Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna

Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna
bab 65


__ADS_3

.


.


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


flashback..


Xio yang sedang melihat lihat kain kain sutra indah merasa kalau pegangan tangan junjungan nya itu terlepas.Saat melihat kesamping dan kebelakang ,putri nya itu tidak berada disana.Para perajurit yang bersama mereka pun terlihat berpencar.


""Hey ...apakah kau melihat tuan putri."tanya nya kepada perajurit yang tak jauh dari nya dengan raut wajah cemas.


prajurit itu tampak bingung dan memanggil teman teman nya yang lain.mereka kelabakan mencari tuan putri kekaisaran han itu kesetiap kedai dan tempat makan.namun hasil nya nihil,sampai di mendengarkan makian kesal seseorang yang sedang berada didepan tempat penjualan aksesoris..


""Dia pria yang sama saat bertengkar dengan putri di pemandian.putri apakah anda baik baik saja.."guman xio sambil berlari kearah jalan menuju keluar desa dan diikuti para prajurit sambil membawa lampion.


flasback on.


Kini rombongan quen tiba disalah satu toko dua lantai yang menjual berbagai jenis makanan.Lantai satu disediakan untuk para kaum biasa dengan tarif murah,sedang kan lantai dua khusus untuk para tamu bangsawan dengan ruang pribadi.


""putri..kami akan memesan ruangan dilantai dua untuk anda."ucap prajurit A.


""tidak tidak..disini saja,aku sudah sangat kelaparan.aku butuh makanan untuk perut kecil ku,bukan butuh tempat untuk tidur.""saut quen sambil menjatuhkan tubuh nya disalah satu kursi.


mereka pun hanya menuruti tuan putri yang sangat cerewet itu.seorang gadis cantik yang terlihat memakai baju sangat ketat menghampiri quen dan menanyakan menu apa yang ingin diri nya pesan.


quen mengerenyit heran memikirkan,bagaimana didunia kuno ini bisa ada orang yang berpakaian terbuka seperti dizaman nya.mereka terlihat merayu para pengunjung dengan meliuk liuk kan tubuh nya.pertanyaan kembali dilontarkan pelayan wanita tersebut.


""apa yang ingin anda pesan nona.?"

__ADS_1


""ehmz putri..."bisik xio pelan.


quen mengerejap kan mata nya ,lalu menatap xio.""riasan nya tebal sekali,sulit membedakan mana wajah nya dengan tokoh wayang.""bisik nya .


mata xio membulat seketika mendengar ucapan sang putri tersebut berbicara seperti itu.para prajurit dibelakang nya yang tak sengaja mendengar mencoba untuk menahan tawa.


tampak raut tidak sabar dari wajah pelayan wanita dengan penuh riasan tebal tersebut.""apa yang ingin anda pesan nona,jika anda tidak memiliki uang silakan tinggal kan rumah makan kami.""ucap nya sedikit menaikan suara nya.


prajurit dibelakang nya langsung maju dan mengeluarkan sesuatu dari buntalan kain yang seperti dompet.""satu keping emas,dan sajikan makanan terbaik dirumah makan ini untuk tuan putri."


mata pelayan tersebut berbinar melihat satu keping emas yang tergeletak diatas meja,orang orang yang berada disekeliling nya pun menatap kearah meja milik quen.


""Bukan kah dia sangat cantik."ucap orang dimeja a.


""iya ..aku tidak pernah melihat nona itu selama berada disini."ucap teman nya.


sedang kan di meja yang tidak jauh dari quen ,tampak beberapa pria tampak tesenyum sambil memperhatikan quen.


""Lihat nona itu,bukan kah dia sangat cantik."ucap pria berhanfu merah..


""mau bertaruh ?"ucap pria berhanfu hitam.


mereka terkekeh lalu bangun dan berjalan menghampiri meja quen.Quen yang berbinar melihat sajian berbagai jenis.iler nya sampai seakan ingin meleleh sangking lapar nya.


""Tunggu apa lagi ayok kita makan .."ucap nya sambil menarik xio dan para prajurit


para prajurit langsung membeku saat disentuh oleh quen.


""kalian tidak ingin makan ,apa aku harus menyuapi kalian satu persatu."ujar quen lagi mendelik tajam.


""ampun putri..tapi kami tidak pantas,kami ditugas kan untuk menjaga putri."

__ADS_1


""hufh..jangan banyak alasan.kita teman sekarang,jadi ayok makan.kalau tidakk...(quen menekan kan kalimat terakhirnya),kalian akan mendapat kan masalah." sambung nya sambil melototkan kedua mata nya.


""Baik.."ucap mereka bersamaan.


mereka pun makan bersama dengan penuh rasa canggung ,sedangkan quen santai melahap makanan nya.


ketika sedang menikmati makanan nya,beberapa orang pria menghampiri meja quen dan mencondongkan badan nya dibelakang quen.para prajurit langsung berdiri namun dicegah quen .


para pria itu tertawa kencang mengelilingi quen,xio sudah menggigil ketakutan.para tamu berhenti melakukan apapun melihat kejadian tersebut.mereka sangat tau jika para pria tersebut adalah perusuh yang selalu mengganggu para warga dan membuat para orang tua tidak tenang meninggalkan putri mereka.


""kau sangat cantik,pasti tubuh mu juga cantik.."ucap pria berhanfu hitam sambil mencolek wajah quen.


""Jangan kau sentuh tuan putri dengan tangan kotor mu itu."teriak prajurit A bangun kembali dari duduk nya.


""wah..dia seorang putri.bukan kah itu kabar baik ."ucap pria berhanfu merah sambil tertawa keras.


quen sudah kehilangan nafsu makan nya.lalu meletak kan sumpit dengan kasar di samping mangkuk nasi nya.


""kau sangat cantik ketika marah tuan putri.."tangan pria berhanfu hijau itu memegang dagu quen .


quen melirik tangan yang masih berada didagu nya.tampa mengatakan apapun,ditarik nya dengan cepat tangan itu dan melintir nya hingga bebunyi menandakan ada tulang yang retak.


""akh...sialan.."teriak pria berhanfu hijau menjerit kesakitan.


Dua pria lain nya melotot kan matanya tak percaya dengan apa yang terjadi.kejadian berikut nya,sebuah tendangan melayang dari bawah kursi dan membuat pria yang tangan nya patah kembali berteriak..


""wanita sialan...berani nya kau."teriak kedua pria yang lain mencoba untuk memukul quen dan menangkap tubuh nya.


""bermimpilah.."


ucap quen melemparkan kursi yang diduduki nya dan menabrak kedua pria tersebut.

__ADS_1


.


.bersambung


__ADS_2