
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Quen mengerucut kan bibir nya saat di goda oleh kaisar malai ziyu, membuat senyuman di bibir sexy kaisar malai ziyu semakin melebar.
"Seperti nya kau bahagia sekali ya? "
ucap quen dengan gigi tertutup rapat.
Tawa kaisar malai ziyu pecah seketika, ketakutan nya kalah dan menguap begitu saja saat melihat wajah kesal permaisuri nya kali ini.
" Hahaha... ya dewa, maaf kan aku. kemari lah.. "kaisar malai ziyu menarik pelan pinggang quen dengan senyuman yang enggan hilang dari bibir nya.
Quen yang kesal menghentak kan kaki nya di dalam kereta kuda. Itu membuat kaisar malai ziyu semakin ingin mencumbu permaisuri nya yang cantik.
" Jangan seperti itu, kau ingin aku merobek gaun yang kau kenakan di sini. "
goda kaisar malai ziyu lagi.
Mata quen melotot seketika, di tatap nya tajam mata pria yang kini mampu menyaingi kemesuman pangeran kedua.
"Jika kau melakukan itu, siap siap saja bokong mulus mu itu terjungkang di jalanan hongly. "
Senyum yang tadi selalu menghiasi bibir kaisar malai ziyu, lenyap bersamaan ancaman dari wanita hamil di samping nya.
Dia ingat betul, jika sang permaisuri tidak pernah bermain main jika sedang memperingati sesuatu.
"Ehem... baik lah. "
angguk nya patuh, sambil sebelah tangan nya mengelus punggung sang permaisuri.
🌾💐🌾
Sedang kan di kereta kuda lain nya, sang gadis pemalu yang merupakan asisten permaisuri kaisar hongly itu tertunduk dengan pipi bersemu. Bagaimana tidak, tak pernah terfikir oleh nya jika saat ini dia harus duduk berhadapan dengan seorang pria berpengaruh, seperti tuan muda wang hilin.
"Bagaimana kabar mu, nona xio ly? "
"Ah..!
xio tersentak dengan pertanyaan dari pria tampan itu,lalu tampa sengaja mata mereka saling bertemu membuat tuan muda wang hilin salah tingkah dengan pertanyaan nya sendiri.
" Bagaimana aku bisa bertanya seperti itu, bukan kah kami baru saja bertemu beberapa jam yang lalu. "
Batin tuan muda wang hilin sambil menggaruk tengkuk nya.
"Kau tak ingin bertanya sesuatu, atau hemm.. mengatakan sesuatu? "
Akhir nya kalimat yang sedikit berbobot keluar dari bibir tipis itu.
Xio kemudian menggeleng kan kepala nya, dengan pandangan yang masih setia menatap lantai kereta kuda.
Ini merupakan hal baru bagi nya, duduk saling berhadapan dengan pria asing.. Itu sangat membuat nya tidak berani bahkan hanya untuk menggeser posisi duduk nya.
Tuan muda wang hilin juga merasa bingung harus memulai dari mana, pria itu bukan tipe penakluk wanita. Dan ini, juga merupakan pengalaman pertama untuk nya mendekati dan menyukak seorang nona muda.
Masih membekas di ingatan nya, jika dengan sangat berani diri nya memberikan sebuah ide kepada sang kaisar dan membuat mereka sekarang pergi bersama ke Festival lentera di pusat kota kekaisaran hongly.
🌼 flashback 🌼
Tuan muda wang hilin yang saat itu melangjah santai untuk keluar dari istana dan kembali kekediaman nya, tidak sengaja bertemu dengan kaisar malai ziyu yang terlihat dari raut wajah nya sedang tidak baik baik saja.
"Salam yang mulia kaisar. "
Tuan muda wang hilin membungkuk kan sedikit tubuh nya dengan sebelah tangan yang di silang kan kedada.
Kaisar malai ziyu menghenti kan langkah nya, kemudian mengangguk pelan. Dari arah belakang kaisar malai ziyu muncul pangeran malai kettu yang juga berjalan kearah yang sama.
