Baby Twins CEO

Baby Twins CEO
Cerewet


__ADS_3

°°°~Happy Reading~°°°


Setelah melewati drama yang cukup menguras kesabaran, akhirnya dua iring-iringan mobil itu sampai juga di halaman sekolah Royal School, sekolah elit itu tampak semakin mewah dengan di hiasi bermacam bunga dan balon di setiap sudutnya. Membuat si kecil Arshi semakin berbinar dan tak sabar untuk segera melepaskan diri dari kungkungan mobil milik daddy nya.


" Mommy, Ashi mau tullun shini aja, om butak lamma sheukalli... " Arshi menatap sebal pada sang sopir yang masih melajukan mobil itu dengan kecepatan pelan.


" Sebentar ya sayang... Putri mommy tidak sabaran sekali sih... " Sahut Anelis berusaha menenangkan sang putri, tangannya pun tak tahan untuk menjembel pipi chubby Arshi yang terlihat semakin menggelembung.


" Mam-mam-mam-mam... " Celoteh baby Arshell yang kini tengah duduk di pangkuan sang daddy.


" Kenapa boy, kau tidak sabar ingin melihat kakak di wisuda, hmmm... " Goda Marvell pada sang putra.


" Molla... Itu Molla myh... Ashi mau tullun shini aja, Ashi mau susul Molla myh... " Gadis kecil itu kembali berteriak histeris, tangan mungilnya menunjuk ke luar kaca jendela, terlihat teman dekatnya itu tengah di gandeng kedua orang tuanya dengan mesra layaknya keluarga bahagia.


" Iya iya, sebentar ya sayang... " Anelis masih berusaha menenangkan putri kecilnya yang sudah terlanjur antusias. Namun apa daya, gadis kecil itu terlalu keras kepala hingga akhirnya Anelis pun membiarkan gadis kecil itu turun lebih dulu dengan di kawal oleh sang bodyguard.


" Arshi hati-hati ya sayang, tidak boleh nakal yah... " Peringat Anelis pada sang putri, membuat gadis kecil itu pun sontak mengangguk senang.


" Siap mommyh... " Gadis kecil itu langsung melesat cepat mendekati Maura yang sudah semakin jauh memasuki area lobi sekolah.

__ADS_1


" Arsha tidak ingin nyusul Arshi sama Maura? " Tanya Anelis yang mendapati sang putra masih duduk tenang di bangkunya.


" Tidak myh... Mereka sangat cerewet dan berisik... "


" Jelas saja mereka cerewet boy, mereka kan perempuan... " Timpal Marvell membuat Anelis sontak merasa tersindir.


" Jadi Ane juga cerewet mas? " Tanya Anelis mengkonfirmasi.


" Iya, kamu suka cerewet kalo mas minta itu, hahaha... " Tawa Marvell dengan lantangnya, membuat Anelis hanya bisa mengerucut sebal, kalau ia menimpali ucapan suami sablengnya itu pasti nanti obrolannya akan melebar ke mana-mana.


Sedang di sisi lain, gadis kecil itu tampak terengah-engah karena terus berlari, mulut cerewetnya pun tak henti memanggil-manggil temannya yang sudah melesat di depan sana.


" Ashi... " Pekik Maura, gadis kecil itu sontak melepas gandengan tangan kedua orang tuanya dan berlari menyusul sang teman dekat.


Kedua gadis mungil itupun saling merengkuh dalam balutan kerinduan, libur 3 hari setelah ujian sekolah membuat keduanya di landa rindu yang membumbung tinggi jauh ke angkasa.


" Ashi tape Molla... Ashi dalli tadi lalli-lalli tellus panggil-panggil Molla tapi Molla eundak dengall-dengall, huh huh... " Sahut Arshi dengan nafas terengah-engah saat pelukan hangat itu akhirnya berakhir.


" Molla tadi eundak dengall Ashi, Ini Molla bawa minum, Ashi mau? " Tawar Maura sembari menyodorkan botol minumnya.

__ADS_1


Bola mata Arshi sontak berbinar, di raihnya botol air itu dari tangan Maura, lalu meminumnya sampai isi dalam botol itu terkuras habis.


" Maacih Molla... " Arshi mengembalikan botol kosong itu dengan wajah tanpa dosa.


" Arshi? Arshi di sini sayang? Mana mommy sama daddy nya Arshi? " Tanya Hanna yang kini sudah berada di samping Maura.


" Mommy shama daddy mashih di shana tante... " Tunjuk Arshi ke arah luar loby " om butak lamma, jadi Ashi tullun dulluan deh... "


" Tidak boleh gitu sayang, lain kali, Arshi harus tunggu mommy sama daddy ya, kalau ada yang culik Arshi gimana? " Saran Hanna.


" Eundak apa-apa tante Hanna, itu ada om Lasasa, kata daddy, amaaan... " Sembari menunjuk pada sosok bodyguard bertubuh tinggi tegap di belakangnya.


🍁🍁🍁


Annyeong Chingu


Happy Reading


Saranghaja 💕💕💕

__ADS_1


__ADS_2