
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Quen hanya duduk termenung dikursi yang berdekatan dengan jendela sambil melihat pemandangan diluar.
Rasa kesal nya dengan serena sudah lenyap, sebenar nya bukan karena serena di perko*a oleh pangeran malai kettu. Tapi kesal karena dia kalah satu langkah.
Masa iya.. seren yang baru beberapa waktu datang sudah berhubungan sejauh itu dengan suami nya di dunia ini, sedangkan aku.. hmp.. ntah lah.. pikir nya.
Tok tok tok
pintu diketuk dari luar, setelah quen menjawab. muncul beberapa orang pelayan yang di ketuai oleh kepala pelayan shio.
Lalu mereka membungkuk memberi hormat.
""Silakan makan siang anda yang mulia permaisuri. ""diletak nya napan yang penuh dengan berbagai macam jenis lauk pauk itu keatas meja lalu kembali melangkah mundur.
quen mengerenyit melihat ada yang tak beres dari gadis kepala pelayan itu. Seketika senyum sinis nya terbit setelah mengetahui apa yang akan terjadi. ""kau... cicipi makanan yang akan aku makan.. "perintah nya pada salah satu pelayan yang setia menunduk.
Beberapa diantara nya tersentak karena terkejut, begitu juga kepala pelayan yang membawakan hidangan. ""Ampun yang mulia, tapi ini makanan yang diutus langsung dari kediaman merak. "ucap nya masih menampilkan wajah tenang.
""oh benar kan, jika begitu suatu kehormatan jika kau mencoba nya terlebih dahulu. aku tidak ingin memakan sesuatu yang tidak jelas asal usul nya. ""ujar quin sambil mengalihkan pandangan nya kearah kepala pelayan shio.
Tampak raut tak suka terpampang dari wajah gadis kepala pelayan itu, dengan tangan yang mengepal di balik hanfu nya. ""cepat... aku tidak suka menunggu, jika tidak ada masalah kenapa kalian tidak mencoba nya. ""bentak quen.
""kau.. cepat cicipi makanan nya. ini perintah. ""sambung nya lagi sambil menunjuk kearah seorang gadis pelayan yang tampak khawatir.
__ADS_1
Dengan ragu ragu gadis pelayan itu melangkah kan kaki nya mendekat kemeja, namun belum sampai beberapa langkah.. sebuah pisau lontar menancap tepat di dada sebelah kiri gadis pelayan itu hingga membuat nya tersungkur. Teriakan panik menggema dari dalam kamar permaisuri hongly, diikuti langkah lebar para pengawal yang menerobos masuk.
""Apa yang terjadi? "tanya seorang pengawal sedang yang lain nya menyusuri ruangan mewah milik permaisuri kaisar malai ziyu tersebut.
raut panik tecetak jelas dari wajah para pelayan, bahkan ada yang jatuh pingsan. ""permaisuri tidak berada disini. ""teriak seorang pengawal yang ikut menyusuri didalam ruangan.
""apa? ""teriak mereka bersamaan.
""kita harus melapor ke yang mulia kaisar" usul pengawal yang lain dan dibalas anggukan anggota nya.
""kalian cepat bereskan kekacauan ini, dan bawa jasad gadis ini keluar. "perintah nya lagi sebelum melangkah untuk memberi tahu kaisar.
🌷🌷🌷🌷🌷
Sedangkan dihutan yang sangat luas,,quen masih mengejar seseorang berpakaian hitam seperti ninja yang berlari sangat cepat. Namun bukan quen jika tidak bisa mengejar.
setelah berhasil menyalip lari orang berpakaian ninja itu, quen berdecak kesal saat mata meremehkan dilempar oleh orang asing itu pada nya.
orang berpakaian ninja itu masih diam penuh waspada. ""mari kita sedikit bersenang senang. "sambung quen lagi sambil meregang kan badan nya seperti pemanasan.
