
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Wajah cantik quen memang bisa mengalih kan dunia setiap pria yang melihat nya, bahkan hanya dengan tersenyum.. sebuah negara mungkin akan runtuh.
Suara lembut nya menyeruak ketika muncul di ambang pintu ruang pengobatan.
Putra mahkota xian seketika tertegun setelah sekian lama tak melihat wajah saudari nya, apalagi mereka tidak memiliki hubungan yang begitu baik selama ini. Di tambah dengan sikap dan prilaku dari putri mahkota kaisar xuiren yang dulu di kenal pemalu, tidak pandai berhias apalagi membalas segala macam perlakuan buruk kepada putri quen.
kehadiran para pria berkuasa kekaisaran hongly kembali membuat mereka merasa terhormat. Namun ada rasa yang hilang di tengah tengah kedatangan kaisar malai ziyu, pangeran malai kettu, tuan muda wang hilin dan selir erenan.
Mata itu terus memutar liar seolah olah menantikan kedatangan seseorang. Hingga suara lembut sedikit ragu ragu disana membuat hidup nya seperti kembali.
""" Adikk..
sepotong kalimat sederhana membuat semua orang mematung seperti tersambar petir.
quen dan erena saling menatap bingung, lalu memutar pandangan mereka kearah mana manik sekelam malam itu melihat.
"" Xio...
seru quen dan erena bersamaan.
lalu kembali menatap arah pria yang membuat kejutan.
putra mahkota xian mencoba mengangkat tangan nya untuk mengubah posisi tubuh nya, , tabib yang sejak tadi berdiri dan menyapukan ramuan obat kepada kedua pria tampan itu kembali membantu sang putra mahkota.
"" Sudah waktu nya.. "
ucap putra mahkota xian.
quen mengerenyit mencoba memahami sesuatu. melihat kebingungan di wajah semua orang,termasuk gadis berwajah polos itu sendiri. pasti ada cerita di balik semua ini.
"" adik yang kau maksud adalah xio? "
quen melangkah semakin mendekat ketengah tengah bangsal tempat putra mahkota xian dan panglima huang berada.
panglima huang menurun kan pandangan nya, dengan mata yang memerah.
Ada kesedihan yang seperti nya terlalu lama di pendam.
pandangan quen beralih kearah putra mahkota xian untuk mendapat jawaban.
"" xio ly huang.. putri tunggal dari keluarga hu an huang. "
jelas putra mahkota xian panjang lebar.
Mata quen membulat sempurna, kilasan tentang pertemuan pertama nya dengan gadis pemalu dan lugu itu begitu membekas dihati nya.
"" dia seorang putri jendral, dan saudari dari seorang panglima hebat. Pantas saja darah kesatria mengalir didalam diri nya. "
Batin
__ADS_1
putra mahkota xian kembali menarik punggung nya agar merasa nyaman ketika bersandar.
""xio ly adalah seorang nona dari keluarga jendral besar huang. Dan dia.. "
putra mahkota xian menunjuk menggunakan bibir nya kearah panglima huang sebagai pengganti tangan nya.
"" Dia adalah putra tertua jendral huang,xing an huang."
.quen mengerenyit pertanda diri nya masih bingung. Serena segera melenggang untuk mendekat kearah quen tampa bisa di cegah pangeran malai kettu.
"" shuuttt.. quen. "
quen memalingkan kepala nya sedikit untuk mendengar hal aneh apalagi yang akan di ucapkan sahabat nya itu.
"" Selama aku berada disini, baru kali ini aku mendengar ada nama yang sedikit layak. yah... agak keren lah ya. "
Dan benar saja, kalimat tak berfaedah membuat pusing kepala quen. Dan di putarkan tubuh nya sambil berjalan lambat kearah gadis yang menjadi bawahan nya itu.
xio hanya bisa menunduk kan kepala nya tampa berani untuk menatap atau hanya sekedar melirik dari ekor mata nya.
"" kau ingin menjelas kan sesuatu ? "
tanya quen seraya mendekap kan kedua tangan nya kedepan tubuh.
xio lalu berlutut dengan sebelah kaki ditekuk, sikap gadis polos berwajah lugu itu berubah seketika, membuat quen menyeringai.
"" Aku selalu memperhatikan mu, dari saat pertama kau membantu ku melenyap kan wanita ular milik kaisar xuiren. "
kaisar malai ziyu, pangeran malai kettu dan tuan muda wang hilin melotot saat mendengar jika wanita cantik itu bahkan membunuh di dalam istana.Bahkan seorang yang dekat dengan ayah nya.
