Baby Twins CEO

Baby Twins CEO
Dedek Maunya Gini Mas...


__ADS_3

°°°~Happy Reading~°°°


Pesta mewah itu baru saja selesai di gelar, si kecil Arsha dan Arshi sudah terlelap di kamar nya masing-masing, Anelis pun sudah berbaring di ranjangnya siap memejamkan mata, sedang Marvell baru saja menyelesaikan mandi nya.


" Sayang... Belum tidur? " Sahut Marvell saat mendapati sang istri yang masih terjaga, istrinya itu terlihat tak nyaman, tubuhnya gusar, berguling kesana kemari seolah mencari posisi yang nyaman.


" Mas... Sini... " Rengek Anelis, ia benar-benar ketergantungan dengan rengkuhan suaminya, apalagi dengan harum maskulin yang selalu menguar dari tubuh atletis suaminya itu, benar-benar membuatnya mabuk bukan kepalang.


" Sebentar, aku ambil baju ganti dulu... " Marvell hendak melangkah menuju lemari pakaian yang terletak di ruangan samping, namun langkah kakinya tertahan atas gerutuan Anelis.


" Gitu aja ngga apa-apa mas... Mas kalau ganti baju suka lama... Ane udah ngantuk, tapi dedek nya nggak mau di ajak tidur, dia nendang-nendnag mulu dari tadi... " Sahut Anelis frustasi, sedari tadi berusaha memejamkan matanya, namun selalu gagal karena tingkah aktif sang calon bayi.


Marvell menurunkan pandangannya pada handuk putih yang melingkar di pinggang nya.


" Mas hanya pakai handuk loh sayang... " Peringat Marvell.


" Emang kenapa kalau pake handuk aja, kan nanti di tutupi pakai selimut mas, jadi nggak kelihatan... " Pikir Anelis terlalu polos.


" Cepetan mas... Ane ngantuk banget, tapi dedek nya dari tadi main tendang-tendang aja... " Anelis mulai tak sabaran, perempuan itu benar-benar di landa kantuk yang teramat.


" Tapi ada imbalannya ya sayang... " Sembari mengerlingkan sebelah matanya.


" Iya... Tapi nanti... Sekarang mas sini dulu... Ane ngantuk banget... "


Pinta Anelis, wanita itu menepuk bantal di sebelahnya, mempersilahkan sang suami untuk ikut bergabung dengannya di atas ranjang.

__ADS_1


Marvell pun menaiki ranjangnya dengan sukarela, ia seolah siap lahir batin menyerahkan dirinya pada sang istri tercinta.


" Mas geser sini dikit lagi... " Anelis terus berkomentar saat suaminya itu masih mengambil jarak dengannya.


" Ci*m dulu dong sayang... "


Cup


Sebuah kec*pan mendarat di bibir Marvell sekilas.


" Udah... " Sahut Anelis dengan sedikit menahan geram, tapi mau bagaimana lagi, tanpa suaminya, ia tak akan bisa tidur nyenyak, ia akan selalu di teror sang calon bayi dengan tendangan-tendangan maut yang sering kali membuatnya kewalahan.


Marvell pun merapatkan tubuhnya pada tubuh sang istri yang kini bertambah aduhai, bukan hanya perutnya yang mulai membuncit, tetapi area-area lain juga ikut membesar, terutama di bagian kesukaan Marvell.


Anelis segera memposisikan dirinya, ia menggunakan lengan sang suami untuk di jadikan bantal, tak lupa ia juga merengkuh tubuh kekar sang suami yang kini terasa segar setelah terguyur air.


" Mas... Elus-elus... " Pinta Anelis.


" Kalau mau elus-elus kamu mundur dikit dong sayang, kalau gini aku mana bisa elus-elus nya "


" Gini aja mas... " Anelis semakin merapatkan rengkuhannya.


" Nggak bisa sayang... Ini mana bisa elus-elusnya kalau kamu makin rapat gini... " Gerutu Marvell.


" Dedek mau nya gini mas... " Alasan Anelis.

__ADS_1


" Kamu nya jangan mepet-mepet dong sayang... " Marvell semakin terdesak, kalau saja istrinya semakin mendekat, ia benar-benar tidak bisa menahan nya lagi.


Anelis tak bergeming dan semakin merapatkan tubuhnya.


" Sayang... Please, geser sedikit atau aku benar-benar tak bisa mengendalikan tubuhku lagi... " Pinta Marvell, ia tahu sang istri kini dalam kelelahan yabg teramat setelah mengurus pesta seharian.


Mendengar itu sontak membuat Anelis seketika mendongak menatap suaminya.


" Jangan berani-berani kamu mas!!! " Dengan raut wajah yang sangat suram, membuat Marvell seketika bergidik.


" Kalau gitu kamu minggir sedikit sayang... Sentuhan mu benar-benar membuatku tak berdaya... "


" Mas ngga suka kalau aku deket-deket sama mas... " Sungut Anelis.


" Sayang... Tolonglah... Bukan begitu... Mas cuman pake handuk ini, jadi jangan terlalu dekat-dekat nanti aku tidak bisa menahannya lagi, oh.... Shttt... "


🍁🍁🍁


Annyeong Chingu


Sebagai ganti yang kemarin yups


Jangan lupa like nya ketinggalan


Happy Reading

__ADS_1


Saranghaja 💕💕💕


__ADS_2