
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah berjalan santai sekitah setengah jam, quen sampai di bagian barat parviliun phonix, tepat nya di samping ruang tamu kediaman milik nya.
Quen memperhatikan jarak antara tanah tempat kaki nya berpijak saat ini ,dengan tinggi jendela yang masih terbuka seperti saat diri nya melompat keluar. ""Sebaik nya lewat sini aja biar lebih cepat nyampe nya. "lirih nya sambil mengambil ancang ancang,lalu berlari dengan sedikit dorongan kaki ditanah, dibuat nya salto indah keudara seperti melaku kan lompat jauh dan ""bukkk... "dengan sempurna dua kaki jenjang itu mendarat didalam ruangan.
prok.. prok.. prok..
quen yang belum berdiri sempurna mengangkat kepala nya untuk melihat keasal suara tepukan yang di dengar nya tadi.
""Luar biasa... kau bahkan tidak mengundang ku saat bersenang senang, sekarang kau sudah tidak seperti quen yang ku kenal dulu. "serena membuang wajah nya kesamping berpura pura kesal dengan sahabat nya itu.
Quen memutar malas mata nya. ""cih.. jangan berbasa basi, kau ingin pamer tentang kisah CLBK mu itu alias Cinta Lama Bersemi Kembali.. ""ujar quen sambil menghempaskan bokong nya dikursi kayu.
Wajah serena bersemu merah, namun mendadak kesal kembali saat mengingat sahabat nya itu merubah topik pembicaraan. '"quen, kau jangan berpura pula lupa ingatan. aku bertanya kau tadi melakukan apa?, kenapa tidak mengajak ku. aku marah pada mu. "
Dengan mendecak quen menuangkan teh kedalam cangkir nya, belum sempat bibir sexy nya itu menyentuh pinggir cangkir. suara menggelegar akibat teriakan seseorang yang meransek masuk begitu saja.
""Putri.... hua... putri, kau kemana saja ?,mana yang sakit ?.
kau terluka ,hamba akan memanggil kan tabib. ""
__ADS_1
quen merasa jengah dengan perlakuan gadis mungil dihadapan nya itu, tubuh nya di tarik dan dibolak balik.
""Xio.. jangan kawatir, aku baik baik saja. "ujar quen berusaha menenangkan bawahan nya itu.
Serena hanya melongo dengan kejadian dihadapannya. sungguh hal ini tak bisa dia pikir kan, dizaman nya dulu. Tak seorang pun yang bisa seenak nya menyentuh tubuh nona muda itu. Sekarang, dia bahkan seperti tak berdaya.""hey hey.. kau kenapa begitu kawatir dengan nya, sekedar mengejar seorang pembunuh amatiran tak akan membuat nya koma. Berlebihan sekali...."ejek serena sambil merampas cangkin teh ditangan quen.
""hey.. gorila selatan.itu teh punya ku somplak.. "pekik quen tak terima sambil memukul tangan serena yang tengah menyeruput teh nya.
Byur...
""huk huk huk.. "serena menepuk nepuk dada nya karena kesedak air teh.
""Seren.. kau tidak apa apa kan,aku sungguh tak sengaja. kau jangan mati sekarang, nanti pangeran mu bakalan kawin lagi.. ""quen terkekeh geli setelah mengatakan hal itu, bukan nya simpati.. dia bahkan terbahak tak bisa menahan tawa nya.
""Ap.. apa.. "lirih xio panik.Sangat jelas di di kuping nya ucapan dari selir erenan tadi. Ucapan yang begitu tabu di lontar kan keluarga kekaisaran dan itu tidak boleh diucapkan seenak nya. ""put.. putri... huaaa putri, aku harus mengejar mereka.jangan sampai apa yang diucap kan selir pangeran kedua benar benar terjadi. "pekik nya sambil ikut berlari.
""Quin... sini kau, aku akan mencincang tubuh mu menjadi beberapa bagian dan melempar nya ke kolam hiu.. ""serena terus berlari mengejar quen dengan cara mengangkat sedikit gaun nya.
Quen berlari dengan cepat juga sambil mengangkat gaun nya, para pelayan dan pengawal tercengang atas kejadian itu. namun mendengar kalimat yang diteriakkan selir pangeran kedua itu, mereka langsung membulat kan mata. Dengan sigap mereka pun ikut berlari mengejar permaisuri kaisar malai ziyu dan selir pangeran malai kettu tersebut..
""Lapor kan kepada yang mulia kaisar jika permaisuri dalam bahaya, dan juga laporkan kepada pangeran malai kettu.. selir nya mengancam nyawa permaisuri.. ""perintah salah satu kepala pengawal yang tak sengaja lewat kepada para pelayan.
Mereka berpecah menjadi tiga kelompok, ada yang mengejar permaisuri dan selir erenan. sebagian ke kediaman flaminggo milik pangeran malai kettu dan sisa nya ke kediaman Naga milik kaisar malai ziyu.
Suasana jalan dihalaman belakang istana sangat kacau gara gara ulah dua gadis dari masa depan itu.
__ADS_1
Brakk....
Tampa meminta izin seorang pengawal mendobrak pintu kediaman pangeran malai kettu dan langsung bersujud. Kebetulan disaat yang bersamaan,pangeran kedua tersebut sedang memiliki tamu.
""Lancang... "Bentak pangeran malai kettu penuh emosi. ""Kau ingin aku memenggal kepala mu hah.. "sambung nya lagi.
sang Pengawal masih tak berdiri dari sujud nya. Namun mencoba memberanikan diri untuk mengangkat kepala. ""Am..ampun yang mulia pangeran kedua, tet..tetapi ini masalah serius yang mulia. "jawab nya tergagap.
""Bangun.. "pekik pangeran malai kettu lagi. "apa yang membuat mu begitu lancang. "
""se.. selir erenan, selir erenan mengancam untuk membunuh permaisuri quen dan mengejar nya. ""jelas pengawal tersebut dengan kaki gemeteran.
""Apaa......
pekik pangeran malai kettu langsung berlari keluar dari kediaman nya. Diikuti pengawal yang masih dengan tubuh gemetaran..
Seseorang masih terpaku berdiri dari tempat duduk nya di ruang tamu kediaman pangeran malai kettu,dengan rahang yang terjatuh.
""Aku ditinggal kan begitu saja,,aku harus ikut menyaksikan sendiri pertunjukan yang tak pernah terjadi di istana hongly ini. ""ujar nya sambil melangkah keluar kediaman.
.
.
.bersambung.
__ADS_1