
.
.
.
.
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hari panjang yang penuh drama itu kini telah berlalu.Semua orang orang dari kerajaan tetangga, beristirahat dengan tenang setelah perjalanan panjang.penghuni istana itu pun terlihat begitu,malam di lalui dengan damai tampa drama.
Sekarang bulan sudah menghilang ,digantikan cahaya terang tanda pagi telah datang.Suasana hening seketika menjadi ramai,di setiap sisi istana.mereka tampak sibuk menyiap kan segala sesuat.
para koki istana pun sudah sibuk memasak,menyiap kan jamuan untuk para tamu kekaisaran mereka.Bahkan ,bau harum masakan sudah tercium dari hari masih gelap.
Berbeda dari semua kediaman yang sedang terlihat sangat sibuk,kediaman anggrek bahkan terlihat begitu tenang.hanya beberapa pengawal yang berjaga ,dan para beberapa pelayan yang melakukan tugas mereka.
Sedang kan didalam kediaman,sang putri masih setia dengan mimpi indah nya.
""putri...""Bangun lah,,sekarang sudah saat nya untuk tuan putri bersiap.""
terlihat xio berusaha memmbangun kan sang majikan nya,bahkan mata nya masih terlihat sisa sisa dari tangisan nya kemaren.
""akhh...jangan xio,diri ku masih mengantuk.."
ucap quen kembali meringkuk kan badan nya.
xio menghela nafas nya, sekarang putri itu sangat susah di bangun kan. harus perlu kesabaran exstra untuk membuat nya terjaga.
""putri...jika putri tidak segera bersiap,kita akan mendapat kan masalah.Bahkan yang mulia putra mahkota sudah mengirim kan pakaian untuk putri..""
sambung xio lagi sambil membuka kan jendela.
""uhh.....xio,,kau begitu mengganggu..""
ucap quen seraya bangun dari tidur nya,.
""Hoaammm....akh,,,tidak bisa kah diri ku merasa tenang sehari saja..""
sambung nya lagi,sambil sesekali menguap.
__ADS_1
xio tersenyum melihat tingkah sang majikan.
""para tamu dari kekaisaran tetangga sudah tiba putri,,putri harus tampil sangat cantik.mana tau,tuan putri akan bertemu dengan seseorang yang akan memperistri tuan putri ""
xio Tampak berbicara dengan penuh semangat.
quen menarik hidung pelayan sekaligus sahabat nya itu.
""Aku masih kecil,kenapa aku harus menikah ?"
""Aww...putri,,,"teriak xio meringis.
umur mu sudah sangat cukup untuk menikah,bahkan putri dahulu sudah pernah hampir bertunangan..""
saat sadar dengan ucapan nya,xio menutup mulut nya seraya berlutut.
""Maaf kan akan kelancangan hamba tuan putri..""ucap nya,kelihatan wajah nya kini memucat karna salah berbicara.baagaimana diri nya,begitu lancang menyinggung masa lalu sang majikan.
quen menatap malas sahabat nya itu,,
"""""jangan terlalu berdrama xio,diri ku bahkan tidak peduli akan masa lalu"
seraya melangkah kan kaki nya ke tempat pemandian,diri nya bertanya ke xio.
""apa yang akan orang-orang lakukan hari ini xio ?"
""ohh..tuan putri,hari ini akan diadakan jamuan penyambutan,seluruh tamu dari kesepuluh kekaisaran akan duduk dan bersantap bersama putri.setelah itu,akan ada pertunjukan dari para putri dari para mentri ,bahkan biasa nya putri yu yayan dan yu nian akan ikut berpartisifasi.
tahun ini ,kesepuluh putra mahkota bahkan hadir.bukan kah itu suatu berkah yang menyenangkan."
senyum merekah terbit dari bibir mungil itu saat bercerita,dia begitu bersemangat.bagaimana tidak,kesepuluh putra mahkota terkenal akan ketampanan dan kelebihan nya masing masing.ini di jadi kan para tuan putri dan ayah nya untuk menarik simpati.
""kenapa diri mu begitu bersemangat xio ?"
tanya quen menatap aneh ,sahabat nya itu bahkan sudah berbinar binar.
sambil membersih kan rambut sang putri,xio menjawab.
""bagaimana hamba tidak bahagia putri,,ini pertama kali kita diundang untuk mengikuti penjamuan resmi kekaisaran.""
Tidak terdengar jawaban apa pun dari putri quen,menyadarkan xio akan kesalahan ucapan nya.
""tuan putri ? "
panggil nya takut takut.
__ADS_1
terdengar helaan nafas keluar dari mulut sang junjungan.
""aku tak mengapa xio,tapi bukan kah ini aneh. "jeda nya sambil menyudahi mandi nya.
""bukan kah selama ini diri ku tidak pernah dianggap,kenapa sekarang seakan semua orang peduli dengan ku."
sambung nya lagi.
tampak xio juga sedang berfikir sambil mengeringkan tubuh sang putri,,
"bagaimana maksud dari ini semua putri ?""
tanya nya lagi.
""itu arti nya,kita harus melihat apa yang akan dilakukan orang -orang menjijik kan itu ."
seringai nya lagi.
""a...maksud nya putri ?"
xio terlihat masih kebinggungan.
senyuman diwajah quen kini berubah menjadi kekesalan.
""Kau harus sering sering memakan makanan panas xio."ucap quen..
xio kini terlihat semakin tidak mengerti.
""agar otak mu bisa lancar dalam berfikir, ku rasa sebagian nya sudah mulai tak berfungsi. ""
tambah quen lagi..
kreeeekkkkkk...
suara pintu didorong dari luar, memotong saat xio hendak mengeluarkan protes nya..
""Kenapa diri mu kesini ?...""
.
.
.
.
__ADS_1
.
.bersambung.....