
.
.
.
.
.
suasana hening yang tadi baru saja tercipta, kini kembali menjadi rusuh oleh ulah seorang gadis. ya ..siapa lagi kalau bukan putri quen ,yang kini bahkan sudah menghancurkan semua barang di kediaman Lili milik putri yu yayan.
""Hei...apa kau sudah benar benar gila ja**ng.kau bahkan berani menghancurkan barang barang dikediaman ku.""
teriak putri yu yayan,kamar yang baru dibersihkan oleh para pelayan nya kembali berantakan ,akibat ulah putri quen yang mengamuk.
Sambil terus melempar kan semua barang di didalam kediaman putri yu yayan,,dengan wajah beringas quen melempar kan satu guci yang sangat indah.semua mata terbelalak melihat hal itu,mereka semua tahu.guci tersebut pemberian putra mahkota zifeng xui sebagai hadiah perkenalan waktu itu.
""Kau jal*ng..berani nya kau merusak guci kesayangan ku.""
wajah nya sudah memerah menahan amarah,sakit di pergelangan tangan nya bahkan dia lupakan.
""aku bahkan akan membakar seluruh kediaman mu ini jika perlu.."jawab nya sambil tersenyum sinis.
""Kakak...""
panggil seseorang dari arah pintu yang terbuka.dia adalah putri ketiga yu nian.
""apa yang dilakukan putri bodoh ini kepada mu kakak""ucap nya seraya melangkah mendekati kakak nya.
quen tertawa sinis mendengar ucapan putri yu nian.
""cih cuma gadis kecil...kau bahkan seperti hama di pohon cabe""
cemooh nya lagi.
para pelayan yang mendengar bahkan sudah menahan tawa mereka,bagaimana tidak .ini kejadian langka,ada yang berani menghina putri putri dari selir agung.
putri yu yayan dan putri yu nian sudah menggeram menahan amarah.dengan berani nya putri yu nian mendekati putri quen dan melayang kan tamparan nya.
""eit...happ...""
dengan santai quen menangkap tangan yang melayang penuh amarah tersebut kearah nya.
""kau perlu lahir seribu tahun lagi untuk melawan ku ,put....trii.."
__ADS_1
ucap nya penuh penekanan.
""kau ********,,putri bodoh..lepas kan tangan adik ku.kau tak pantas menyentuh tangan nya.""
teriak putri yu yayan dengan penuh amarah.
""cih...puihhh...""
putri yu nian meludah kan saliva nya kewajah putri quen sambil menarik tangan nya untuk lepas dari pegangan putri quen.
""habiz lah sudah ""ujar para pelayan putri quen yang melihat kejadian tersebut,mereka tahu benar bagaimana sang junjungan ketika pulang dari hutan asingan.
wajah quen sangat tenang,tapi aura kelam nya membuat bulu kuduk mereka meremang.bahkan putri yu nian bersusah payah menelan saliva nya saat ini,sambil terus memberontak.
""lepas kan tangan ku bodoh..kau sangat tidak berguna,kenapa diri mu tidak mati saja,putri sampah.""
teriak nya lagi.
pegangan tangan tersebut bahkan tidak melemah sedikit pun.
""kau berani meludah ku nhaa....?
kau sudah bosan menggunakan bibir jelek mu itu ternyata.""
ucap quen tenang,namun penuh penekanan.
teriak putri yu yuyan,dia tidak berani memdekat.bayangan tangan nya yang retak masih sangat membekas.
beberapa pengawal datang mendekat ke putri yu yayan.lalu memberi hormat..
""singkir kan putri sialan ini dari kediaman ku,kalau perlu habisi saja dia""
teriak nya lagi.
para pengawal maju mendekati putri quen,mereka bahkan tak menghormati nya.tampak wajah penuh mengejek kepada sang putri.
""Kau ingin aku menghabisi mu terlebih dahulu,atau kakak mu"".bisik quen ke kuping putri yu nian..
""nha..."mata putri yu nian terbelalak mendengar kalimat yang barusan di dengar nya.
""pengawal,cepat bebas kan diri ku.""
diri nya bahkan sekarang makin meronta dan menggigit tangan mulus milik putri quen.
""aww...
__ADS_1
rutuk quen sambil mengibas ngibas kan tangan nya.terlihat putri yu nian berhasil lepas,dan mengejek nya.
""habisi putri sialan itu "
ucap nya kepada para pengawal.
tampak para pengawal mendekati quen dengan membuka sarung pedang nya.
""putri.....""
teriak xio dan para pelayan quen yang lain nya ,saat salah satu pengawal menebas kan pedang nya.
""Kalian ingin membunuh ku, apa kalian sudah bosan hidup.aku seorang putri mahkota.kematian beharga untuk ku.""
bentak nya.
""cih ..putri yang tak dianggap""
teriak pengawal satu sambil menebaskan lagi pedang nya.
quen berlari mundur dan merebut salah satu pedang milik pengawal.
gerakan nya sangat lincah ketika memain kan pedang.sungguh ilmu pedang kelas tinggi.
bunyi dentingan pedang begitu kuat terdengar,ruangan tersebut terasa sangat mencekam.terdengar teriakan para pelayan yang menyaksikan nya.xio bahkan sekarang sudah menangis ketakutan,melihat junjungan nya diserang.
dengan beberapa kali serangan mematikan milik putri quen,para pengawal terlihat tergeletak dilantai,dengan beberapa bagian vital terluka oleh pedang putri quenn..
putri yu yayan dan putri yu nian bahkan membelalak kan mata nya,melihat kejadian tersebut.pengawal terbaik milik nya terluka menggenas kan.
kini wajah sinis tersebut berubah ketakutan dan memucat.
""jika nyawa tidak bearti,,kenapa harus menunda untuk memberikan pembalasan"....
.
.
.
.
.
...----------------...
__ADS_1
bersambung.....
.