
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dinding dinding kokoh dikediaman phonik menjadi saksi dua orang yang saling mengatur nafas setelah ciuman panas ..Nafas mereka saling memburu dengan kening yang saling menyatu.
Raut merah merona tampak di wajah seputih salju milik quen, kejadian yang barusan terjadi sangat membuat nya malu. walau itu bukan ciuman pertama nya,tapi perlakuan hangat yang diperlihat kan pria dihadapan nya mampu membuat dia terbuai.
karena gugup, salah satu tangan quen tak sengaja menyenggol tumpuan tangan kaisar malai ziyu yang membuat sang empu hilang keseimbangan ,dan terjatuh menindih tubuh quen.
Satu tangan quen yang lainnya tak sempat terselamat saat tubuh kekar itu menimpa dirinya.Mata quen terbelalak seketika, saat tidak sengaja jari jari tangan nya menyentuh sesuatu benda terlarang dibawah sana saat coba menarik tangan nya itu.
Sesuatu yang keras dan sangat menonjol.. mata nya makin membulat sempurna karena merasai hal apa yang diri nya sentuh.
""aaaaaa.... aku tidak sengaja.... ""
pekik quen karena sangat terkejut. Bahkan teriakan nya yang nyaring menembus pintu besar kediaman nya.
BRAKKKK....
tendangan pamungkas bersarang di pintu tak bersalah itu dengan sempurna, membuat daun pintu bergoyang seakan ingin lepas dari gangang nya.
Mata mereka membulat sempurna dengan mulut yang terbuka lebar. Apa yang mereka dengar dan mereka pikir kan tidak seperti apa yang mereka lihat.
Tampak wajah terkejut dari quen yang berada dibawah tubuh kaisar malai ziyu, tidak kalah dengan sang kaisar yang juga sangat terkejut dengan daun pintu yang di buka paksa, dan menampil kan wajah wajah pias didepan sana.
sontak quen menendang tubuh kaisar malai ziyu dengan sangat keras sehingga sang kaisar terjungkang.
__ADS_1
mereka kembali di kejut kan dengan kejatuhan tak pantas dari pria penguasa kekaisaran hongly itu.
""yang mulia kaisar.. "pekik para pengawal dan xio yang dari tadi menunggu didepan pintu.
""Kalian.... "Kaisar malai ziyu menggeram menahan amarah karena kebodohan para bawahan nya itu,diri nya gagal bermesraan.
xio memerah menyaksikan kejadian yang tadi terlihat oleh mata suci nya, dia merutuki kebodohan karena takut akan teriakan atasan nya itu. Dan para pengawal juga merasa takut terjadi sesuatu dengan kaisar mereka. Secara spontan, karena mendengar teriakan nyaring dari permaisuri hongly itu mereka menyerebu kedalam tampa pikir panjang apa resiko nya.
Aura menggelap tercipta dari tubuh kaisar yang terkenal datar dan dingin itu, mata nya menatap nyalang orang orang yang berada didepan pintu satu persatu, sedang kan quen juga tidak kalah malu nya.
""Aku merasa bagai sseorang selingkuhan yang digerebek oleh istri sah saat bermesraan dikamar hotel. ""Batin quen didalam hati.
""Apa yang terjadi ? ""
tanya serena yang tiba tiba muncul di ambang pintu, setelah menatap ketegangan diwajah setiap orang. Di longgok kan kepala nya kedalam ruangan, telihat sang sahabat yang terduduk diatas ranjang dan pria tampan berusaha bangun dari posisi duduk nya diatas lantai.
Dengan wajah penasaran, serena yang tak tau tempat dan waktu itu melenggang santai kedalam ruangan,dan itu mendapat kan pelototan dari kaisar malai ziyu. ""Quen..ehem.. permaisuri quen, apa yang terjadi disini. apakah kau sedang bersenang senang, kenapa tidak mengundang diri ku. ""ceplos nya dengan wajah di tekuk.
glekkk..
mata semua orang yang sempat melirik kearah permaisuri kaisar malai ziyu itu, bersusah payah menelan ludah nya melihat baju tipis yang melekat sempurna pada tubuh wanita cantik itu.
para pelayan wanita menunduk dengan rona merah diwajah mereka menahan malu, sedang kan serena yang terbiasa berpakaian sexy dimasa depan hanya cuek melihat sahabat nya itu.
""Kau sedang menggoda nya dengan berpakaian seperti ini. "tunjuk serena kearah tubuh quen.
mata kaisar malai ziyu semakin melotot mendengar ucapan polos dari selir kedua adik nya itu. Dengan satu sentakan ditarik nya tangan quen hingga tubuh nya berlindung dibelakang tubuh kekar milik kaisar malai ziyu,dan otomatis serena yang tadi tangan nya di genggam erat oleh quen ikut terpental dan menubruk belakang punggung sahabat nya itu.
""Ahk.. seren, apa yang kau lakukan. "pekik quen mengumpat menahan nyeri di punggung nya.
__ADS_1
Serena yang sedang menggosok hidung nya yang mendarat tak sempurna berdecak kesal. ""Jangan salah kan aku, dia yang menarik mu tiba tiba hingga aku ikut menjadi korban... ah hidung mancung ku yang sempurna. ""rengek serena mengusap ngusap hidung nya.
""Kalian keluar... "perintah kaisar malai ziyu dengan rahang mengeras. kekacauan di pagi ini membuat nya sangat kesal. Bayangan indah nya tadi saat bercumbu dengan permaisuri nya hancur berantakan.
""Dan kau selir erenan, kau juga harus keluar.. "pekik nya lagi.
""Hey.. kenapa harus dia yang keluar, kau yang harus keluar. ini kediaman ku, aku yang memutuskan nya.. "Jawab quen tak terima jika sahabat nya diusir. sebenar nya bukan itu yang menjadi permasalahannya sekarang, tapi hadir nya pria itu didalam ruangan nya yang membuat dia merasa ada radar berbahaya dari pria datar itu.
""kau....."kaisar malai ziyu hanya bisa mengepal kan tangan nya dengan kasar, setelah itu di lemparkan pandangan tajam ke arah serena yang berada disamping permaisuri nya itu sebelum berlalu pergi.
setelah siluit tubuh kekar nan sempurna itu hilang di tikungan pintu kediaman nya, quen menghela nafas karena merasa lega.
""Pria mu sangat mengagum kan quen,,, aku tidak akan menolak jika kau memberi nya untuk ku.. "Goda serena dengan senyum mengembang.
""Dalam mimpi mu.... ""Rutuk quen sambil mendengus.
""Apa yang kau lakukan disini ? "Tanya quen penasaran, karena dua hari ini dia sangat kesulitan menemui sahabat tak berakhlak nya itu.
""Hikz.. hikz quen.. "
rengek serena sambil memasang wajah menyedihkan diri nya.
""Aku di perk*sa... ""sambung nya lagi sambil ngelosor kelantai...
""Apppppaaaa. .."
pekik quen dengan mata melotot..
.
__ADS_1
.
.bersambung