Baby Twins CEO

Baby Twins CEO
Istri Mas Ini Maunya Gimana Sayang...


__ADS_3

°°°~Happy Reading~°°°


Selesai sudah ritual suci yang mereka lakukan, kedua insan itu sama-sama berpeluh keringat, saling merengkuh dalam kehangatan, Marvell tampak sumringah dengan senyum puas yang menyungging di bibirnya, berkali-kali bibir itu mengec*pi wajah sang istri yang masih meresapi setiap kenikmatan yang tercipta.


Meski letih begitu terasa karena pesta yang baru saja usai, Anelis tak keberatan untuk meladeni keinginan sang suami yang tak lagi dapat di tahan, meski tadi suaminya itu sempat menolak dan lebih memilih bersemedi di kamar mandi saja, namun Anelis bukan sang ratu tega yang membiarkan suaminya itu bermain solo karir seorang diri, lagipula ia adalah penyebab utama suatu yang lain dalam diri suaminya itu terbangun, jadi inilah wujud pertanggung jawaban yang harus ia lakukan.


" Are you okay? " Sahut Marvell sembari mengusap peluh yang masih membasahi kening istrinya.


Anelis berusaha mengatur nafasnya yang masih naik turun tak beraturan.


" Ane lapar mas... " Keluh Anelis.


" Lapar? Bukankah saat di pesta tadi kamu sudah makan banyak sekali sayang? " Marvell mengerutkan dahinya, seingatnya, selama pesta berlangsung Anelis menikmati semua hidangan, bahkan berbagai macam sajian di lahap habis oleh sang istri hingga membuatnya geleng-geleng kepala.


" Kan tadi makan nya, ini laper lagi setelah mas kurang habis-habisan... " Rengek Anelis.


" Ya udah... Mas ambilin makan di bawah... Kamu di sini aja... " Marvell beranjak, namun pergerakannya itu terhenti.


" Nggak mau di tinggal sendiri... " Rengekan Anelis kembali membahana.


" Ya udah, mas suruh pelayan aja kalau gitu... " Sahut Marvell memberi solusi.


" Tapi Ane maunya sama mas... " Anelis kembali merengek, membuat Marvell geleng-geleng kepala tak paham.

__ADS_1


Ya salam... Sebenarnya apa sih mau istrinya itu?


Marvell menghela nafas dalam lalu menghembuskan nya dengan kasar.


" Terus istri mas ini maunya gimana sayang... " Sahut Marvell dengan suara yang sangat lembut dan mendayu, Anelis tak tahu saja jika suaminya itu tengah menahan geram yang teramat.


" Ane mau di masakin mas aja, yah... " Sembari menampilkan wajah imutnya, bola matanya sampai berkedip-kedip manja seperti lampu neon yang telah kehilangan daya listriknya.


Marvell melirik jam di atas layar TV LED berukuran besar.


" Sayang... Ini sudah tengah malam, biar pelayan saja yang memasaknya yah... " Marvell tengah berusaha mengambil hati ibu hamil itu.


" Tapi Ane pengen masakan nya mas... " Dengan wajah penuh kecewa, membuat Marvell malah semakin frustasi saja, suami mu itu tak pernah menyentuh dapur Anelis, bagaimana bisa ia memasak makanan untuk mu...


" Nanti Ane yang arahin, mas tinggal ikutin Ane saja... " Anelis masih berusaha merayu suaminya itu.


" Itu akan memakan banyak waktu sayang... Tingkat keberhasilan aku bisa memasak hanya 1 persen, 99 persen lainnya hanya berbuah kegagalan, sedangkan kamu sudah sangat lapar kan... "


Mendengar penolakan bertubi-tubi dari suaminya itu membuat Anelis lama-lama semakin kesal, wanita itu membalik badannya membelakangi sang suami sebagai bentuk protesnya.


" Ya udah... Kalau mas nggak mau ya sudah... " Sembari memejamkan matanya dengan menahan kesal.


" Sayang... " Marvell menepuk-nepuk lengan istrinya itu, namun tepukan itu tak sedikitpun tak membuat Anelis bergeming, nyatanya wanita itu tetap setia memejamkan matanya rapat-rapat.

__ADS_1


" Sayang... Please jangan ngambek... Okey... Kamu mau apa, hmmm... Mau di masakin sama mas kan... Ya udah ayo, biar mas masakin... Tapi jangan ngambek gini dong sayang, nanti kalau dedek nya ikut ngambek sama mas gimana, hmmm... " Sungguh berat di rasa saat Marvell mendapati istrinya itu tengah ngambek seperti saat ini.


Tanpa sepengetahuan Marvell, diam-diam Anelis tersenyum penuh kemenangan.


" Beneran mau masakin Ane? " dengan wajah yang kembali jutek.


" Hmmm... Buat istri mas apa sih yang ngga... " Marvell tersenyum miring.


" Ya udah... Cus... "


Anelis beranjak dengan lincahnya, wanita itu sangat bahagia sampai-sampai melupakan bahwa dirinya kini tengah mengandung sang buah hati.


" Sayang... Hati-hati... " Marvell memekik tajam saat mendapati istrinya langsung melompat dari ranjangnya.


🍁🍁🍁


Annyeong Chingu


Yuhu... jangan lupa like


Happy Reading


Saranghaja 💕💕💕

__ADS_1


__ADS_2