Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna

Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna
bab 42


__ADS_3

.


.


.


.


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


""astaga....apa-apaan itu tadi.."


jerit quen setelah tiba di dalam kediaman nya.


""putri...tuan putri .."


panggil xio tergesa gesa setelah mendengar teriakan dari sang junjungan.


quen menoleh kan kepala ke pintu,saat mendengar panggilan dari sang bawahan.


"" a-ah..diri ku tidak apa apa xio.keluar lah,aku ingin segera beristirahat." perintah nya.


xio menyipit kan mata nya,,memperhatikan sang putri.seketika senyum nya mengembang ,saat melihat sang putri yang tampak sedang bahagia.apa pun itu,dia merasa lega.karna setiap hari nya,sang putri selalu mendapat kan masalah.


""Ya dewa, harapan ku semoga kebahagiaan selalu menyelimuti putri kami "


seraya membalik kan badan nya untuk pergi,xio memohon kan do'a nya.


lalu menutup pintu ruangan pribadi sang putri dengan hati hati.


setelah melihat pintu yang tertutup rapat.quen menghembus kan nafas kasar nya.


"" ya ampun....kenapa dikehidupan ini,hari hari ku dipenuhi pemuda tampan ..


kyaaaa.......""


teriak nya lagi sambil berguling kekiri dan kekanan diatas tempat tidur nya.


tiba tiba dia teringat dengan sang sahabat,senyum nya mengembang.


"" kau akan merasa iri dengan ku seren, dikehidupan ini diri ku lebih beruntung.bahkan setelah di tembak mati. ""


ujar nya sambil menerawang jauh.

__ADS_1


""Apa yang sedang diri mu lakukan putri ?"


tanya putra mahkota xian yang entah dari kapan sudah masuk kedalam ruangan pribadi nya itu,sambil memperhatikan tingkah sang putri yang terus melamun.


karna posisi quen yang berada di pinggir sisi ranjang nya,otomatis saat seseorang mengaget kan nya secara tiba tiba,membuat nya hilang ke seimbangan.


"" aaaa...."


teriak quen seketika,lalu tubuh nya jatuh dengan kepala yang duluan menyentuh lantai.


""putri.."


panggil putra mahkota dan orang orang yang mengikuti nya seketika.sang putra mahkota langsung mendekat kan langkah nya untuk membantu, quen mengangkat tangan nya tanda menyuruh nya untuk tidak mendekat.


umpatan terdengar dari bibir tipis nan sexy itu.wajah nya yang menekuk saat mencoba bangun membuat semua orang yang melihat nya tertegun menahan tawa.mereka berfikir,betapa menggemas nya sang putri.


"" sialan..selalu saja kehadiran nya membuat diri ku mendapat kesialan."


di pandang nya semua pria tampan yang sekarang berada di dalam ruang pribadi nya secara bergantian.


karna sudah terlanjur kesal, wajah wajah tampan itu tidak lagi berguna.


Saat putra mahkota xian mendekat,alhasil mendapat kan penganiayaan dari sang putri.


Tendangan yang secara tiba tiba itu mengaget kan putra mahkota dan para orang orang yang dibawa nya.


akh....


""Ap..apa yang dirimu lakukan putri ?"


sebelum ucapan nya selesai,libasan kaki quen yang lain sudah kembali mendarat di badan nya.seketika diri nya terpental,tendangan sang putri tidak main main.


para pangeran yang mengikuti putra mahkota xian sampai membulat kan bola mata mereka ,sambil bergindik ngeri.


quen menatap para pangeran itu satu persatu,dengan mata tajam nya.aura yang dikeluarkan sangat suram,tidak ada kesan seorang putri yang lemah lembut dan anggun disana.


""a..aku rasa, diri ku sedang tidak enak badan. Dan aku akan segera beristirahat. ya...ku rasa aku akan beristirahat. ""


ucap pangeran cio tergesa gesa sambil mengambil langkah seribu,wajah semangat nya saat ingin mengunjungi sang putri lenyap seketika.


""Kakak...bukan kah kita harus segera berlatih untuk persiapan berburu besok pagi.sekarang hari sudah sangat gelap,kita harus segera bersiap siap."


ucap pangeran ketiga huan si,kepada sang kakak pangeran yian shi.


pangeran yian shi mengerut kan alis nya sambil memperhati kan daun jendela yang terbuka lebar,bukan kah hari terlihat masih sangat terang.bagaimana sang pangeran ketiga itu menyebut nya sudah malam.

__ADS_1


injakan kaki yang sangat keras mencair kan pikiran nya.seraya menoleh ke arah putri quen yang menatap nya tajam,dengan cepat dia mengalih kan pandangan kearah pelaku penginjakan.pelototan mata pangeran ketiga kekaisaran shi itu membuat nya sadar dan langsung mengangguk kan kepala nya.


"" i..iya,pang....pangeran huan shi benar.kami harus segera pergi.putra mahkota ,lain kali kami akan menemui mu."


ucap nya sambil memberi hormat kepada putra mahkota xian yang masih kesakitan di sudut ruangan.


Dua pangeran itu bergegas keluar dari sana secepat mungkin sambil mengerutu.


" berani nya diri mu menginjak kaki ku pangeran ketiga huan shi.""


runtuk nya sambil mengeras kan rahang kokoh nya itu.


pangeran huan shi mengumpat pelan.sambil terus berjalan berdampingan dengan sang kakak.


"" apa kau ingin seperti putra mahkota xian ,pangeran ?"


Sesaat dia menjeda ucapannya.


"" apakah diri mu begitu buta ,dengan mengganggu putri mahkota quen..itu akan membuat mu bernasip sama seperti dua putra mahkota itu."


sambung nya dengan kesal.


""a..ah iya...


diri ku tak berani membayang kan itu, ku rasa sang putri tidak diberi makanan yang benar selama ini. "


ujar pangeran yian shi setelah menyadari ucapan saudara nya.kekesalan dimata nya langsung menuap begitu saja.


wajah kebingungan telihat di raut muka pangeran ketiga huan shi.


"" salah memberi makan bagaimana ?"


tanya nya sambil memberhentikan langkah kaki nya.


pangeran yian shi juga ikut berhenti guns menjawab pertanyaan saudara nya itu.


"" ya ..aku merasa, bahwa selama ini kaisar xuiren memberinya makan singa.bukan kah dia sangat mengerikan ?""


ucap nya lagi dengan wajah sangat serius.


pangeran yuan shi hanya bisa membulatkan mulut nya,tanda tak menyangka akan pikiran saudara nya itu.sebelum dia ingin menjawab ucapan sang pangeran,suara lain memotong pembicaraan mereka.


"" apa yang sedang kalian bicara kan, pangeran ?


.

__ADS_1


.


.bersambung..


__ADS_2