"" kau tahu, aku selalu penasaran dengan aura yang kau keluarkan. kau seperti dua orang yang berbeda, tapi apa alasan mu membodohi ku dengan berpura pura menjadi seorang pelayan. ""
quen kembali melanjutkan pertanyaan nya.
"" Hamba yang menugaskan nya untuk menjadi pelindung mu putri. ""
quen mengalih kan pandangan nya kearah panglima huang.
"" putra mahkota xian tidak bisa melindungi anda yang mulia, karna.. jika dia kelihatan menjaga dan membantu mu, yang mulia kaisar akan membunuh yang mulia putri mahkota saat itu juga. ""
sambung panglima huang.
"" jadi kau berpura pura menjadi gadis polos nan lugu.. begitu? '"
quen berdecak kesal. "" kenapa kau harus berpura pura, jika aku tahu dari awal kau bisa di andal kan. kita akan menjadi patner yang mematikan. "
quen mengecilkan suara nya di ujung kalimat.
Xio mendongak kan kepala nya untuk melihat ekspresi atasan nya itu.
"" ann.. anda tidak murka yang mulia.? "
xio bertanya dengan ragu.
quen tersenyum tipis. "" kenapa aku harus marah, di tambah kau akan menjadi sangat berguna untuk ku. Bukan menyusah kan seperti.. "
__ADS_1
quen menjeda kalimat nya sambil melirik ke arah serena.
"" hei... apa maksud lirikan mu itu? "
serena yang tak terima langsung berteriak hingga membuat para pria didalam ruangan itu menutup kuping mereka seketika.
kaisar malai ziyu sudah mulai tidak senang berada diantara pria kekaisaran han itu, melihat antraksi antara quen, putra mahkota xian dan seorang pria yang membuat senyum di bibir permaisuri nya mengembang.
"" putra mahkota xian,, aku rasa semua masalah di kekaisaran dan di istana mu sudah selesai bukan. Maka, aku akan membawa permaisuri ku kembali. "
kaisar malai ziyu menatap datar wajah memar milik putra mahkota xian.
"" tidak kah yang mulia kaisar malai ziyu bisa menunggu hingga acara penobatan ku di laksana. "
ada guratan kesedihan di nada kalimat yang di ucap kan putra mahkota xian.
"" sudah lah.. kita menetap lah disini untuk beberapa saat. aku merindukan hari hari ku di istana ini. Dan aku belum menghabisi para pangeran sialan itu. ""
kaisar malai ziyu menghela nafas nya lalu menatap rona bahagia di wajah sang permaisuri.
"" cepat lah sembuh, agar aku bisa membawa permaisuri ku kembali. "
kaisar malai ziyu kemudian melangkah keluar dari dalam ruangan yang dipenuhi aroma ubat ubatan hingga membuat penciuman nya merasa terganggu.
Di ikuti pangeran malai kettu dibelakang nya, lalu disusul tuan muda wang hilin yang membungkuk kan sedikit badan nya sebelum pergi.
sedangkan serena langsung mendekat kearah putra mahkota xian.
"" ehm.. kau benar benar saudara nya quen ? ""
tanya serena dengan wajah penasaran.
xio yang telah berdiri disamping tubuh atasan nya itu tersenyum tipis. kini terlihat raut wajah yang biasa nya tertunduk malu itu sedikit terkikis setelah identitas nya terbongkar.
"" kau memang pandai memain kan peran mu. "" quen masih tak percaya jika gadis yang dikenal nya pemalu itu memiliki jati diri yang bertolak belakang.
ucapan quen membuat xio terkejut dan menunduk kan pandangan nya.
"" Kau masih berhutang penjelasan kepada ku. "
quen mengangkat sebelah alis nya, lalu ikut mendekat ke tempat serena berada. namun bukan untuk melihat keadaan pria yang berstatus saudara nya, tapi hanya ingin mengganggu pria yang dulu mencuri hati nya.
panglima huang merasa canggung dengan posisi nya yang setengah terbaring.
"" yang mulia putri.. emm permaisuri.. ""
"" kenapa kau begitu betah berlama lama disini, kau akan terserang penyakit nanti nya. ""
kaisar malai ziyu kembali masuk kedalam ruang pengobatan dan menggendong permaisuri nya tampa memperdulikan siapa pun.
.
. bersambung
note; hay all, makasi uda pada setia menunggu. jangan lupa tinggal kan like, vote and koment kalian yah.
__ADS_1