Baby Twins CEO

Baby Twins CEO
Om Lambut Teubal


__ADS_3

°°°~Happy Reading~°°°


" Om butak shama om kumish kok lama sheukalli ya Asha... " Gadis kecil itu tampak gusar karena jemputan mereka tak kunjung sampai.


" Tunggu sebentar lagi, mereka masih di jalan... " Arsha berusaha menenangkan saudara kembarnya itu.


" Ahhh... Lamma... Ashi eundak shuka... Ashi udah eundak shabal mau tium dedek bayi oek oek... " Rengek Arshi, dan inilah yang membuat Arsha jengah, saat saudara kembar nya itu tak berhenti merengek, bahkan terus merengek sampai keinginan nya terpenuhi.


" Itu dia... " Tunjuk Arshi, gadis kecil itu sudah sangat hafal dengan mobil jemputan nya, segera Arshi berlari ke arah mobil itu, lalu memasukinya saat seorang laki-laki berpakaian serba hitam itu mempersilahkannya masuk.


" Asha... Ayo ceupat mashuk... " Sahut Arshi pada Arsha yang masih mematung di depan pintu mobil.


" Silahkan tuan muda... " Sang bodyguard pun mempersilahkan Arsha untuk segera menaiki mobil, namun bocah laki-laki itu malah tak bergeming.


" Arshi... Buku nya Arsha ketinggalan di kelas, Arsha harus ambil dulu... " Seru Arsha pada Arshi yang sudah duduk manis di kursi belakang mobil.


" Hihhh... Asha neubellin... Teupat shana ambil... " Perintah Arshi dengan sedikit menahan geram.


" Sama kamu... " Seloroh Arsha, bocah laki-laki yang biasanya mandiri, kini mendadak berubah manja pada gadis cerewet nan menggemaskan itu.


" Shama Ashi? " Arshi menunjuk wajahnya sendiri dengan nada tak percaya.


" Hmmm... " Arsha hanya berdeham, namun langsung di tolak mentah-mentah oleh si kecil Arshi yang sudah tak sabar untuk pulang ke kediaman.

__ADS_1


" Eundak... Eundak mahu... Asha ambil aja sheundilli... " Sungut Arshi.


Arsha menghela nafas dalam-dalam sebelum akhirnya memutuskan untuk menaiki mobil mewah itu, bocah laki-laki itu sudah jengah dengan tingkah kembarannya itu, membujuk Arshi benar-benar membutuhkan kesabaran ekstra.


Mobil mulai melaju membelah jalanan, dan jangan di tanya lagi, perjalanan itu pasti akan diisi dengan celotehan Arshi yang tiada henti.


" Om butak om butak... Om butak kok kepala na udah ada lambut na banak sih, keumallin-keumaliin masih pontos... " Seru Arshi.


" Iya nona... Kemarin saya baru saja pasang rambut baru... " Sahut seseorang yang kini tengah duduk di samping kursi kemudi.


" Om butak badus kalau lambut na pontos aja, kalau ada lambut na eundak badus lagi... Emmm... Om butak kan udah eundak butak lagi, jadi Ashi mau panggil apa ya... " Gadis kecil itu tampak berpikir keras.


" Aha... Om lambut teuball shaja ya... Hihihi... " Sambil terkikik geli.


🍁🍁🍁


" Apa!!! Apa kau bilang... " Sentak Marvell saat mendengar laporan dari asistennya itu.


" Bodyguard yang biasa menjemput nona muda dan tuan muda di serang saat dalam perjalanan ke sekolah tuan, keduanya kalah jumlah, hingga akhirnya mobil yang mereka kendarai kini di sandra musuh... " Lapor Willy yang seketika itu semakin menambah kobaran amarah dari seorang Marvell.


" Bagaimana bisa mereka kalah hahh... Bukankah kau merekrut bodyguard yang paling handal... "


" Mereka kalah jumlah tuan... "

__ADS_1


" Alasan klasik... " Jengah Marvell.


" Lalu bagaimana dengan anak-anak? mereka masih di sekolah kan? Cepat kau tahan mereka di sekolah, aku khawatir para ba*ingan itu akan menyandra anak-anak ku juga... "


" T-tuan muda dan nona muda sudah memasuki mobil yang tadi di sandra, tuan... "


" Shhht... Sial!!! " Pekik Marvell menahan geram.


Kling...


Terdengar sebuah pesan masuk, Marvell segera merogoh ponsel di saku celana nya.


" Dad... Kami baik-baik saja... "


Hanya sebuah pesan singkat yang di kirim oleh putranya, namun Marvell tahu betul apa maksud dari putra cerdas nya itu.


" Lacak keberadaan putraku dari jam tangannya, sekarang!!! " Sahut Marvell.


🍁🍁🍁


Annyeong Chingu


Happy Reading

__ADS_1


Saranghaja 💕💕💕


__ADS_2