
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
serena memutar mata nya karena merasa panas dengan prilaku bayi besar nya quen. Kaisar berwajah datar itu kini seperti orang sekarat yang butuh perhatian. semua orang bahkan bergindik ngeri melihat tingkah pria dingin itu.
" ih... kau bisa diam sebentar tidak, aku ingin memeriksa kondisi mu itu. "
ucap quen saat tangan kaisar malai ziyu tidak ingin melepas pelukan nya.
"tolong jangan pergi, aku mencemaskan mu. Tolong dengarkan apa yang aku katakan.. "
pinta kaisar malai ziyu dengan wajah memelas.
"hei aku bahkan tak beranjak sejengkal pun, aku masih disini. obat apa sih yang kau makan hingga jadi begini.. "
quen memutar tubuh nya sedikit agar bisa melihat wajah wajah orang yang berada di dalam ruangan.
panglima hualo zang yang mendapat tatapan terakhir merasa gugup kemudian langsung menunduk kan pandangan nya, di tambah saat tak. sengaja ekor mata nya melihat tatapan dari raja hutan.
" Dua orang ini sangat mengerikan, bagaimana bisa mereka menjadi pasangan. Aku tak bisa memikirkan kedepan nya nanti, kekaisaran hongly pasti akan lebih mengerikan melebihi neraka. "
ucap nya didalam hati sambil bergindik ngeri saat memikirkan keganasan sepasang suami istri penguasa itu.
"Tikus.. suutt tikus, kau tak mendengar ucapan ku ? "
tanya kaisar malai ziyu.
"perhatikan suami mu ini, aku sedang sakit. "
sambung nya lagi dengan ekspresi memelas.
quen merubah kembali posisi duduk nya menghadap pria dingin yang berubah menjadi bayi manja didepan nya.
" kau munsang lemah, bagaimana menghadapi seorang wanita saja tidak bisa. Kalau aku jadi diri mu, sudah ku habisi wanita tak berguna itu. Dan... kau, kau malah berdiam diri saat selir tak berguna pangeran kedua menyiram mu dengan serbuk bunga. "
quen mengomel seperti seorang ibu yang memarahi anak nya yang ketahuan mencuri uang.
"hei.. apa maksud mu, aku hanya menghargai saudara ku. "
balas kaisar malai ziyu tak terima di bilang lemah.
Mata pangeran malai kettu dan pangeran malai hian langsung berkaca kaca saat pria berkuasa itu tak pernah melupakan mereka dan selalu menyayangi para pangeran tampa pernah merasa iri hati atau yang lain nya. pria itu selalu berusaha menjadi kakak yang baik, meski sifat dan karakter nya sangat dingin dan datar.
"kau sedang terharu? "
goda serena saat melihat pangeran malai kettu mengeluarkan air mata nya.
Pangeran malai kettu segera memalingkan wajah nya sambil mengusap bulir bening yang berhasil menetes.
"Aku bangga menjadi saudara nya. "
ucap pangeran malai kettu sambil menarik pinggang ramping selir kedua nya itu.
__ADS_1
serena tersenyum dengan sangat manis membalas tatapan pria yang selalu dihati nya itu.
"aku juga bangga bisa memiliki diri mu. "
blush..
wajah pangeran kedua memerah mendengar ucapan semanis madu yang di lontar kan serena. Gadis modern itu sangat tahu cara meluluh kan hati seorang pria.
"kau memang lemah, jika kau tidak lemah bagaimana mungkin kau terbaring di sini. Apa harus aku memanggil mu bebek. "
ejek quen lagi memecah kemesraan serena dan pangeran malai kettu yang tak melihat tempat dan keadaan.
Kaisar malai ziyu segera bangun dari tempat tidur dan mengejutkan semua orang, panglima hualo zang yang ingin berlari mendekat segera di cegah oleh tuan muda wang hilin dengan menggeleng kepala nya.
quen tersenyum sinis sambil menatap datar pria berkuasa itu dengan kedua tangan di silangkan kedepan tubuh nya.
" kau ingin mendapat kan bukti ?
aku bisa membuktikan nya sekarang. "
tanya kaisar malai ziyu seakan memberi tantangan untuk sang permaisuri.
quen terkekeh sejenak lalu ikut bangun dan mendekatkan tubuh nya agar bisa menyeimbangi tinggi tubuh kaisar malai ziyu.
