
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dengan wajah memerah.. quen berusaha untuk bergerak mundur menjauh kan tubuh nya dari kukungan tubuh kekar kaisar malai ziyu.
"" emm... k.. kau akan melakukan apa pagi pagi begini.? "
quen mengutuk bibir nya mengucapkan kalimat bodoh yang meluncur begitu saja. wajah nya semakin memerah saat satu tangan kaisar malai ziyu meraih pinggang ramping milik quen.
"" kau.. hem.. "
ucapan quen terputus ketika bibir sexy kaisar malai ziyu menempel sempurna di atas bibir semerah cerry tersebut.
Mata quen membulat sempurna dengan wajah yang memerah, namun akhirnya ikut larut dalam decapan hangat dan lembut yang di suguhi pria tampan dihadapan nya.
Nafas mereka berdua terhengah hengah setelah melakukan ciuman panjang. kedua alis menempel untuk sekedar saling merasakan getaran aneh disekujur tubuh mereka.
"" Aku sangat mengingin kan itu lagi.. "
kaisar malai ziyu menarik wajah nya dan menatap quen penuh kerinduan dan hasrat.
"" Apakah aku boleh melakukan nya sekarang..? "
tanya nya lagi dengan suara serak akibat sesuatu yang memanas di bawah sana.
Quen mendelik menahan malu.
"" hais... ni laki nggak peka banget, kalo mau ya langsung aja. masa aku harus menjawab pertanyaan nya. malu maluin banget. "
quen membatin dengan wajah semerah tomat.
kaisar malai ziyu menyentuh dan membelai wajah permaisuri nya itu dengan lembut.
"" wajah mu memerah, apakah kau sedang dalam keadaan tidak baik permaisuri. ""
wajah penuh asrat itu berubah menjadi sangat khawatir.
"" hais.... aku malu bodoh... "
pekik quen jengah dengan tingkah polos pria nya itu.
Tampa aba aba, quen berinisiatif untuk membangun kan kembali harsat yang sempat hampir padam.
kini tubuh kekar itu berada di bawah kuasa penuh quen, quen meraba pelan dada bidang dan perut six pack milik kaisar malai ziyu, hingga membuat pria berwajah datar itu memejam kan mata nya , menikmati setiap sentuhan dari jari jari lentik milik permaisuri cantik nya itu.
Dengan cepat kaisar malai ziyu memutar tubuh quen untuk bertukar posisi, hingga quen kembali di bawah kukungan nya.
__ADS_1
"" Aku sangat merindukan mu.. permaisuri hongly.. jangan pernah pergi lagi. ""
Dengan lembut di susuri wajah mulus tampa cacat itu dengan kecupan kecupan lembut yang kemudian menuntut untuk melakukan lebih.
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
""" kenapa kau pergi tampa meminta izin nan er?.. kau sangat lancang. ""
pangeran malai kettu langsung menarik tubuh serena dan mendorong nya ke tembok sebuah bagunan di istana han. Dan menatap tajam selir nya itu hingga membuat serena salah tingkah.
Dengan kedua tangan yang menahan tubuh kekar yang hampir membuat mereka berdua tak berjarak, dan membuat perasaan aneh muncul di hati serena. Bukan perasaan yang sama ketika bersama pria nya dulu di zaman modern. Rasa ini lebih komplit , menimbulkan getaran seperti ada aliran listrik setiap sentuhan tangan kekar itu.
"" emm.. aku, mmm kami itu.. "
bibir mungil itu seketika diam tampa bisa melanjut kan kalimat nya, bibir sexy milik pangeran malai kettu membungkan sempurna dari mengecup pelan penuh kelembutan dan kelamaan berubah menjadi ciuman penuh gairah.
Serena ikut terlarut dan mengalungkan kedua tangan nya di leher pria yang selalu mencuri hati nya baik di kehidupan dulu dan kini.
Para prajurit kekaisaran Han yang mendapat perintah dari putra mahkota xian untuk mengundang tamu nya ke ruang makan istana mendadak memalingkan wajah mereka dan segera berbalik, mereka bingung harus bersikap bagaimana. karna ini pertama kali di istana megah itu mendapat kan tontonan yang sangat membuat kaki mereka melemah seakan tulang menghilang begitu saja.
