Cinta Lama Belum Kelar

Cinta Lama Belum Kelar
epi 56


__ADS_3

"Assalamualaikum" Hendra tiba dengan Silvia.


"Waalaikumsalam" jawab semua yg ada di rumah.


"Sudah lama Al?" tanya Hendra.


"Wa sejak aku wa kamu lah Hen, pertanyaan mu aneh" jawab Alvin ketus.


"Hai Al"sapa Silvia "apa kabar?"


"Baik"jawabnya singkat


"Ya ellah pake marah segala." canda Hendra. " sampe jam berapa dari Jogja?" sambungnya


"Tadi jam sebelas, nyampe langsung kesini"


"Nginep disini kan?"


"Jangan lah, aku di apartemen saja" jawab alvin.


"Tadi katanya mau nginep disini, gimana sih lu Al, plin plan gitu sih" ucap bara ngegas.


"Itu apartemenku bar, kok sewot sih"


"Kan ada Dinda Al, kan kasihan kalau ngungsi"


"Takut ngungsi atau takut yang lain"


"Sialan lu." bara menoyor Alvin, dia tau jelas apa maksudnya, karena Dinda memang masih menyimpan rasa untuknya.


"Iya, iya aku nginep sini." dengan berat hati akhirnya Alvin menginap di rumah Hendra. karena awalnya dia memang berencana menginap satu malam, selebihnya akan kembali ke apartemen setelah Dinda pergi ,tapi karena ada Sarah dan Arvan jadi merasa tidak nyaman.

__ADS_1


"Hen katanya mbak Sarah datang, kok enggak kelihatan" tanya Silvia.


"Baru saja mereka masuk." jawab Bara karena tidak mungkin Alvin yang menjawab.


"Aku panggil dulu ya, kamu masuk sana temui ibu dulu!" ujar Hendra pada kekasihnya itu.


"Masuk dulu ya Al." pamit Silvia lalu dia pun masuk menyusul ibunya di ruang keluarga.


"Lu beneran mau nginep sini Al, beneran kuat mental lu?"Tanya bara yang merasa kuatir akan sahabat nya. "Entar malam-malam nangis di pojokan lu." ledeknya.


"Aku enggak apa Bar, santai saja." jawab Alvin ringan tapi dalam hati sudah sangat bergejolak melihat kemesraan mereka di depan mata.


Tok tok tok


"Mbak, mbak Sarah" panggil Hendra dari luar.


"Iya Hen" Sarah membuka pintu "ada apa."


"Ada Silvia tuh mbak, katanya kangen lama nggak ketemu."


"Honey, aku keluar dulu ya, ada Silvia di depan." pamit Sarah pada arvan "kamu istirahat dulu"


"Jangan lama-lama sayang" ucap Arvan sambil memeluk pinggang Sarah yang berdiri di depannya.


"Ayo keluar saja, kamu juga kan belum ketemu Hendra."


"Aku ganti dulu ya"


"Ya udah aku tunggu." Arvan mengenakan celana panjang semacam piyama dan kaos oblong, lalu mereka keluar bersama.


"Hai sil." sapa Sarah, Silvia langsung bangkit dan memeluk calon kakak iparnya.

__ADS_1


"Kangen mbak, lama enggak ketemu." ucap Silvia lalu melepaskan pelukan nya. "udah jadi belum mbak keponakan aku?" kata Silvia sambil meraba perut Sarah.


"Doakan saja" Sarah tersenyum lalu duduk di samping ibunya sedangkan Silvia disisi lainnya.


"Hai ma, cepetan jadiin dong keponakan ku, pasti cakep banget bocahnya, iya kan Bu?" Silvia meminta dukungan dari ibu Fatma dan sang ibu hanya ketawa. Sedangkan Alvin yang di luar mendengar pembicaraan mereka di dalam hatinya terasa terbakar wajahnya merah padam, panas, padahal ada AC yang menyala. diapun duduk dengan gelisah.


"Kenapa sih Al, kayak cacing kepanasan begitu" tanya Bara yang melihat gelagat Alvin yang jadi aneh.


"Enggak, aku nggak kenapa-kenapa" jawabnya.


"Yakin kamu disini, enggak nginep hotel saja" tanya Bara kali ini.


"Disini saja, Al, ada kamar tamu kok, tenang saja, biar rame, mumpung mbak Sarah dan mas Arvan juga disini" ucap Hendra, sengaja iya lalukan agar Alvin segera melepaskan Sarah. tapi bukannya lepas tapi cintanya semakin menggebu.


"Iya, aku tidur disini" jawabnya.


"Oiya sudah sore saja, aku duluan ya Al, Hen aku pamit, salam sama ibu dan yang lainnya." ucap Bara dan berdiri menuju pintu.


"Oke sob, thanks ya, hati-hati."


"Siap bos" Bara pun pergi tinggal Alvin dan Hendra yang ada di ruang tamu.


"Ayo Al, aku tunjukkan kamarnya." ajak Hendra pada Alvin. saat mereka melintasi ruang keluarga di sana Arvan duduk di samping Sarah sambil membelai rambutnya dan memain-mainkan nya. mereka sangat asik bercanda, rasanya Alvin ingin menggantikan posisi Arvan saat itu juga.


"Ayo Al" tarik Hendra membuat Alvin kaget karena dia sedang melamun yang tidak-tidak.


.


.


.

__ADS_1


Hayo gimana nih selanjutnya makin greget nggak. jadi meresahkan kan.


Happy reading kesayanganku 😘


__ADS_2