Tampa aba aba orang yang tadi diam melepaskan tendangan nya kearah perut quen, sehingga membuat reflek menangkis menggunakan tangan dan sedikit terhuyung. ""lumayan... "ejek quen.
tendangan bertubi tubi diberikan orang berpakaian ninja itu kearah quen, tendangan dan libasan kaki nya tidak main main. Dengan lincah quen terus menghindar untuk mencari titik lemah dari lawan nya. seketika quen membuat salto keudara saat tubuh nya terdorong hingga kepohon. Setelah melewati kepala lawan asing nya, di putarnya kebali kaki kanan ketika akan menapak ketanah.
bugh.. bugh bugh..
tiga tedangan dari beruntun dari kaki dan lutut dia berikan. setelah kembali berputar satu libasan lagi membuat lawan nya terpental menubruk pohon..
""akh....
__ADS_1
pekik orang berpakaian ninja sambil terbatuk.. tampak penutup wajah nya basah, bisa dipastikan itu adalah darah.
quen melangkah pelan kearah lawan nya berolah raga tadi, setelah sampai dengan kasar diinjak kan kaki nya kedada orang berpakaian ninja itu dengan kuat, sehingga pekikan terdengar dari nya yang pasti terkena luka dalam yang parah.
""Lemah.. "cibir quen. satu hentakan dari tangan nya membuat penutup wajah itu lolos begitu saja.
""Wah.. wah.. lihat lah siapa ini, aku sangat tersanjung bisa berduel dengan mu.. yang mulia.. ""kekeh quen kembali menarik kaki nya.
""kurang ajar.. "kau berani bermain main dengan ku.
""Hahahahha... "tawa quen menggelegar membuat bahu nya terguncang. ""ya ampun, kau sangat lucu pangeran. ah ya... apakah hal ini harus diumum kan ke seseorang. ck. ck. ck.. "ujar nya sambil berdecak.
""Baik lah, kali ini kau selamat. tapi,aku tidak menjamin itu akan terjadi lain kali. ""quen melangkah kan kaki nya dengan santai tampa merasa kawatir seseorang bisa saja mengambil kesempatan. Setelah berjalan beberapa meter, dihentikan kaki nya kembali lalu berujar. ""jaga diri mu baik baik pangeran ke tiga, pastikan kau tidak muncul dengan sikap mencurigakan dihadapan ku. maka aku tak akan segan segan menghabisi mu saat itu juga. ""
Tampak punggung gadis berstatus permaisuri itu menghilang dibalik pepohonan. Dengan bersusah payah orang yang berpakaian ninja yang tak lain adalah pangeran ketiga malai hian itu berusaha untuk bangun.
seseorang muncul dari balik pohon rindang dan menghampiri pangeran malai hian..""Bagai mana..? "tanya nya sambil menepuk sedikit pundak pangeran ketiga itu.
""akh... sialan."maki pangeran malai hian.
""cengeng sekali, itu tidak seberapa. kenapa kau bahkan ingin menangis.. "ejek nya lagi.
""kenapa bukan kau saja jika begitu yang melakukannya.. aku bahkan hampir mati, memalukan.. "jerit nya kesal dengan wajah merintih.
Namun orang yang menjadi lawan bicara nya hanya terlihat acuh dan kembali melangkah mengikuti kemana arah quen tadi menghilang.
""Dasar manusia gila.. kau satu satu nya orang yang bisa mempertaruh kan nyawa saudara mu sendiri ditangan singa betina. akh.. ...""mata pangeran malai hian terpejam menahan rasa sakit didada nya. segala makian keluar dari bibir tipis pria berkarisma tersebut.
.
__ADS_1
.bersambung..
note :assalamualaikum all, diri ku hadir lagi. cuman belom bisa up banyak. karna masi banyak pikiran, tapi diusahain agar bisa up seperti biasa. makasi untuk yang pada setia nungguin. moga kalian sehat selalu, jangan lupa dukung karya ku dengan cara vote, like and coment.