Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna

Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna
bab 149


__ADS_3

.


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


putra mahkota xian dan panglima huang melebarkan mata mereka saat kaisar malai ziyu tergesa gesa masuk kedalam ruangan dan merengkuh tubuh ramping milik quen, dan menggendong nya begitu saja keluar dari ruang pengobatan.


mereka sangat terkejut dengan kejadian yang baru saja terjadi. sedang kan serena hanya memutar bola mata nya.


"" cih ... dasar pria posesif. "


serena kembali menatap putra mahkota xian dengan senyuman yang mengembang.


"" kau begitu menyangi saudari mu ya?.. Tapi kenapa kau hampir membunuh nya? ""


serena ingat dengan sepenggal cerita yang di katakan oleh quen saat mereka dalam perjalanan ke kaisaran han.


putra mahkota xian mematung atas ucapan yang keluar tampa rasa takut dari bibir wanita yang bergelar sebagai selir pangeran honly tersebut.


"" kau tidak berhak untuk mengetahui apapun.. meski diri mu telah menyelamatkan nyawa kami. ""


sifat angkuh putra mahkota xian kini muncul kembali, ketika ada yang mengingatkan nya dengan prilaku yang hampir membuat putri quen kehilangan nyawa.


"" hey... santai lah, aku hanya bertanya. kenapa kau galak sekali.. "


serena mendengus kesal dan tampa sengaja memukul tangan putra mahkota xian yang terluka.


""Argh....


"" aa... maaf, maafkan aku.. aku tidak sengaja. "'serena panik seketika dan membuat nya kembali mengusap usap tangan yang di baluti kain tersebut.


xio yang ingin membantu putra mahkota xian,menghentikan langkah nya seketika saat sudut mata nya menangkap kehadiran seseorang.


pangeran malai kettu berdiri di ambang pintu dengan rahang mengeras.


" " Nan er..... "


suara nya menggelegar memenuhi ruang pengobatan dan membuat serena mematung seketika.


serena hanya bisa memejam kan mata nya dengan jari jari yang masih menempel di tangan milik putra mahkota xian.



"" kenapa kau tidak segera kembali.. aku menunggu mu dari tadi. ""


Dengan wajah kesal pangeran malai kettu juga melakukan hal yang sama, membopong tubuh serena kedalam gendongan nya.


"" hei... apa yang kau lakukan, aku masih ingin berbicara dengan kakak tampan permaisuri quen. ""

__ADS_1


serena berteriak dengan wajah penuh amarah, membuat nya menusuk nusuk dada pangeran malai kettu dengan jari telunjuk nya.


"" ah... dasar kau menyebal kan. "


umpat serena tak terima.


pangeran malai kettu tampa sadar membuka mulut nya dengan wajah bingung.


"" kenapa aku yang disalah kan di saat dia yang membuat ku merasa kesal dia berbicara dengan pria lain di hadapan ku. '"


"" tutup mulut mu itu... "


ucap serena dengan mata mendelik.


kedua nya terus saling membalas kata di sepanjang lorong jalanan di istana han. Membuat para prajurit yang bertugas menatap heran.


🌼🌼🌼🌼🌼🌼


Sementara itu di ruang pengobatan.


"" xio ly..! "


xio melangkah kan kaki nya untuk mendekat kearah saudara nya berada, namun membungkuk kan sedikit tubuh nya kearah putra mahkota xian terlebih dahulu.


"" terima kasih kau telah selalu berada di dekat putri mahkota quen. "


putra mahkota menyampaikan rasa terimakasih nya dengan tulis.


"" hamba merasa terberkati yang mulia.. berada disamping putri mahkota, itu adalah kebaikan yang di berikan dewa. "


xio lalu tersenyum.


"" kau menjalani tugas mu dengan baik.. "


sambung putra mahkota xian lagi kali ini dengan senyuman tipis di bibir nya.


Xio merona saat mendapatkan senyuman dan pujian dari bibir tipis milik putra mahkota xian.


"" ini semua tidak akan berjalan dengan mudah, jika putri mahkota tidak kehilangan ingatan nya saat itu. "


xio kembali mengingat hari dimana putri yang di asing kan pulang dengan keadaan yang tidak sadarkan diri, lalu terbangun tampa mengingat dan mengenal siapa pun.


"" kau benar.. "


putra mahkota xian menghembus nafas nya dengan kasar.


Dia mengingat dengan benar satu minggu setelah putri quen di asingkan, putra mahkota xian secara tak sengaja melihat xio yang berlatih pedang bersama panglima huang. karena rasa penasaran nya, putra mahkota menggali lebih dalam kebenaran tentang xio. karena sepengetahuannya, putri tunggal jendral an huang itu hanyalah seorang gadis polos yang pemalu.


Singkat cerita, putra mahkota xian di tugas kan untuk menghabisi nyawa putri mahkota yang notabene adalah saudari nya sendiri. Dan mereka memasukkan xio agar menjadi pelayan pribadi di kediaman quen.

__ADS_1


Nasib baik mengikuti mereka, dan sang putri bangun dengan sikap yang aneh dan dalam keadaan lupa ingatan. maka mereka dengan leluasa dapat menyusun rencana.


putra mahkota xian, panglima huang hanya terdiam setelah membahas pembicaraan tentang putri yang dulu sangat tidak di ingin kan. sekarang dunia seakan berbalik menunduk kepada nya.


"" aku menghawatirkan keadaan mu lyly.. "


lyly adalah panggilan sayang untuk xio oleh panglima huang.


xio tersenyum lebar lalu memutar tubuh nya ke arah panglima huang.


"" aku baik baik saja, bahkan sangat bisa menggoresksn pedang ku ke tubuh mu. "


ucap xio santai.


panglima huang merasa terkejut dengan ucapa saudari nya, kata melenyapkan, menghabisi nyawa seseorang bukan lah kepribadian milik putri jendral an huang itu. kini gadis lugu nan ceria itu begitu banyak berubah.


"" aku terbawa emosi dan melakukan semua hal yang di lakukan permaisuri quen. "


xio menjeda kalimat nya sebentar.


"" yang mulia, izin kan aku tetap bersama permaisuri quen kemana pun dia pergi. "


ucapan xio tedengar mantap tampa keraguan.


"" aku merasa hidup ku begitu menyenang kan saat aku bersama permaisuri. "lanjut xio lagi...


"" apa kau tak ingin melanjutkan hidup mu, lagi pula aku merasa jika quen er sudah bahagia di tempat nya yang baru. ""


putra mahkota xian bertanya dan menatap gadis di hadapannya dengan lekat.


xio menunduk dengan raut wajah sedih..


"" aku senang berada dekat dengan permaisuri quen. Dan menjaga diri nya agar tidak mendapat perlakuan buruk dari siapa pun. ""


"" kau harus segera kembali kekediaman huang. "


panglima huang berusaha membujuk saudari nya itu.


"" maaf,, tapi aku telah bersumpah untuk mengikuti setiap putri mahkota quen melangkah,dan aku tak akan meninggalkan nya sendirian di manapun dia berada. "


kedua pria itu terkesiap dengan ucapan xio yang tampa keraguan.


"" seorang keturunan jendral an huang tidak akan melanggar sumpah nya. "


ucap xio kembali dengan raut wajah serius.


'""Hah... baik lah.. "


panglima huang pasrah dan menerima keinginan saudari nya itu.

__ADS_1


.


bersambung


__ADS_2