__ADS_1
"Salam yang mulia.. "
ucap nya sambil sedikit membungkuk.
"Salam pangeran kedua.. "
Tuan muda wang hilin kembali membungkuk.
Pangeran malai kettu menoleh sebentar kearah tuan muda wang hilin, lalu melemparkan senyuman.
"Kalian akan pergi kemana? "
tanya pangeran malai kettu, sambil kembali menoleh kearah saudara nya yaitu kaisar malai ziyu.
Kaisar malai ziyu hanya menghela nafas nya, dan pangeran malai kettu beralih menatap tuan muda wang hilin.
"Hamba ingin kembali kekediaman hamba yang mulia, dan tampa sengaja bertemu dengan yang mulia kaisar. "
jawab tuan muda wang hilin seakan mengerti dari tatapan sang pangeran kedua yang seolah membutuh kan jawaban.
"Ah... "
pangeran kedua manggut manggut tanda mengerti.
"Kau berselisih kembali dengan permaisuri quen? "Tanya pangeran malai kettu tak ingin basa basi. Dan itu sukses membuat pria datar itu menoleh kan kepala nya kearah pangeran malai kettu.
" Sudah ku duga.. "
pangeran malai kettu kembali menjawab pertanyaan nya sendiri.
" Urus saja wanita mu, jangan masuk campur dalam urusan pribadi ku. "
Kaisar malai ziyu kembali melanjutkan langkah nya yang tadi sempat terhenti.
Pangeran kedua segera mengikuti kemana arah saudara nya itu akan pergi, setelah berjalan beberapa langkah, pria humoris itu kembali menghentikan langkah nya.
"Mari ikut bersama ku, setidak nya nanti jika dia mengeluarkan api dari mulut nya.. aku tidak sendirian. "
Tuan muda wang hilin hanya membungkuk kan badan tanda dia bersedia.
Lalu mengikuti langkah langkah besar pangeran kedua yang sedang mencoba menyamai langkah saudara nya itu.
Tampak jika kini, kaisar malai ziyu telah menduduki salah satu gazebo yang berada di pinggir taman istana, sebuah tempat yang sangat indah. Di penuhi berbagai jenis bunga mawar .
Pangeran malai kettu ikut menduduki kursi yang berada di samping gazebo, di susul tuan muda wang hilin di belakang nya.
Kaisar malai ziyu hanya melirik sebentar kepada dua orang yang mengikuti nya itu. Lalu kembali memejam kan mata nya, sambil menyandarkan punggung nya di pilar gazebo.
''Apa yang terjadi? "
Pangeran malai kettu masih merasa penasaran dengan masalah yang membuat saudara nya itu resah. Setelah tidak ada tanda tanda jika pria datar itu akan menjawab pertanyaan nya, pangeran malai kettu kembali melontar kan kalimat dari bibir pria penakluk wanita itu.
"Wanita itu sensitif yang mulia, kau harus benar benar menjaga dan mengerti perasaan mereka. Mereka itu lembut seperti kapas. Namun juga rapuh, perasaan mereka seperti serbuk bunga. Yang akan terbang jika tertiup angin kencang. "
Kaisar malai ziyu membuka mata nya, lalu kembali menatap datar saudara nya itu.
"Jika kau sangat tahu tentang hati wanita, bagaimana bisa selir mu bahkan menusuk mu di atas peraduan. "
Degg...
Telak, satu deretan kalimat yang di ucap kan kaisar malai ziyu mampu membungkam bibir pangeran malai kettu, dan membuat nya tidak sanggup berkata kata.
"heh.. aku benar bukan? Aku tidak memerlukan masukan dari orang yang bahkan pernah gagal.oh.. maaf, bukan sebuah kegagalan. Tapi kau di tipu habis habisan. "
Ada senyuman mengejek terbit di bibir tipis kaisar malai ziyu.
"Iya... aku tahu, tapi setidak nya kakak. Aku adalah pria berpengalaman, tidak seperti mu pria kaku yang tidak mengenal cinta. Kau bahkan mengambil kesempatan saat itu.. bukan? "
pangeran malai kettu menaik kan sebelah alis nya, lalu tersenyum.