" aku menantang mu.. "
bisik quen pelan di telinga kaisar malai ziyu.
hembusan nafas quen yang hangat membuat tubuh kaisar malai ziyu menegang, wajah nya bahkan memerah dengan rahang mengeras. Wanita nya itu memang benar benar-benar sedang menguji keberanian nya.
"kau yang meminta nya sayang,maka aku akan mengabulkan nya. "
"ya dewa.. "
xio segera menutup kedua mata nya dengan tangan.
pangliama hualo zang dan mentri jiang ling bahkan melototkan mata mereka saat menyaksikan kejadian yang membuat mereka menjatuh kan rahang. Bahkan ini untuk kedua kali nya bagi mentri jiang ling menyaksikan pemandangan seperti ini setelah sebelum nya di ketika mereka menemui sang kaisar di kediaman permaisuri hongly itu.
Sedang kan tuan muda wang hilin, pangeran malai kettu dan pangeran malai hian segera membuang pandangan mereka kesamping. Disaat dua orang berlainan jenis itu saling menautakan bibir mereka dengan cumbuan panas.
serena yang melihat sahabat dari dunia yang sama hanya melotot tak percaya, jika quen yang di kenal akan kedinginan nya kepada mahkluk bernama pria bisa seganas itu.
pangeran malai kettu yang menyadari jika mata selir nya bahkan tak berkedip sedikit pun segera menutup dengan kedua tangan nya. membuat serena meronta karena pandangan nya terhalangi.
" tutup mata mu itu, kau tak perlu merasa cemburu. aku bahkan bisa melakukan lebih dari itu. "
goda pangeran malai kettu dengan senyuman dibibir nya.
serena segera menepis tangan yang berada di mata nya.
"hisss... jarang jarang, ini pemandangan langka. aku bahkan tak menyangka jika quen bisa sehebat itu, sedangkan dulu dia bahkan tak ingin berdekatan dengan pria. "
serena keceplosan mengungkit tentang kebenaran mereka, membuat pangeran malai kettu mengerenyit tak mengerti.
"maksud mu nan er? "
__ADS_1
tanya pangeran malai kettu dengan wajah menyelidik.
serena yang kemudian sadar mendadak salah tingkah dengan pertanyaan yang di berikan pangeran dihadapan nya.
" emm.. maksud ku, ya itu.. "
jawab nya dengan gugup.
pangeran malai kettu mengangkat bibir nya lagi untuk kembali melontarkan pertanyaan, namun terputus saat dua orang berpakaian ninja muncul tiba tiba.
"Salam yang mulia kaisar.. "
ucap mereka serentak dengan kaki yang di tekuk seperti berlutut.
kaisar malai ziyu dan quen segera menghentikan aktifitas panas mereka, terlihat wajah kesal pria berpangkat kaisar itu .
"kenapa semua orang selalu mengacau di saat yang tidak tepat. ah.. "
ucap nya sambil mengusap rambut nya dengan kesal.
semua orang terkekeh saat mendengar dumelan frustasi dari bibir kaisar malai ziyu.
berbeda dengan dua orang yang berpakaian ninja, mereka hanya di tempat dengan kepala menunduk.
"jika yang ingin kalian kabarkan ini tidak penting, aku akan segera membuang kalian ke daratan paling ujung di bumi ini. "
pekik nya kesal.
quen terkekeh sambil memalingkan wajah nya karena tak sanggup menahan tawa dengan tingkah pria datar itu.
"ampun yang mulia, kami telah menemukan keberadaan yang mulia ibu suri yi hua.. "
jawab salah satu nya dengan tegas.
semua orang langsung menegap kan posisi tubuh mereka menjadi lebih siaga.
"kau mengatakan kebenaran? "
tanya pangeran malai kettu, tangang nya bahkan mengepal kuat membuat urat urat tangan nya terlihat jelas.
"benar yang mulia. ibu suri berada di daerah paling selatan kekaisaran hongly. ".
jawab nya mantap.
semua orang tak bisa mengetahui apa yang ada di pikiran kaisar malai ziyu, wajah nya hanya datar tak bergeming.
"pergi lah, awasi mereka.. jangan sampai kehilangan jejak. "
ucap kaisar malai ziyu dengan pandangan tajam nya.
kedua orang berpakaian ninja itu segara menundukkan kepala mereka sebagai jawaban, setelah nya kembali melesat tampa jejak.
"ci hua hua, we are coming.. '
ujar quen dan serena didalam hati.
__ADS_1
.
. bersambung