
๐๐๐น๐ข๐๐๐กโฅ
Hanya sekedar isi hati author ya sayang. jika kalian tidak suka jangan di baca, di skip aja. Ini sepenggal kisah kehidupan ku.
Enam tahun yang lalu, tepat nya di bulan penuh kasih sayang ini author menikah dengan seorang pria yang insyaallah jadi iman hingga keakhir hayat. Seorang pria yang dulu nya tak pernah terlintas bakalan jadi pendamping hidup suatu hari nanti. Bayangkan all, kami berteman dari sekolah menengah pertama dan bertemu hingga sekolah menengah atas. Lalu berpisah saat kami memiliki impian untuk sesuatu yang ingin di capai dalam hidup.
Author berada di kota Batam, dan doi berada di kota pekan baru.
kami menjalani hari seperti biasa nya, saling bertukar kabar, atau sekedar say hello. jujur yah author orang yang sangat cuex jika tidak punya fell. Doi selalu nyatain perasaan dari pertama masuk sekolah menengah pertama dan uthor bilang, sorry kita hanya akan berhubungan sebatas kakak adex.
hehehhe lucu memang ya.
bayangin aja, dari tahun 2006 dia nyatain perasaan hingga ke tahun 2012 mantap gak tu. author ya kalo ada yang nelp trus lagi sibuk bakalan bilang gini..
iya uda dulu ya, ewy lagi sibuk banget. nanti ewy hubungin lagi.
dan itu berlaku untuk siapa pun. maksud dari nanti itu ya ntah seminggu kemudian, sebulan atau pun gak pernah.
tepat akhir nya dia melamar tepat di akhir bulan januari di tahun 2015.Dan tidak semudah itu sayang, hubungan kami di uji dengan persyaratan dari buk maimunah mamak autor. (bukan nama sebenar nya๐ ๐ ).
akhirnya setelah mencapai kesepakatan kami menikah seminggu kemudian, menggelar dua kali pesta di rumah author dan rumah suami.
setelah itu kami kembali di uji,setelah setahun menikah dan menetap di pekan baru. Belum ada tanda tanda author dititip kan malaikat kecil di rumah sederhana kami, sedih, putus asa, malu, kecewa semua jadi satu. Kalian tentu tau kan, apa yang orang orang, saudara, teman tanya kan jika sudah menikah.
Uda isi, uda ada pa belom, ada tanda tanda belom nieh.
Hampir tiap malam author menangis saat pertanyaan itu mulai terfikirkan.
author mulai merasa allah begitu gak adil, apa kami segitu nya di uji.
hingga suatu malam author dengan air mata yang terus meleleh bertanya ke suami.
__ADS_1
"" Apa kamu yangk akan menikah dan ninggalin ewy jika suatu saat ewy gak bisa ngasi kamu keturunan. "
suami ikut sedih dan marah, karena author begitu frustasi. dia bilang, "" kalau kamu yank gak bisa ngasi anak. aku gak papa, kita bisa ngadopsi anak orang lain untuk kita. "
jujur author senang dan sedikit terhibur, tapi kalian tahu kan semua itu tidak mudah sebagai seorang perempuan.
Tepat satu tahun tiga bulan pernikahan kami, allah ngasi anugrah yang tak terhingga. Sebuah kehidupan dititip kan dalam rahim author. Bahagia... tentu hal itu tidak bisa di ukur dengan kalimat apapun untuk menjabarkan nya.
Saat dua bulan sebelum waktu author melahirkan, suami mendapat kabar bahwa tepat dibulan author melahirkan harus melakukan berkompetisi mewakili kantor bersama teman teman nya ke ibukota jakarta, setelah nya kebogor..
lemes... ya pasti, gimana nasip author nanti di tengah bayang bayang menakutkan ruangan melahirkan. Lalu orang tua author menyaran kan untuk melahirkan di kampung kelahiran author di kepulauan meranti riau.
sebuah pulau kecil yang terdapat kekurangan dalam segi medis, karna kampung autor tidak berada di kota nya.
singkat cerita, hari hari melahir kan bisa terjadi kapan saja. karna prediksi dokter tak secanggih kuasa allah bukan.
suami pun uda terbang kejakarta, dan dua hari setelah nya tepat di tanggal 2 author merasakan tanda tanda mau lahiran. keesokannya di tanggal 3 bidan kampung pun di panggil kerumah untuk jaga jaga, malam nya author mulai merasa mules mules, pinggang perih kayak mau putus.