__ADS_1
Kaisar malai ziyu terkekeh pelan, kemudian kembali ke ekspresi datar nya.
"Setidak nya, aku tidak pernah berniat untuk menaiki ranjang putri atau nona bangsawan mana pun. Aku hanya ada satu nama yang menemani ku di tahta, dan itu adalah permaisuri ku. "
Perdebatan dua pria keturunan kaisar hongly itu membuat tuan muda wang hilin hanya menghela nafas nya. Ini sangat jarang terjadi, sang kaisar yang selalu berwajah datar dan dingin.. kini berdebat masalah yang sangat intim mereka.
"Yang mulia.. "
kedua pria itu segera berhenti berdebat, dan menoleh kearah suara yang memanggil mereka. Kini, kedua nya kembali tersadar. jika ada orang lain bersama mereka.
"Saat mata hari akan terbenam, rakyat kekaisaran hongly akan mengadakan perayaan lentera di pusat kota. Apakah kita akan pergi? Rakyat telah menyampai kan harapan mereka. "
ucap tuan muda wang hilin dengan ekspresi yang sangat tenang.
"Benar kah? "
kedua nya kompak untuk bertanya.
"Ah.. iya yang mulia. "
tuan muda wang hilin menjawab dengan ekspresi tak biasa, karena kedua bersaudara itu bertanya penuh semangat.
"Kita harus pergi.. sampai kan berita ini kepada rakyat. "
ucap pangeran malai kettu sambil bangun dari duduk nya.
Kaisar malai ziyu mendengus, meski diri nya juga merasa punya ide untuk membujuk permaisuri nya yang sedang kesal.
"Aku kaisar nya, jadi aku yang harus memutus kan. "
ucap kaisar malai ziyu menghentikan langkah pangeran malai kettu.
"Aku tidak peduli, memang nya karena kau kaisar. aku takut begitu dengan mu, kau hanya menang karena jabatan. "
Balas pangeran malai kettu acuh. Dia memang terbiasa bersikap begitu jika tidak ada orang luar di sisi mereka.
Tampa ingin membalas ucapan pangeran malai kettu, kaisar malai ziyu juga ikut bangun dari duduk nya.
"Yang mulia.. "
Panggilan dari tuan muda wang hilin membuat dua kakak beradik itu berhenti di tempat sejenak.
"Hemm.. yang mulia, bisa kah anda membawa serta nona xio ly? "
tanya tuan muda wang hilin ragu ragu.
Kaisar malai ziyu mengerut kan kening nya, dengan tatapan menyelidik.
"Tentu aku akan membawa nya, jika tidak.. Permaisuri ku pasti tidak akan pergi, meski dia ingin. "
Senyuman mengembang dari bibir tuan muda wang hilin.
"Anda harus memanggil nya dari kediaman pangeran malai hian yang mulia, karena nona xio ly diminta pangeran ketiga untuk membantu nya. "
Kini kening kaisar malai ziyu semakin berkerut, pikiran nya berkelana. Namun, berita penting ini harus cepat dia sampai kan kepada permaisuri quen.
" pengawal, pergi dan minta nona xio ly untuk kembali kekediaman phonix. "
setelah memberikan perintah kepada salah satu pengawal yang bersama nya, pria berstatus kaisar itu segera pergi.
Pangeran berjalan mendekat kearah tuan muda wang hilin yang berdiri dengan senyum tak hilang dari bibir nya.
"Ah... seperti nya kau sedang jatuh cinta bukan? "
Godaan dari pangeran malai kettu membuat pria berwajah lembut itu salah tingkah. Dan memilih untuk membungkuk, sebelum berpamit untuk keluar istana dan menyampai kan pesan kepada rakyat hongly, tentang kehadiran kaisar dan pangeran kedua.
.
. bersambung
__ADS_1
note: hay.. hay all, makasi untuk terus membaca karya ku. Jangan lupa tinggal kan like, vote and coment ya.
Dukungan kalian, sangat bearti untuk author.