
°°°~Happy Reading~°°°
" Mommyh... Myh... Teupetan myh, Ashi udah eundak shaball mau naik shawat na... " Sejak bola matanya terbuka, gadis kecil itu tak henti-hentinya mengoceh, mengomentari siapa saja yang di anggapnya lamban hingga akhirnya memperlambat keberangkatan.
" Iya sayang, sabar dong cantiknya mommy... " Sahut Anelis dengan suara yang begitu lembut, tangannya dengan cekatan memakaikan baju untuk baby Arshell yang baru saja selesai ia mandikan.
" Mommy shama dedek Acell lama sheukalli ihhh, Ashi jadi na sheuball... " Si kecil Arshi mulai menggerutu kesal.
" Sabar dong girl... tadi kamu kan juga lama milih baju nya, hmmm... " Sahut Marvell mengingatkan, membuat si kecil Arshi sontak tertawa cengengesan.
" Hihihi... Baju na Ashi banak sih, jadi Ashi na kan bingung mau pakai baju yang mana daddy... " Kilahnya, gadis kecil itu memang pintar membuat alasan seperti daddy nya.
" Itu kan salah kamu sendiri Arshi... Kalau belanja sama granny suka seenaknya, semuanya di borong, bisa-bisa satu toko kamu ambil semua... " Rutuk Arsha, seolah tak membiarkan saudara kembarnya itu menang dengan perdebatan nya.
" Teulsellah Ashi dong Asha... Asha nih neubellin, shuka campull-campull... " Suntuk si kecil Arshi.
" Sudah dong sayang berantemnya... " Sahut Anelis berusaha menenangkan keduanya, kalau tidak di lerai, bisa-bisa kedua musuh bebuyutan itu tak henti berantem sampai tiba di tempat liburan.
" Asha nih myh... neubellin... " Adu si kecil Arshi.
" Iya iya... "
__ADS_1
" Mam-mam-mam-mam... " Tak mau ketinggalan, si kecil Arshell pun ikut berceloteh, tangannya pun tak henti bergerak aktif ingin segera meraih dekapan dari sang daddy.
" Mas tolong jagain adek dulu, Ane mau ganti baju sebentar... Ya mas... " Pinta Anelis sembari menyodorkan baby Arshell yang masih dalam dekapannya.
" Ngga usah dandan ya sayang... " Pinta Marvell, membuat Anelis seketika mengernyit, bukankah suami-suami di luaran sana ingin istrinya berdandan agar terlihat cantik dan enak di pandang?
" Kenapa mas? "
" Kalau kamu dandan, kamu makin cantik sih sayang, mas kan ngga mau orang-orang lihatin kecantikan kamu, mas ngga ikhlas... "
" Ihhh... Mas ada-ada aja deh... Udah, ini jagain adek dulu... " Anelis memberikan baby Arshell agar di ambil alih oleh sang suami, setelah itu ia mencondongkan tubuhnya ke telinga Marvell dan berbisik.
" Ane mau dandan dulu yang cantik ya mas... " Bisik Anelis, membuat Marvell seketika itu membelalak tak percaya, laki-laki itu seketika terbakar api cemburu pada entah siapa.
" Hihihi... " Anelis langsung saja kabur ke dalam walk in closed dengan tawa puas nya.
🍁🍁🍁
Setengah jam berlalu, akhirnya keluarga Marvell benar-benar telah siap dengan keberangkatannya, dan di saat itu pula, muncul asisten Willy dengan wajah berbinar nya.
" Om Will-Will... " Pekik si kecil Arshi begitu melihat asisten Willy, gadis kecil itu sontak merengkuh asisten pribadi daddy nya itu.
__ADS_1
" Om Will-Will... Ashi mau naik shawat loh... Om Will-Will ikut naik shawat kan... " Sahut Arshi penuh permohonan.
" Tidak nona, saya harus bekerja... "
" Euhhh... Keunnapa tidak libull, daddy aja libull kelja na... " Gadis kecil itu bergelayut manja di rengkuhan asisten Willy dengan nyaman nya.
" Will... Sudah dari tadi? " Terlihat Marvell mulai mendekati keberadaan Willy, sebelah tangannya menggendong baby Arshell, sedang yang lain terlihat menggandeng tangan sang istri yang terlihat begitu cantik dengan gamis nya.
" Baru saja tuan... " Sembari membungkukkan badannya hormat.
" Daddy, Ashi mau libullan shama om Will-Will juga... Daddu kashih libull shama om Will-Will yah... " Pinta gadis kecil itu pada daddy nya.
" Tidak girl... Om Willy harus bekerja, lagian kalau om Willy ikut kita berlibur, nanti siapa yang jaga mainan kamu hmmm... "
🍁🍁🍁
Annyeong Chingu
Double update nih
happy Reading
__ADS_1
Saranghaja 💕💕💕