Sakit nya ya allah, bayangin dari malam jum't uda mulai tanda tanda, sakit nya mengencang saat malam sabtu dan parah nya di hari sabtu. suami yang berkompetisi hampir tak bisa fokus. untung nya para juri dan kompetitor yang lain memahami dan mengizin kan untuk terus mengubungi dan memantau perkembangan author.
Tepat pada pukul setengah empat sore, Baru air ketuban pecah. Tapi jalan untuk melahirkan masih sangat jauh, selang infus sudah terpasang. Tapi kepala sang bayi masi terhalang di jalan lahir. karena kondisi yang semakin melemah, dan rumah yang telah ramai oleh keluarga dan tetangga. jalan satu satu nya author di rujuk oleh kakak bidan ke rsud . ambulance langsung nangkring didepan rumah untuk ngantarin author.
tidak semudah itu sayang, perjalanan masih panjang. kami harus menyebrang memakai roro untuk sampai kerumah sakit besar yang punya peralatan lengkap.
eh uda nyebrang tu yah, kakak bidan nya nelp supir ambulance nya, dan ternyata dia nyasar kepelabuhan yang salah all. kebayang gak tu yah, nyawa author uda diujung tanduk. dan si supir kampret sempat sempat nya ngelawak pake acara nyasar segala.
setelah sampai di rumah sakit, tim dcter lgsung nangani. author hampir tak bisa melahirkan secara normal, kondisi va**na yang sudah membengkak bahasa medis nya indem ntah apa itu dengan tensi autor yang terus naik hingga 180 membuat author frustasi, dan memohon untuk di lakukan vacuum.
Dan kondisi nya suami tak berada di samping saat author dalam keadaan antara hidup dan mati, dan yang lebih parah nya lagi. di dalam ruangan sebesar itu tak ada satu pun anggota keluarga semua nya menghilang di luar ruangan tampa berani masuk.
Ntah keajaiban dari allah, atau ntah author dilindungi malaikat. satu suster cantik terus memberi semangat di saat para dockter dan perawat yang lain melarang untuk mengejan.
__ADS_1
karena beresiko tinggi saat tensi tinggi berakibat kejang dan itu akan mempengaruhi bayi.
Kalian bayangin, uda sakit mules khas orang mau melahirkan, kalian mendapat kan suntikan induksi meransang agar cepat proses lahiran. wah sakit nya luar biasa nikmat.
setelah tepat jam setengah sembilan malam, malaikat melindungi author.. kekuatan tiba tiba muncul di sisa sisa tenaga dan alhamdulillah.. suara tangisan malaikat kecil berjenis kelamin laki laki sempurna tampa kekurangan apa pun lahir kedunia. menjadi obat untuk segala sakit yang beberapa saat yang lalu hampir mengambil nyawa.
Seorang bayi sempurna yang di titip kan allah, lahir tepat dihari kasih sayang tepat nya di tanggal 4 February 2017 hadir kedunia.
5 hari setelah nya kami merayakan anniversary pernikahan yang ke 2th.
Yang kami beri nama Muhammad rifqi febrian.
setelah mendengar kabar author melahirkan dengan selamat, suami langsung jatuh pingsan saat berada di bogor. mereka melakukan kompetisi kedua di kota hujan tersebut, jarak antara puncak bogor harus membuat semua teman teman kantor suami repot untuk mencari rumah sakit terdekat. Dan author mendapat kan hadiah 25 jahitan di bawah sana, karena kondisi robek cukup panjang hampir ke anus.
sungguh allah kembali memberi keajaiban.
hari ini tepat tanggal 4 February 2021,malaikat kecil author ulang tahun ke 4 sayang, dan beberapa hari lagi kami akan merayakan anniversary yang ke 6.
hahahha sungguh itu cerita yang selalu kami inggat setiap tahun all, cerita yang selalu mengajarkan kami untuk selalu bersyukur dengan apa yang telah kami punya.
mungkin di luar sana jika ada perempuan yang masih mendapatkan ujian bersama pasangan nya, percaya lah... allah gak akan pernah tidur.
Maaf jika cerita hidup autor sedikit lebay ya sayang. jika kalian tidak suka, kalian bisa skip.
karena ini hanya sebagai pengingat jika suatu hari nanti author tidak lagi memiliki kesempatan untuk menulis, setidak nya author pernah mengetik sebuah novel yang yah.. kalian taulah yah alur seorang pemula yang bermimpi.
okeh all, terima kasih jika kalian membaca. semoga hari hari kalian serta kehidupan kalian lebih jauh baik dari hidup author. semoga kita selalu diberi kesehatan. amin..
thank ๐๐ you so much..
pekanbaru. 04 February 2021
__ADS_1
Dewyrifqi91