Dari arah belakang muncul tuan muda wang hilin, dengan xio yang mengekor tampa menaikkan pandangan nya. Hingga ketika pria itu berhentu, tubuh mungil itu langsung menabrak nya.
"" akh....
tubuh xio terhuyung kebelakang saat hidung nya menabrak punggung keras milik pria tampan itu.
"" ya.. dewa..
xio langsung menutup wajah nya dengan kedua tangan , saat melihat adegan panas di depan sana.
Sepasang pria dan wanita yang telah terikat oleh pernikahan, melakukan adegan yang sangat vulgar. Saling memangut penuh nafsu, dengan tangan pangeran malai kettu yang bergerak liar.
Tuan muda wang hilin yang sadar dengan kegugupan nya saat mendengar teriakan gadis polos bawahan permaisuri quen segera berdehem.
"" ehmm... yang mulia pangeran kedua? "
ucap pria berwajah semerah tomat itu memberanikan diri.
Tangan pangeran malai kettu berhenti di tempat yang pas, sebuah pergungan lembut dan empuk membuat tangan kekar nya nyaman disana.
wajah nya mengeras menahan kesal, ditambah serena yang langsung mendorong mudur tubuh besar itu dengan wajah malu.
"" Tak bisa kah kau menunggu pria bujangan? ""
umpat pangeran malai kettu dengan rahang mengeras ketika permainan di hentikan.
Tuan muda wang hilin membungkukkan sedikit tubuh nya tanda rasa penyesalan.
__ADS_1
"" Para prajurit kekaisaran Han di sini, mereka pasti ingin menyampaikan sesuatu. "
Ucap nya dengan suara yang tenang dan penuh kelembutan.
Pangeran malai kettu mengalih kan pandangan nya kearah para prajurit yang kini telah berlutut dengan sebelah kaki di tekuk kan.
'"jika yang ingin kalian sampaikan tidak lebih penting dari pada urusan ku, maka aku tidak akan segan memenggal kepala kalian. ""
Sorot mata pangeran malai kettu seakan ingin melenyap kan semua orang dari pandangan nya.
serena yang kesal kemudian mendaratkan cubitan maut nya di pinggang pria yang memerah karena amarah.
"" Aaaaa........
teriakan pangeran malai kettu mengejutkan semua orang, yang lebih membuat mereka terkejut seorang wanita dengan santai nya mengapit kedua jari dengan kuku kuku yang panjang di sana.
"" Bicara lah yang sopan, kita hanya tamu disini. Ini semua kesalahan mu, karena beradegan mesum di jalanan istana orang.
Dasar ... tak tahu malu. ""
serena mengumpat seperti seorang ibu memarahi anak nya.
Sedangkan pangeran malai kettu hanya diam mematung mendengarkan omelan selir nya seperti anak yang penurut.
Tuan muda wang hilin hampir tak bisa menahan tawa nya, jika saja lirikan mata tajam milik pangeran malai kettu tak menghentikan nya.
"" Hah... dasar menyebal kan. "
dengan wajah kesal serena berlalu begitu saja meninggal kan pria yang masih terdiam akibat omelan nya.
"" xio.. mari kita kacau kan hari panas atasan mu itu. "
ucap serena menyeringai seakan merencanakan sesuatu.
Pangeran malai kettu hanya menatap punggung selir kedua nya itu hingga menghilang dari pandangan.
"" Akkkhhhh... sialan, jika kalian tidak muncul.. aku sudah bisa menggati madu milik ku yang hampir membeku. "
para prajurit hanya diam mematung tak mengerti dengan umpatan pangeran dari negara besar itu. Sedang kan tuan muda wang hilin menggelengkan kepala nya lalu berjalan mendekat.
'"anda membutuh kan peraduan yang mulia, bukan tembok istana.. "
pria tampan itu berbicara dengan tenang sambil mengedar kan pandangan nya ke segala penjuru.
"" Sialan... "
pangeran malai kettu mengacak acak rambut panjang nya dengan frustasi.
.
__ADS_1
.
bersambung