Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna

Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna
bab 129


__ADS_3

.


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Siang dengan segera berganti menjadi malam, cahaya matahari yang terang berubah dengan sinar lembut dari sang bulan. Beberapa pria tampan masih duduk disebuah ruangan yang tampak mewah dan megah.


""



""pangeran kedua.. aku harap kau segera menghukum selir mu yang telah membawa keresahan kedalam kediaman belakang tempat para wanita berada. "ujar kaisar malai ziyu sambil membaca setiap lembar laporan kekaisaran di tangan nya.


""aku harus berhati hati saat mengambil keputusan yang mulia, dia adalah putri dari mentri pertahanan kekaisaran hongly. Sedikit salah dalam tindakan ku, maka kita akan mendapatkan masalah. ""pangeran malai kettu menjawab dengan wajah gusar hingga membuat nya tak fokus dan menutup buku di tangan nya.


Sedangkan pangeran malai hian hanya duduk tenang sebagai pendengar, mereka adalah saudara yang tampak tak ingin memperebut kan kekuasaan. Para pangeran yang menikmati kehidupan dan takdir yang di tentu kan dewa tampa berfikir keras untum menduduki tahta. Begitu juga dengan putra mahkota malai ziyu yang telah dinobat kan sebagai kaisar sejak kematian kaisar terdahulu. Kematian yang masih menyisakan teka teki tak berujung.


kaisar malai ziyu menghela nafas,kemudian meletakkan kembali buku tebal berisi laporan penting itu ketempat nya. ""Dengan melemparkan putri dari mentri pertahanan ke penjara, itu sudah pasti menjadi masalah setelah nya. "ucap kaisar malai ziyu melirik kearah saudara nya itu.


""Aku tau... "pangeran malai kettu mengusap pelan wajah nya, kemudian melirik pangeran ke tiga malai hian yang seperti tak terganggu dengan obrolan kedua saudara nya itu. ""apa kau begitu serius membaca, dan tak akan memberikan solusi untuk kami. "tanya pangeran malai kettu kesal.


Pangeran malai hian mengangkat wajah nya dan ikut menutup buku yang dibaca nya. ""apa yang harus aku lakukan, dia adalah wanita mu kakak. apa aku harus mengelus nya sambil berkata, kau harus menjaga prilaku mu zu'er. ""pangeran malai hian mengubah suara nya menjadi lebih menggoda seperti pangeran malai kettu.


pakkkk..

__ADS_1


""aww... kenapa kau memukul kepala ku menggunakan buku. "pangeran malai hian bangun dari duduk nya sambil mengusap kepala yang menjadi sasaran kemarahan pangeran kedua.


pangeran malai kettu mendengus kesal dengan wajah memerah. ""hukum dia sesuai peraturan istana,siapa pun yang melakukan kesalahan harus mendapat akibat dari apa yang dia ciptakan. ""kaisar malai ziyu menghentikan ucapan nya sebentar lalu kembali menyambung kalimat nya. ""Dia berusaha mencelakai permaisuri ku berkali kali, aku masih memberi nya kesempatan. karena dia adalah wanita saudara ku. maka beri dia hukuman setimpal, wanita penuh ambisi dan niat jahat tidak boleh di pertahan kan. "


Kedua pangeran itu saling melemparkan pandangan. ""Aku tak mengira, hati mu bisa melembut setelah mempunyai seorang permaisuri,pasti dia sangat luar biasa. "pangeran malai hian tersenyum sambil menggelengkan kepala nya.


Kaisar malai ziyu tidak menjawab ucapan pangeran ketiga, hanya senyuman tipis yang terbit di bibir sexy pria berkuasa itu sebagai jawaban.


""Aku juga menemui wanita yang mampu membuat diri ku gila. "saut pangeran malai kettu ikut tersenyum lebar.


""kau tau, selir kedua ku berubah menjadi wanita istimewa setelah kehilangan ingatan nya. "Terbayang dengan jelas di kepala pangeran malai kettu, disaat pertemuan mereka di ruang makan istana. wanita yang selalu diam dan tersenyum ketika saat melihat nya berubah dengan berani melotot kan mata dan membentak nya.


pangeran malai hian menggelengkan kepala nya melihat tingkah dua pria berbeda karakter tersebut. ""Kalian sangat beruntung. "ujar nya, kemudian kembali duduk dan mulai membaca kembali.


