
.
.
.
.
.
.
.
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
wajah canggung dan salah tingkah ,tampak terlihat di wajah putra mahkota Lan si. Diri nya mengutuk ,bagaimana bisa dia sekarang berada di panggung itu.
Seketika dia menguras pikiran nya tentang semua hal terjadi,namun tidak ada apa pun yang dia ingat.sekarang ,terlihat wajah frustasi nya.
"" kenapa wajah itu begitu membuat ku seperti lupa ingatan? .." tanya nya pada hati nya sendiri.
""Yang mulia,apakah diri mu dalam keadaan baik-baik saja ?""
tanya sang sahabat,mentri pertahanan nian xu setelah mendekat kearah nya.
dengan wajah kembali dingin,diri nya menatap sang sahabat.mata nya mendelik tajam,membuat pria itu sangat menakut kan.
paham akan hal yang di maksud dari mata sang pangeran.mentri pertahanan nian xu menunduk kan kepala,setelah itu mereka pun pamit kembali ke meja milik nya.
pandangan mematikan terlempar dari mata semua pangeran yang hadir,mereka tampak kesal dengan kejadian itu.bagaimana pun, mereka berharap bahwa sang putri akan menjadi milik nya.
""menyebal kan. putra mahkota angkuh itu bahkan sudah melancar kan aksi nya."" umpat pangeran ketiga huan si kesal.
" ini tidak boleh terjadi, hanya aku yang pantas bersanding dengan nya."
terdengar gumanan lain dari salah satu pangeran.
tampak mata mata itu ,bahkan jika bisa membunuh dengan tatapan.mungkin sudah memotong tubuh dari putra mahkota Lan si.
...----------------...
__ADS_1
sementara di panggung itu masih terjadi drama keluarga.
selir agung juga ikut menghampiri quen di susul oleh putra mahkota xian. Tampak wajah khawatir terlihat dari wajah sang pangeran.
"" Apakah diri mu baik-baik saja putri mahkota ?"
tanya selir agung dengan perhatian yang dibuat-buat.
quen yang melihat tingkah sang selir ,hanya berdecak kesal.
"" rasa nya ingin ku cabik sekarang juga wajah munafik itu dengan belati.."
ujar nya didalam hati.
putra mahkota menghampiri sang adik dengan tergesa gesa,dia menatap setiap tubuh sang putri.seperti mengabsen,apakah ada luka disana.
kaisar xuiren juga melakukan yang samaa,dia seperti sedang mengamati berlian yang terjatuh dengan saksama.
"" jangan menampil kan drama keluarga bahagia, diri ku sangat merasa mual !""
ucap quen akhir nya merasa jengah.dengan suara yang masih di rendah kan dia menyambung ucapan nya.
"" tidak perlu berpura pura,diri ku sangat yakin.kalian melakukan perhatian ini untuk menarik perhatian....terus lah bermimpi."
Dengan wajah sinis dia meninggal kan orang-orang yang masih berdiri memperhatikan serta mencerna setiap ucapan nya.
" putri mahkota, diri mu tidak bisa meninggal kan acara yang belum selesai.pengumuman pemenang belum di baca kan."
ucap kaisar xuiren dengan wajah tenang nya,berusaha untuk bersikap setenang mungkin.walau hati nya terasa sakit dengan perkataan sang putri.
Tampa menoleh kan kepala nya,quen menghentikan langkah nya. Lalu menjawab dengan tegas.
"" apa yang harus diri ku harap kan yang mulia, setidak nya aku sudah hadir memenuhi undangan dari mu."
setelah mengata kan itu,diri nya kembali melangkah diikuti para pelayan nya..lalu menghilang dibalik pintu besar itu.
Bisik-bisik dari orang orang didalam aula langsung memenuhi ruangan. Mereka sangat merasa terkejut untuk semua hal yang terjadi.
" Bagaimana bisa sang kaisar terlihat tak berdaya dihadapan sang putri ?"
bisik seseorang dengan anggota nya.
"" bukan kah putri mahkota sangat berani, kemana saja diri nya selama ini.apa kaisar sengaja untuk menyembunyikan nya."
sambung orang kedua.
__ADS_1
"" Diri ku tak menyangka, hari ini begitu banyak keberuntungan dengan menghadiri undangan kaisar."
sambung orang ketiga.
mereka berbicara sambil mengangguk-ngangguk kan kepala nya.
Sedang kan putri yu yayan ,wajah nya sudah sangat merah menahan kesal.semua orang memuji putri yang dianggap nya tak berguna itu.
kini tangan yang sempat berdarah karena tusukan kuku kuku panjang nya,kini kembali mengeluarkan darah.
pangeran han tian yang melihat akan hal itu, hanya memiring kan kepala nya untuk menutupi senyum tipis nya.
"" sedikit lagi..perlahan kalian akan saling menghabisi ,, dan diri ku akan mendapat keuntungan dari itu."
guman nya didalam hati.
kaisar xuiren berdehem pelan, seraya memberikan permohonan maaf untuk acara yang sempat terhenti.
"" zhen merasa ,,acara hari ini sudah berlangsung cukup lama. zhen merasa begitu bangga dan berterima kasih untuk setiap putri yang telah ikut menampilkan bakat nya.
sekarang mari kita bersenang senang.""
ucap nya seraya mengangkat gelas anggur nya tanda bersulang.
semua tamu yang hadir ikut berdiri dan mengangkat gelas mereka masing masing.kecuali para wanita. tepuk tangan seketika menggema,dilanjut kan dengan tawa para orang orang berkuasa itu.
sejenak mereka melupakan kejadian yang baru saja mereka saksikan.
sekarang semua nya sibuk dengan gelas mereka masing -masing ,sambil menikmati para penari yang sudah di persiap kan.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
bersambung.