
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Tiga ekor kuda sudah menunggu dengan tenang dengan tali yang diikat kan ke pohon pinus, tempat yang sangat jarang di lewati oleh orang umum yang tak mempunyai kepentingan di hutan rimbun sebagai pembatas istana hongly.
mata serena berbinar melihat ketiga kuda yang berdiri tegap dan tenang, dihampiri nya seekor kuda jantan berwarna coklat dengan sedikit tumpukan bulu putih di sekitar kepala nya.
""owh.... lihat lah, dia sangat indah.mau kah kau berteman dengan ku..? kita akan menjadi tim yang sangat menawan. "
serena membelai kuda nya dengan sangat lembut, menyalurkan rasa aman agar sang kuda mematuhi nya.
quen mendekat ke arah kuda yang bewarna putih, seputih salju. Dipenuhi bulu bulu lembut .""Cepat lah, kita harus segera pergi. sebelum ada yang menyadari tentang kepergian kita dari istana. "quen segera meloncat naik kekuda nya setelah lebih dulu mengelus surai indah di tengkuk kuda putih nya.
serena dan xio mengikuti apa yang quen lakukan. Dengan perlahan memberikan hentakan di samping tubuh tunggangan nya, dan secepat kilat melesat keluar dari hutan pinus.Sungguh sangat mempesona, ketiga wanita cantik itu bagai dewi perang di atas kuda kuda tunggangan berkualitas. karena quen mengeluarkan harga yang tak sedikit untuk membeli tiga ekor kuda pilihan.
Mereka baru berhenti setelah berada di sebuah desa yang sangat ramai seakan tak memiliki waktu untuk terlelap.
""quen...aku baru tau ada tempat seperti ini,seperti kota 24 jam."serena turun dari kuda nya dan mulai berjalan kaki dan menarik tali kekang kuda nya. ""ya..ampun, ini sangat indah quen. Walau pun disini sangat ramai, tapi lihat lah.. orang orang ini membuat tempat ini semakin menarik."mata serena seperti anak yang kehilangan ibu nya, menatap semua yang ada di hadapan nya dengan liar.
quen dan xio juga sudah turun dari kuda mereka, quen melirik ke sekeliling dengan waspada. ""kita akan segera mencari penginapan untuk melewati malam dan pergi sebelum matahari terbit. ""xio mengangguk kan kepala, sedang kan serena terlalu bersemangat hingga tak mendengar ucapan dari sahabat nya.
__ADS_1
quen menarik nafas nya, kemudian berjalan mendekat kearah quen. ""seren.... kau terlihat seperti orang kota yang kampungan. "umpat quen kesal melihat reaksi berlebihan sahabat nya itu.
""Hey.. aku memang gadis kota, ini pertama kali nya aku berada ditempat seperti ini. kau tentu tau, karena kita sama. "serena terkekeh lalu menarik paksa tangan sahabat nya itu. "quen ayo kita makan, aku sangat kelaparan setelah menyupiri steven. ""
alis quen mengerenyit, saat serena menyebut nama steven. ""siapa steven ?,apa ada orang lain selain kita disini? "tanya quen penasaran, hingga dia melupakan sesuatu.
Tawa serena pecah seketika, membuat semua orang menyadari keberadaan tiga wanita yang memiliki kecantikan yang berbeda. ""hey.. ini steven? "jelas serena masih tertawa.
""kuda? "quen bertanya kembali.
"ya tentu saja, kita menggunakan kuda kesini. kau pikir kita sedang naik jet pribadi. "serena meninggalkan quen yang hanya bisa berdecak kesal.
""semua nya masih sama seperti pertama kali aku kesini. waktu begitu cepat bejalan. "guman quen jalan beriringan bersama serena dan xio mengekor dibelakang.
""hanya sekedar lewat, dan tidak mampir. "quen ingat hari dimana dia Berad didalam kereta kuda kekaisaran hongly setelah melaksana kan acara pernikahan tampa didampingi keluarga nya didunia yang baru. Dan pria itu adalah kaisar hongly, yaitu kaisar malai ziyu. Orang yang pertama kali membuat nya merasakan getaran berbeda.
serena tak sengaja melihat senyuman di bibir sahabat nya itu. "ah.. kau sedang merasakan sesuatu yang menarik, mau berbagi cerita ?. "
Quen terkekeh pelan, mereka mulai memasuki sebuah bangunan dan diisi dengan meja-meja bulat memenuhi tiap sisi ruangan. aroma harum dari masakan memanjakan penciuman ketiga nya.
""apakah anda ingin memesan meja atau sebuah ruangan pribadi nona? "tanya seorang gadis pelayan dengan sopan.
ketiga nya menoleh serentak, dan melihat seorang wanita cantik dengan tubuh yang cukup berisi dan pakaian sexy.
__ADS_1
""berikan saja sebuah meja, kami sangat kelaparan. "serena tersenyum ,gadis pelayan tersebut membawa mereka ke meja di pojok ruangan tepat disebelah jendela. sehingga udara segar leluasa masuk kedalam ruangan.
setelah mencatat semua pesanan dari ketiga nya, pelayan wanita tersebut bergegas untuk kembali ke dapur restaurant.
""quen..apakah tujuan kita masih jauh.? "tanya serena dengan mata yang tak henti melirik kesekeliling nya.
""kurasa sekita tiga atau empat hari dengan berkuda.."jawab quen santai.
serena langsung melotot kan mata nya .""kau bercanda? "
"untuk apa?, aku berkata benar.. "balas quen lagi.
serena membuang nafas nya lalu menjatuh kan kepala nya ke atas meja. ""bokong ku tidak akan sexy lagi saat terlalu lama di atas kuda. "wajah yang tadi ceriah berubah kusut .
quen dan xio terkekeh melihat tingkah serena yang cukup menggemas kan menurut mereka. ""kita akan bertemu banyak laki laki tampan nanti nya di perjalanan. "quen menyemangati sahabat nya seperti bunga layu. Dan benar saja, secepat kilat wajah yang tadi nya cemberut berubah dengan wajah yang berseri seri.""kau sangat aneh, tapi sayang nya kau adalah teman ku. "quen mengumpat di sertai kekehan dari serena dan xio.
setelah pesanan mereka sampai di meja, liur mereka seperti ingin menetes melihat semua makanan yang menggoda.
""selamat makan.. "serena menyumpit makanan nya lalu mengantarkan ke mulut nya.
"hemm... ini sangat enak. "ucap quen di angguki oleh kedua teman nya. mereka tertawa bersama, mengundang pengunjung lainnya yang sedari tadi melihat tiga gadis mempesona itu.
.
__ADS_1
.bersambung