🌷🌷🌷🌷🌷


""quen.. bagaimana dengan penampilan ku.? "serena bertanya sambil memutar tubuh nya.



Quen hanya melirik sebentar kemudian memasangkan sarung untuk pedang nya. Baju serena yang bewarna biru putih begitu mencolok di gunakan saat malam. ""kau seperti lampu taman berjalan. "ujar quen terkekeh pelan.


Serena melotot kan mata nya mendengar ejekan dari bibir tipis milik sahabat nya itu. ""aku hidup dengan penuh warna quen, tak seperti kau yang harna mengenal tiga warna. hitam, merah dan putih. sungguh membosan kan. "cibir serena.


xio hanya tersenyum mendengar perdebatan yang tak akan ada ujung nya dari kedua wanita di hadapannya itu. Walau dia bingung dengan hubungan putri mahkota kekaisaran han itu dengan selir pangeran kedua. mereka terlihat akrab seperti telah saling mengenal sejak lama. Tapi apa pun itu, dia bahagia tuan putri nya mempunyai seorang teman yang bisa membuat sang putri tak merasa kesepian.

__ADS_1


""Kenapa kau tersenyum xio? "Tanya serena saat tak sengaja melihat bawahan sahabat nya itu tersenyum sambil mengemas semua yang mereka perlukan.


xio tersentak ketika mendapati selir pangeran kedua itu melihat nya sedang tersenyum. ""maaf yang mulia nyonyo selir kedua, hamba hanya merasa senang. Tuan putri, eh maaf permaisuri quen mendapat kan sahabat yang membuat nya bahagia. "Jelas xio sambil kembali menunduk kan kepala nya.


quen hanya tersenyum, sedang kan serena berdecak dengan bibir manyun. ""panggil aku serena, atau nona serena. kau tak perlu mengucap kan kata selir, apalagi ditambah kata kedua diakhir nya. itu membuat kuping ku gatal. "ucap serena kesal.


""maaf nyonya, hamba tak berani. "xio kembali menunduk kan kepala nya.


""ya.. ya.. terserah kau saja. "serena menatap wajah polos gadis bawahan sahabat nya itu, kemudian beralih menatap quen yang sudah tertawa lebar. membuat nya semakin kesal. ""atasan dan bawahan sama-sama menyebal kan. "


quen menghentikan tawa nya .""Sudah.. berhentilah mengerutu, dan cepat bersiap. kita akan segera pergi dari sini sebelum munsang kutub itu tiba tiba mengunjungi ku. "ujar quen seraya meletakkan pedang yang telah di berikan tali kepundak nya,agar memudahkan untuk membawa.


mereka kemudian segera berkemas, dengan pedang tersilang di punggung. sungguh membuat ketiga wanita itu terlihat seperti prajurit yang siap berperang.


Quen memeriksa keadaan sekeliling saat membuka jendela,yang tampak hanya pohon pohon rimbun dari kejauhan. sedang kan para pengawal hanya berjaga di depan pintu utama dan berkeliling setiap 10 menit untuk memastikan sang permaisuri dalam keadaan aman.


quen mengangguk kan kepala dan bersiap ingin meloncat, namun urung dia lakukan. ""Kau terlebih dahulu, aku selalu sial ketika keluar dari jendela. "ujar nya kepada serena dan menggeser kesamping jendela.


serena hanya mengangkat bahu nya, kemudian secepat kilat melompati jendela yang tak terlalu tinggi dari permukaan tanah. Setelah nya diikuti quen dan xio.mereka berjalan dengan hati hati, karena suara daun kering yang terinjak bisa membuat masalah untuk ketiga nya.


.


.bersambung...


note:Hay..hay all, maaf ya baru bisa up. karena hari ini lagi sibuk bangetz,maklum dalam suasana libur akhir tahun dan banyak saudara yang datang berkunjung. Jadi, author hanya bisa up 1 bab. maklum ya say, gi riweh banget. ini pun sempat sempatin untuk nulis walau kurang fokus.

__ADS_1


Buat kalian semua, Happy New Year.. moga tahun yang akan datang semua yang kita ingin kan tercapai, dan semoga segala musibah di negri ini segera berakhir. amin..


jangan lupa untuk tinggalkan like kalian, vote and coment ya say.. makasi uda pada mampir.


__ADS_2