Baby Twins CEO

Baby Twins CEO
Ane Khawatir Mas...


__ADS_3

°°°~Happy Reading~°°°


Wanita muda itu tampak cemas, jemari tangan nya saling merem*s mencengkeram kuat seolah berusaha mengusir segala kekalutan yang kian melanda.


Anelis gelisah, tak henti-hentinya ia menatap ke arah jarum jam yang kini sudah menunjukkan pukul satu siang.


Sudah 2 jam lamanya suaminya tak memberi kabar, anak-anak pun masih belum pulang ke kediaman, membuat Anelis semakin gelisah, gugup tak terkira.


Lelah bergelut dalam kegelisahan, Anelis putuskan untuk bangkit dari duduknya, ia harus ke kantor suami nya atau perasaannya akan semakin tertekan oleh kegelisahan.


" Nona... Anda hendak kemana? Tuan melarang nona bepergian sendiri tanpa di temani tuan... " Bibi Mei mengingatkan, meski sedari tadi ia menjadi saksi bagaimana gelisah nya Anelis, namun ia pun tak bisa membiarkan nyonya muda nya itu keluar seorang diri tanpa di dampingi oleh tuan posesifnya itu.


" Bibi... Ane harus ke kantor mas Marvell, sudah 2 jam suamiku tak memberi kabar dan anak-anak pun tak kunjung pulang, perasaan Ane tidak tenang, Ane takut terjadi apa-apa dengan mereka, Ane harus mencari mereka bi... " Adu Anelis, air matanya sudah menggenang hendak menerobos keluar, namun dengan sekuat hati di tahannya, ia tak boleh menjadi wanita lemah di saat seperti ini.


" Mereka pasti baik-baik saja nona, sebaiknya nona tunggu di rumah saja, pikirkan juga kandungan anda nona... " Saran bibi Mei.


" Tidak bibi... Ane harus mencari mereka, Ane tidak tenang... " Keukeh Anelis, wanita itu sungguh dalam kekalutan yang membuncah.


" Nona... Tolong tunggulah sebentar saja, mungkin tuan masih dalam perjalanan... " Suara bibi Mei tertahan oleh sosok yang kini memanggil lirih.


" Sayang... "

__ADS_1


Sontak Anelis menoleh ke asal suara, tatapan nya seketika mengunci pada sosok laki-laki yang kini berhasil memporak-porandakan hatinya, tanpa sadar air mata itu pun mengalir perlahan, antara lega dan kesal karena suaminya itu datang tanpa kabar.


Dengan kerinduan yang membuncah, Anelis melangkah cepat mendekati sang suami, membuat Marvell seketika memekik, khawatir akan langkah istrinya yang begitu sembrono itu.


" Sayang... Jangan berlari... "


Larangan Marvell itu pun tak berguna sedikitpun, nyatanya Anelis tetap berjalan cepat mendekati sang suami, langsung merengkuh suaminya itu erat, begitu erat seolah enggan untuk kembali di tinggalkan.


" Mas... Mas kemana aja... Kenapa mas ngga memberi kabar, Ane khawatir mas... " Anelis terisak di rengkuhan sang suami, wanita itu hanyut dalam kekalutan juga ketakutan.


" Maafkan mas sayang, mas janji ngga akan buat kamu khawatir lagi seperti ini, cup... " Marvell mengecup pucuk kepala istrinya itu lembut, meresapi setiap hangat rengkuhan dari sang istri.


" Anak-anak, dimana anak-anak mas... " Anelis celingukan, namun masih tak mendapati kedua buah hatinya.


" Mereka masih di luar... "


Di luar? Kenapa anak-anak tak ikut masuk bersama daddy nya itu


Anelis dan Marvell pun melangkah keluar kediaman, seketika itu mereka melongo melihat pemandangan yang sangat absurd itu.


Terlihat si kecil Arshi tengah kesusahan menggendong boneka super besar, bahkan badan mungil nya itu hanya setinggi pinggang bonekanya, membuat Anelis dan Marvell pun seketika terkekeh bersamaan.

__ADS_1


" Sayang... Apa yang kamu lakukan, hmmm... Sini mommy bantu bawa... " Anelis hendak membantu sang putri membawa boneka nya, namun langkahnya terhenti saat sang putri menunjukkan protes keras nya.


" Eundak mommyh... Ashi mau bawa boneka na Ashih sheundillih... Huuh... " Gadis kecil itu ngos-ngosan, nafasnya mulai terputus-putus karena menggendong boneka super besar itu.


" Sayang... Itu berat... "


" Eundak mau myh... Ini hadiah na Ashi... " Si kecil Arshi tetap keukeh membawa sendiri boneka berukuran besar itu.


Arsha yang sudah muak dengan tingkah keras kepala kembarannya itu pun menyalip langkah Arshi, tangannya menyaut tangan sang mommy.


" Biarin aja myh... Arshi emang keras kepala, ngga bisa di kasih tau. Kepala batu. Lebih baik kita tinggal masuk aja yuk myh... "


" Hwa... Mommyh... "


🍁🍁🍁


Annyeong Chingu


Happy Reading


Saranghaja 💕💕💕

__ADS_1


__ADS_2