnya tanpa pikir panjang, membuat ia langsung di hadiahi satu bogeman di dada bidangnya.
Plak...
__ADS_1
" Ihhh... Mas jangan ngomong gitu ihhh... Serem... " Sungut Anelis, jangan berkata buruk pada diri kita sendiri, karena ucapan adalah doa.
" Ini mukanya mas kenapa sayang? " Ralat Marvell dengan wajah penuh kecemasan.
" Bukannya mas tadi main salon-salonan sama Arshi... "
" Main salon-salonan dari mana, mas kan dari tadi tidur sayang... " Rengek Marvell.
" Mas tidurnya kaya kebo sih, jadi di dandanin Arshi ngga kerasa, hahaha... " Tawa itu semakin lantang saja keluar dari mulut Anelis, membuat Marvell semakin merengek meminta pembelaan.
" Sayang... "
" Tenang, mas ngga sendiri kok... Itu adek juga jadi korban kakak nya, hahaha... " Tawa Anelis tak lagi bisa di tahan, wanita itu bahkan sampai terpingkal-pingkal.
Marvell menoleh pada sang baby boy, dan seketika itu ia terjingkat menatap pada wajah polos yang penuh akan selai coklat itu.
" Astaghfirullah, mas... " Sahut Anelis membenarkan.
" An... Di lantai 2 juga tidak ada, kamu sudah ketemu bell... " Teriakan mama Clara terhenti saat bola matanya menatap pada wajah sang putra yang penuh akan selai coklat, dan seketika itu tawa kencang mulai menggema ke seluruh mansion, mama Clara terpingkal menatap pada wajah sang anak yang kini menjadi korban salon-salonan.
" Itu... Itu wajah kamu kenapa Vell... Jadi buruk rupa gitu... Hahaha... " Mama Clara tak henti terbahak, wajah sang putra menjadi hiburan tersendiri untuknya.
" Ck... Mama sepertinya bahagia banget lihat aku tersiksa seperti ini... " Marvell berdecak.
" Iya, bahagia banget malah. Udah kaya badut kamu Vell, hahaha... "
Dan tanpa di sadari, lengkingan tawa mama Clara itu berhasil mengusik tidur sesosok gadis kecil. Bola mata biru itu mulai mengerjap, menatap satu per satu orang-orang yang ada di sekelilingnya.
__ADS_1
" Glanny beullicik sheukalli... " Seloroh Arshi sembari mengucek kedua matanya.
" Uhhh... Maaf ya cantik, granny ketawanya kelepasan ya... "
" Daddy udah bangun? " Pekik Arshi menatap pada wajah mengenaskan daddy nya.
" Tadi waktu daddy tidull, Ashi kashih mashkull buat daddy loh... Shellu sheukalli, Ashi juga kashih mashkull na buat dedek Acell, hihihi... "
Mama Clara pun melirik pada sang baby Arshell yang tertutup oleh tubuh Marvell, seketika itu mama Clara memekik tajam
" Innalillah... "
" Gemoy Arshi... " Sentak Mama Clara.
" Hihihi... "
" Oekkkk... Oekkkk... "
Dan kediaman itu pun semakin riuh akan canda tawa dan tangisan dari para penghuninya.
🍁🍁🍁
Annyeong Chingu
Rada telat ya
Happy Reading
__ADS_1
Saranghaja 💕💕💕