Cinta Lama Belum Kelar

Cinta Lama Belum Kelar
epi 55


__ADS_3

"Ya ampun mbak, dari mana saja dari kemarin ibu hubungi tidak bisa, bikin ibu kuatir saja" sambut ibu dengan pertanyaan kekuatiran seorang ibu pada anaknya. "katanya mau pulang sore, tapi sampai malam tidak muncul juga" Sarah tersenyum dan memeluk ibu nya.


"Maafin Sarah ibu, kemarin ada keperluan mendadak, jadi lupa kasih kabar ibu." jawab Sarah dengan lembut. setelah itu giliran Arvan yang mendekat dan mencium punggung tangan ibu mertuanya.


"Maafin Arvan juga ya Bu, karena sudah bikin ibu kuatir. Alhamdulillah kami baik-baik saja, ibu bagaimana kabarnya? sehat?" tanya Arvan balik


"Ibu sehat nak, ayo-ayo masuk, kok malah ngobrol di luar." ibu Fatma menarik tangan Arvan dan membawanya kedalam.


Setelah mereka di dalam mereka Sarah langsung ke dapur membuat beberapa minuman hangat juga beberapa cake buatan ibu fatma. mereka bercengkrama dengan hangat di ruang keluarga. saat tiba-tiba ada tamu.


tok


tok


tok


"Biar Sarah Bu" sebelum ibunya bangkit dari kursi Sarah lebih dulu bangkit dan menyuruh ibunya ngobrol dengan Arvan.


pintu rumah pun terbuka


"Alvin" Sarah kaget ternyata tamunya adalah Alvin dengan temannya


"Siang Bu Sarah"


"Iya siang, cari Hendra ya?"


"Iya Bu"


"Sudah janjian?"


"Sudah Bu"

__ADS_1


"Masuk Al, " Sarah menyuruh Alvin dan temannya masuk. "tunggu saja ya, kalau sudah janjian pasti sebentar lagi dia pulang, kalian duduk dulu saja." pinta Sarah lalu Sarah kebelakang lagi membuat kan minuman untuk Alvin dan temannya.


"Siapa tamunya" ibu Fatma sudah ada di belakangnya


"Ah itu Bu temannya Hendra."


"Kan adikmu sedang di kafe mbak."


"Katanya sudah janjian, mungkin sebentar lagi pulang Bu" jawab Sarah sambil mengaduk teh yang dia buat.


"Sudah biar ibu saja yang buatkan kamu temani suamimu sana." kata Bu Fatma saat Sarah akan membawa nampannya ke depan


"Memang di mana Arvan Bu"


"Ibu suruh ke kamar, keliatan nya capek sekali suami mu mbak"


"Ya sudah kalau Sarah nyusul Arvan dulu." Sarah memberikan nampannya pada ibunya dan menyusul Arvan. tapi saat akan ke kamar yang Melawati ruang tamu terlihat dia di sana. "ngapain dia nyamperin Alvin." Sarah pun menuju ruang tamu.


"Katanya mau istirahat kok malah disini." ucap Sarah lalu duduk di samping suaminya.


"Nih ibu bawakan minuman biar pada seger." ucap ibu Fatma dengan membawa nampan di tangannya.


"Jadi bikin repot saja ya Bu" ucap Alvin sungkan.


"Cuma teh saja nak Alvin"jawabnya lalu meletakkan teh pada masing-masing orang. "silahkan di minum nak Alvin."


"Iya Bu, terimakasih"


"Ya sudah kalian ngobrol dulu, ibu tinggal kedalam, sebentar lagi juga Hendra pulang kalau kalian sudah janjian." keadaan menjadi canggung saat ini Fatma sudah pergi.


"Aku ke kamar juga masuk dulu ya."pamit Sarah namun saat akan berdiri tangan di tahan Arvan yang malah jatuh di pangkuan nya.

__ADS_1


"Disini saja sayang, kasihan Alvin enggak ada temannya" Sarah berusaha bangkit lagi tapi ditahan Arvan. Sarah menjadi malu sendiri dengan tingkah Arvan didepan Alvin.


"Iya" jawab Sarah dengan kesal, Sarah kemudian kembali duduk di samping Arvan.


"Sibuk apa Al sekarang" tanya Sarah basa basi.


"Biasa Bu, kuliah dan pantau beberapa resto"


"Bebek Jawa itu punyamu Al" tanya Arvan sehingga Alvin kaget atas pertanyaan tersebut.


"Emmm itu, itu join pak Arvan bukan milik saya pribadi" jawab Alvin.


"Enak lho masakannya." Sambung Arvan.


"Terimakasih"ucap Alvin tersenyum kecut.


"By the way makasih lho makanan gratisnya, nanti kita sering-sering mampir lah." semakin lama ucapan Arvan semakin aneh, dan hal itu di lakukan karena rasa cemburunya yang tanpa alasan.


"Honey, mendingan kamu istirahat dulu dikamar" bujuk Sarah. tanpa menunggu Arvan langsung berdiri dan menarik tangan Sarah.


"Ayo" ajaknya pada Sarah.


"Al kami istirahat dulu ya, sebentar lagi mungkin Hendra sampai" pamit Sarah terburu-buru karena tangannya sudah di tarik Arvan.


Melihat sahabatnya kesal Bara cuma memberi tepukan pada bahunya agak bersabar. sedangkan Alvin hanya meliriknya saja.


.


.


.

__ADS_1


Haduh, ada-ada saja kelakuan Arvan kalau cemburunya


Lanjut besok ya reader kesayangan 🥰


__ADS_2