Cinta Lama Belum Kelar

Cinta Lama Belum Kelar
epi 42


__ADS_3

"Bar bawa keluar tuh bocah" bara pun langsung membalikkan tubuh Berta dan mendorongnya kembali ke ruang tamu.


Aanak kecil di larang masuk kamar oppa-Oppa" ucap Bara, Berta cemberut saat di usir Alvin


"Alvin kenapa sih, biar dia cuek, tapi Berta suka" seloroh Berta dengan gemes membayangkan Alvin tanpa baju


"pikiranmu jorok tenan lho ber" protes bayu


"kalian mau minum apa" tawar bara saat mereka semua sudah duduk di sofa


"Apa saja kak, yang penting adem" jawab Bayu


"Air putih ya"


"Waduh pelit amat kak"


"Hahahaha kalian ini katanya yang penting adem, malah protes" bara pun ke dapur dan menyiapkan beberapa gelas minuman dingin. sedangkan Alvin dengan malas bangun dari tempat tidur nya masih memakai celana kolor ya dan kaos oblong keluar kamar. karena beberapa hari dia malas merawat diri tumbuh bulu tipis di dagu dan pipinya.


"Kalian ngapain sih kemari" ucap Alvin dengan bersandar di salah satu tiang yang ada di ruang tamu, semua memandang takjub melihat lavin yang terlihat lebih dewasa dan waaw keren.


"Kok pada melongo di tanyain" lanjut Alvin


"Al, kamu cakep banget DECH"Berta mendekat dan mengamati Alvin dengan seksama "kalau aku lihat kamu nggak seperti anak SMA sih Al, lebih abang-abang" lanjut Berta.


"Emang udah abang-abang kali ber dia" jelas Nisa.


"Enggak ada yang mau jawab pertanyaan aku nih" ucap Alvin lagi mulai kesal, karena mereka malah membahas umur Alvin yang memang sudah tua


"emmm itu Al, kita mau tau saja keadaan mu, karena kata TU kamu keluar dari sekolah" jelas Bayu.

__ADS_1


"Aku baik-baik saja, kalau cuma itu setelah minum kalian boleh pergi" jawab Alvin malas dan melangkah meninggalkan mereka.


"eh Al, ada salam dari Bu Sarah" ucap Nisa cepat dan benar saja nama Sarah mampu membuat langkah Alvin berhenti sesaat.


"Sarah wanita itu, sungguh aku merindukannya" batin Alvin "salam balik" diapun melanjutkan langkahnya dan masuk ke kamar. Bara datang membawa beberapa gelas minuman dingin dan cemilan.


"Alvin kenapa sih kak kok jutek gitu" tanya Berta.


"Lagi patah hati dia, jadi ya gitu dech" jawab Bara santai.


"Serius?" tanya Berta dan lainnya antusias "siapa yang bisa bikin Alvin patah hati, dia kan nggak pernah bareng cewek ya bos di sekolah" kalimat Berta berlanjut.


"Kalian kenal kok" jawab Bara tapi Nisa merasa dia tidak asing pada siapa Alvin jatuh hati walaupun dia sendiri tidak yakin.


"Emang siapa kak cewek itu? cantik nggak? cantik mana sama aku" Berta semangat sekali.


"Dia cantik, kalau sama Kamu, kayaknya kamu kalah dek" jawab bara enteng.


"Dasar kamu ber, gebetanmu itu Lho banyak, wong cuma Alvin yang gugur saja ku sudah lemes begitu" goda Nisa.


"eh Iyo, kemaren aku liat dia jalan sama Ilham, malamnya aku lihat lagi Dio ke rumahmu, iya to ber"


"Kamu iku memang paparazi ku ya bay" jawaban Berta mengundang gelak tawa semua yang ada di ruangan itu kecuali Alvin. Dia sangat merindukan Sarah apalagi dengan kedatangan teman SMA palsunya menambah rindu padanya. "Bu Sarah bagaimana caranya agar aku bisa bertemu denganmu" batin alvin.


Rindunya semakin tak tertahan dengan beberapa kali teman SMA nya menyebut nama Sarah, diapun bergegas mengganti pakaiannya dan keluar kamar" ayo aku antar" ujar Alvin dengan semangat.


"Mau kemana Al" tanya Bara.


"Nganter mereka pulang, terlalu berisik mereka disini" alasan Alvin.

__ADS_1


Dengan berat hati Nisa dan lainnya mengikuti langkah Alvin keluar apartemen nya.


"Eh Al, kok kamu ada di apartemen, nggak ada orang tua lagi, kamu tinggal sendirian? tanya Bayu.


"Aku bukan anak mama, jadi nggak perlu tinggal bareng kan" jawab Alvin.


"Dan ini kamu nyetir sendiri, memang nya sudah punya SIM"lanjut Bayu pelan.


"Kalian ya bawel banget, siapa dulu nih yang mau aku antar"


"Bayu aja dulu Al, terus Nisa, .......... baru aku"


"Kok kamu yang terakhir ber" tanya Bayu.


"Kan itu urutan rumah kita" jawab Berta.


"Aku turunkan di sekolah saja ya, sekalian mau mampir" ucap Alvin tanpa memperhatikan mimik wajah mereka.


"Tau gitu kan nggak usah bilang siapa dulu yang di antar Al" celetuk Berta sambil cemberut sedangkan Bayu hanya menepuk-nepuk pundak Berta agar bersabar.


.


.


.


happy reading


Kira-kira apanya niat Alvin yang sebenarnya, penasaran nggak nih. pasti sudah ketebak kan pengen ketemu siapa???

__ADS_1


atulis di komen ya, tunggu episode selanjutnya selamat malam, author sudah ngantuk🥰🥰


__ADS_2