Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna

Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna
bab 161


__ADS_3

.


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"" salam kepada yang mulia permaisuri quen.. "


Tiba tiba yong cheng muncul entah dari mana dan succes membuat jantung quen dan xio hampir meloncat dari tempat nya.


"" Ya dewa... kau ingin membuat ku cepat mati ya? "


Mata quen mendelik sambil sebelah tangan nya menopang di sebuah pohon.


"yang mulia.. "


xio segera mendekat kearah atasan nya itu, lalu mengeluarkan bungkusan tempat menyimpan air.


"" maafkan hamba yang mulia.. "


quen tampa mengatakan apapun langsung meneguk air yang di suguhi oleh xio.


"" kau seperti jin yang menyamar menjadi manusia xio? apa kau menyimpan sebuah kantong yang bisa mengabul kan permohonan? "


Tanya quen setelah membasahi tenggorokan nya tiba tiba kering.


xio dan yong cheng mengerutkan kening nya tanda tak mengerti. Quen yang memperhati kan kedua nya dengan bantuan sinar bulan hanya mampu terkekeh pelan.


"" Haduh... mau bicara aja ribet yah. "


guman nya sambil menggaruki tengkuk nya yang tidak gatal.


"" kau menemukan sesuatu yong cheng? "


Tanya quen lalu menatap gadis bawahan kaisar malai ziyu yang tiba tiba berbelot dan tunduk kepada nya.


"" iya yang mulia,, selir utama gong zu menghilang dari dalam penjara dingin dan kemudia selir mia juga ikut menghilang. "


Jawab yong cheng tampa ragu.


Quen mengangguk sambil memegangi dagu lancip nya seakan sedang berfikir.


"" Pergi lah.. aku tahu harus kemana. "


wushh...


yong cheng melesat dengan cepat setelah memberikan penghormatan.


quen berdecak kagum saat gadis berstatus prajurit bayangan itu menghilang sangat cepat, bahkan mengalahkan kecepatannya walau dia sedang dalam keadaan terluka.

__ADS_1


"" sangat mengagumkan, kita juga harus secepat itu xio. "


ucap quen sambil berjalan santai di ikuti xio di belakang nya.


xio menggangguk kan kepala nya tanda setuju.


"" anda benar yang mulia. "


Kemudian kedua nya sampai pada satu titik yang mereka tuju, dan benar saja kaisar malai ziyu sedang berada disana bersama pangeran malai hian,tampak raut wajah kesal menyelubungi kaisar malai ziyu.


Di sekeliling mereka bahkan tampak banyak gelimpangan mayat prajurit yang seperti nya telah bertarung dengan proa ber aura dingin itu.


Quen dan xio mengendap endap dengan langkah pelan untuk mendekat kearah kedua nya agar bisa mengetahui apa yang mereka bicara kan.


"" Kenapa ini bisa terjadi pangeran ketiga?


aku mempercaya kan istana kepada mu, tapi kau malah membuat kekacauan di penjuru kekaisaran. "


kaisar malai ziyu tampak bersusah payah agar tidak melepaskan emosi yang terkumpul penuh di dalam diri nya, bahkan urat urat di wajah nya terlihat dengan jelas.


pangeran malai hian hanya bisa menunduk kan kepala, dia jelas sangat tahu jika kemarahan sang kakak adalah neraka bagi mereka semua.


"" keluarkan suara mu itu, apa kau mendadak tidak bisa bicara? "


Bughh....


satu kepalan tangan mendarat sempurna di perut pangeran malai hian membuat nya terhuyung kebelakang.


Tampak selir zauji dan selir jia ly berlari mendekat dan merangkul tubuh pangeran ketiga itu dengan air mata yang mengalir.


"" yang mulia... ku mohon, jangan hukum pangeran bertiga. Dia telah melakukan segala nya, namun keadaan yang membuat nya tidak berdaya. "


selir jia ly mencoba membela sang suami dengan cara berlutut, diikuti selir zauji di belakang nya.


Mata kaisar malai ziyu semakin menggelap.


"" Aku telah salah karna memberi mu kepercayaan, lihat kau bahkan sangat menyedihkan karena kehilangan wanita di harem mu. "


Pangeran malai hian hanya diam menunduk mendengarkan setiap kata pedas yang keluar dari mulut saudara nya itu.


"" Aku tak akan segan memberikan mu hukuman pangeran, walau pun kau saudara ku sekali pun. "


Selir jia ly yang tak terima dengan pernyataan dari pria nomor satu di kekaisaran hongly tersebut segera melemparkan sesuatu dari tangan nya.


Kepekaan dan ketajaman indra kaisar malai ziyu membuat nya segera melakukan salto di udara dan segera melemparkan pisau kecil yang langsung menancap ke tangan selir pangeran ketiga itu.


"" selir jia ly..


"" kakak..

__ADS_1


pangeran malai hian dan selir zauji tersentak dengan mata melotot. Mereka tidak menyangka dengan apa yang sedang terjadi..


pangeran malai hian langsung segera bangun dan menerjang tubuh kaisar malai ziyu..


"" kakak... kakak kau baik baik saja? "


kepanikan langsung terpampang di wajah pangeran ketiga itu, setelah apa yang di lakukan oleh selir ketiga nya.


Gigi nya bergemelatuk


saat melihat sedikit bekas memerah di tangan kaisar malai ziyu.


"" Jal*ng sialan... apa yang kau lakukan? "


Teriakan pangeran malai hian menggelegar di halaman kediaman selir mia yang tampak sangat menyeram kan dengan tubuh tubuh yang tak bernyawa.


Dengan segera di balik nya badan kearah tempat selir jia ly yang di peluk oleh selir zauji sambil menghentikan darah dari tangan kanan selir jia ly yang terluka.


Ada raut ketakutan di wajah kedua wanita itu melihat pria yang selama ini di kenal tidak pernah berkata kasar atau pun marah, malam ini memiliki aura yang sangat gelap.


"" ak.. aku tidak sengaja melakukan nya.. "


suara selir jia ly hampir tercekat saat pangeran malai hian berjalan cepat kearah nya, lalu mencengkramkan tangan nya di leher jenjang itu.


"" yang mulia... uhukk uhukk.. lepas.. kan. "


dengan susah payah selir jia ly mengeluarkan suara nya karena cekikan yang di lakukan pangeran ketiga sangat membuat nya susah bernafas.


"" yang mulia... yang mulia, lepaskan kakak jia ly. Dia hanya tak sengaja, hikz.. hikz.. "


selir zauji berusaha melepaskan cengkraman tangan pangeran malai hian dengan air mata berjatuhan. Wanita lembut itu begitu ketakutan dengan apa yang dia lihat.


Sedang kan kaisar malai ziyu mulai merasa mata nya kini semakin memberat, sesuatu yang dilemparkan oleh selir pangeran ketiga itu tak lain adalah serbuk bunga sedap malam.. Pria itu memiliki alergi yang sangat parah jika terkena atau menyentuh serbuk bunga beraroma khas itu.


Entah bagaimana, rahasia yang hanya diketahui oleh keluarga kaisar bisa bocor kesalah satu selir pangeran.


Dua orang berpakaian hitam segera muncul dan membawa kaisar malai ziyu pergi dari tempat itu.


quen dan xio melesat untuk mengejar kedua orang yang dengan sangat cepat menghilang.


"" Sial... "


quen mengeram karena kehilangan jejak.


"" aku akan menghabisi wanita sialan itu jika pangeran ketiga tak bisa menyelesaikan nya.


..


.

__ADS_1


. bersambung


__ADS_2