
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Semua orang meninggal kan ruang pengobatan termasuk quen yang masih di temani kaisar malai ziyu. Apalagi selir utama gong zu juga sudah di pindah kan ke kediaman nya sendiri.
Sepanjang jalan quen terus sibuk menggoda kaisar malai ziyu yang di nilai nya sangat kaku dan tak ada sisi romantis nya.
""shutt... shutt.. hei munsang. "panggil quen di sela sela langkah nya.
""hmm.. "jawab kaisar malai ziyu datar.
""bersikap manis lah pada ku, aku ini sangat cantik. jika aku telah bosan dengan mu, bisa saja aku akan mencari pengganti yang lebih segala nya dari mu. "ujar quen dengan bibir di monyongkan.
Usaha nya tak sia sia, karna kaisar berwajah datar itu mulai terpancing dan menolehkan wajah nya untuk menatap tajam quen. ""apa..?, kau itu sangat membosan kan. jika bisa diibarat kan yah, kau itu ibarat kan apa ya.. "ujar quen sambil berfikir.
kaisar malai ziyu menaut kan alis nya masih dengan mata yang memperhatikan wajah cantik permaisuri nya itu.
""apa? "tanya nya singkat.
quen mendengus pelan. ""wajah mu itu lempeng kayak pinggiran roti tawar. "ucap quen akhir nya.
alis kaisar malai ziyu makin saling bertaut, tampak dia tak mengerti dengan apa yang permaisuri nya katakan. ""aku kadang merasa heran, dengan bahasa yang kau gunakan dari pertama kali bertemu dengan mu. Bahkan sekaran selir kedua dari pangeran malai kettu juga berubah dan menjadi aneh seperti mu. "ujar nya panjang lebar, dan itu succes buat mulut quen terbuka lebar.
__ADS_1
""oh astaga.. kau sangat manis jika banyak bicara. "ujar quen sambil menatap lekat wajah tampan milik kaisar malai ziyu.
""cupp... "
Dengan santai quen mengecup bibir sexy milik kaisar malai ziyu di lorong jalan istana.mata para pelayan dan pengawal yang mengikuti mereka membulat sempurna, kejadian seperti ini sangat langka mereka saksikan. Siapa yang dengan berani melakukan hal seperti itu di tempat umum seperti ini. Ya.. itu hanya permaisuri mereka yang sangat berani, dan bahkan membuat wajah semua orang memerah.
quen menyengir tampa dosa dengan perlakuan absurd nya, dia tidak sadar.. tindakan nya membuat tubuh kaisar malai ziyu panas dingin. ""kenapa wajah mu memerah, kau sering sekali kaku secara tiba tiba ya jika ku goda.. Dasar munsang salju. hahaha.. "quen tertawa lepas dengan kembali melangkahkan kaki nya.
kaisar malai ziyu yang tak terima dengan ejekan dari permaisuri nya bertindak berani dengan menarik tangan quen dan mendorong nya ke pilar yang berada tak jauh dari mereka.
""Kau tikus licik yang nakal,, aku tidak akan melepas kan mu dengan mudah. jika kau berani, maka aku akan lebih berani. ""ujar kaisar malai ziyu sambil menatap lekat mata permaisuri nya yang cantik.
Deg..deg.. deg..
quen tersenyum menggoda. ""oh ya.. memang nya apa yang akan munsang salju ini berani lakukan saat ini ?"saut quen mengedip kan sebelah mata nya.
Kaisar malai ziyu balas tersenyum, dengan satu tangan mengusap wajah permaisuri nya. Mereka sangat tidak tau dimana saat ini para pengawal dan pelayang yang menyaksikan kemesraan mereka sudah berdiri seperti tak bernyawa dengan wajah yang memerah seperti udang rebus.
""oh ya dewa.. lihat lah pasangan bak dewa dan dewi ini. mereka membuat bunga sakura bermekaran dengan indah. ""guman salah satu pelayan tampa sadar.
""aku seakan sedang bermimpi saat ini. bukan kah ini kejadian yang sangat langka, saat yang mulia kaisar bisa kita lihat tidak memasang wajah dingin yang bisa membekukan pandangan semua orang. "saut yang lain nya.
mereka menundukkan pandangan sambil sesekali mencuri kesempatan untuk menyaksikan drama romantis tiada tara.
__ADS_1
Dengan perlahan wajah kaisar malai ziyu makin mendekat,bahkan hidung mereka hampir bersentuhan. Hingga satu deheman membuat mereka sadar jika saat ini menjadi bahan tontonan gratis penghuni istana.
""Kalian sangat tidak tahu tempat, ini jalan istana. Jika ingin bermesraan jangan melakukan nya disini. "ucap orang yang tadi membuat adegan romantis itu gagal.
Semua orang salah tingkah dan dengan cepat membungkuk saat menyadari siapa yang datang.
""Salam kepada yang mulia ibu suri, semoga panjang umur. "ucap mereka bersamaan.
tampa menjawab, mata tajam wanita paruh baya itu menghujam ke arah kaisar malai ziyu dan permaisuri quen, seakan ingin memakan mereka dengan tatapan nya.
""Jaga lah wibawa anda yang mulia, tidak pantar seorang kaisar hongly beradegan tak pantas di muka umum. kalian bisa saja merusak citra istana. "ujar nya sinis.
kaisar malai ziyu hanya tersenyum tipis sebelum mengangkat bibir nya untuk menjawab lahar yang dikeluarkan wanita berpangkat ibu suri itu. ""Dia permaisuri ku, aku berhak melakukan apa saja terhadap nya. aku menggoda milik ku, bukan menggoda seseorang yang tak memiliki status yang jelas. "Di jeda nya sebentar ucapannya untuk melirik wajah cantik disamping nya itu lalu kembali menatap wanita paruh baya didepan nya.
""urus lah urusan anda sendiri yang mulia, jangan terlalu masuk campur dengan apa yang aku lakukan. selama aku memimpin kekaisaran ku dengan benar, tak ada yang berhak ikut campur dengan urusan yang bersifat pribadi. ""sambung nya lagi, lalu membungkuk sebentar dan berlalu pergi meninggal kan ibu suri yi hua yang terlihat sedang menahan amarah.
quen hanya tersenyum tipis saat melihat dua orang yang saling melempar ucapan panas. ""Wah.... ini sangat tak di sangka, hubungan mereka seperti nya dalam kondisi yang tidak baik. aku harus memastikan apa yang membuat dua orang ini saling membenci. ""Batin quen yang sesekali melirik pria yang menarik tangan nya dengan lembut.
.
.
.bersambung..
note : hay hay all, maaf satu bab dulu yah. nanti bab yang lain nyusul, soal nya author lagi membabu ini. Ngetik aja sambil nungguin cucian, sungguh mak mak yang tak bisa lepas dari hp say. didapur sambil goreng ikan ajah hp dibawa. pokok nya hp itu separuh dari nyawa kuh.. hihihi.. jangan lupa vote like and coment yaahh...
__ADS_1