
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
""Sudah aku kata kan.. aku tidak mau pergi. ""pekik serena saat pangeran malai kettu yang tadi menyerang nya tampa ampun memaksa selir kedua nya itu untuk menghadiri jamuan makan malam di istana utama.
""Nan er, kau harus ikut. ini titah ibu suri, kita tidak boleh menentang perintah atau nanti akan terkena hukuman. "terang pangeran malai kettu yang sibuk menyiapkan serena dari mandi, berpakaian dqn menyisir surai panjang nya. sedangkan pemilik tubuh hanya bermalas malasan.
""Haih... ini sangat tak menyenang kan. aku tidak bisa berjalanan karena perplbuatan mu. lihat ini ? "tunjuk serena ke arah kaki nya yang gemetaran. ""kau ingin membuat ku lumpuh? ""pekik nya sambil duduk kembali.
pamgeran malai kettu terkekeh gemas saat melihat bibir selir kedua yang entah sejak kapan berubah menjadi wanita yang selalu membuat nya melupakan selir kesayangannya, wanita yang tak pernah dia jamah selain selir utama gong zu kini membuat nya tergila gila. mungkin karena ada kemiripan sifat dan tingkah laku seperti quen yang menjadi permaisuri kakak nya.
""Aku akan menggendong mu. ""tawar nya sambil tersenyum.
mata serena berbinar senang.""oke.. mari kita berangkat"".
🌼🌼🌼🌼🌼
satu persatu kursi di ruang makan utama diisi oleh pemilik nya.Yang tersisa hanya kursi milik ibu suri yi hua, kaisar malai ziyu, permaisuri quen, pangeran malai kettu, selir erenan dan selir utama gong zu.
sedang kan pangeran malai kettu sibuk bersenda gurau dengan selir cantik nya mia tampa memperhatikan wanita lain diharem nya itu yang telah terbakar cemburu.
""kau harus bersabar. "bisik selir zauji dengan senyum khas nya kepada selir zauji.
Selir jia ly hanya tersenyum sinis, lalu berujar. ""itu lebih cocok untuk diri mu sendiri kakak kedua, aku tidak suka bermuka dua seperti mu. "
__ADS_1
Wajah selir zauji memerah karena lidah tajam milik madu nya itu. belum sempat diri nya ingin membalas, kasim mengumum kan kedatangan ibu suri yi hua di susul selir utama gong zu.
""dimana kaisar ziyu dan pangeran kedua? "tanya ibu suri saat melihat beberapa kursi masih kosong tampa pemilik nya.
""menjawab ibu suri, kakak pertama dan kedua belum tiba. "jawab pangeran malai hian.
Ibu suri yi hua hanya berdehem, satu kursi lagi adalah milik pangeran ke empat yaitu pangeran malai huali yang sedang di tugas kan ke perbatasan utara untuk memberantas perampok yang terus merugi kan para pedagang. memang usia nya masih terbilang sangat muda. tapi strategi nya dalam mengatasi situasi berat jauh lebih unggul dari pangeran kedua dan ketiga.
kasim kembali mengumum kan jika kaisar dan pangeran kedua telah datang bersama pasangan masing masing. mata semua orang melotot saat melihat pangeran malai kettu menggendong mesra selir kedua nya, dan itu membuat suasana hati selir gong zu dan selir xia memanas. Disusul dengan pasangan yang tak kalah mengejut kan, kaisar yang terkenal dingin dan datar itu juga menggendong permaisuri nya. Menghasilkan decihan dari bibir ibu suri yi hua.
""Ananda memberi salam kepada ibu suri. "ucap kaisar malai ziyu dan pangeran kedua bersamaan.
""Duduk lah.. mari mulai jamuan nya. "titah ibu suri dengan mata yang masih mencari kebenaran.
pangeran malai kettu langsung menurun kan selir erenan ke kursi tepat di sebelah nya, dan lalu ikut duduk. sementara kaisar malai ziyu membawa permaisuri nya duduk di kursi yang sama, membuat bibir selir mia merasa gatal untuk berkomentar.
""Yang mulia, apakah permaisuri quen sedang sakit parah,sehingga tak bisa untuk duduk sendiri di kursi nya. ""ejek selir mia.
""apa yang adik nan er pikir kan, sehingga membuat mu terkekeh.sangat tidak sopan. "ujar selir gong zu sinis.
serena hanya melirik sebentar kearah saingan nya itu, lalu kembali membuat drama. ""kakak.. kau tidak melihat, permaisuri quen sangat bahagia hari ini. begitu juga dengan kami,kami melalui hari panas di kediaman mawar. ""balas serena sengit dengan alis sebelah diangkat.
""kau... "selir gong zu mengepal kan tangan nya sambil melototkan mata nya kearah serena, dan itu langsung memancing emosi ibu suri yi hua yang sudah ikutan panas.
""Diam lah.. dan selesaikan makan kalian, aku mengajak semua orang berkumpul karena ingin menyampai kan sesuatu. bukan untuk melihat kalian saling berdebat. ""pekik nya lagi langsung menghempas sumpit di tangan nya.
Quen dan serena saling melirik, lalu menyunggingkan senyum penuh arti.
__ADS_1
""makan lah sayang, kau butuh tenaga untuk memulihkan kondisi mu. "ujar kaisar malai ziyu dan itu membuat semua orang terkejut, tentu nya tidak untuk quen dan serena.
Bahkan pangeran malai kettu langsung menyemburkan air dari mulut nya ketika sedang minum. ""Honey.. kau kenapa, minum lah dengan hati hati.aku takut kau akan sakit nanti nya. ""ujar serena sambil. mengambil kan sapu tangan dan membersih kan sisa air di wajah pangeran kedua.
quen terkekeh geli melihat kelakuan sahabat nya yang membuat wajah pangeran kedua seperti tomat, dan wajah selir gong zu yang sudah menghijau karena kesal. ""ah.. kau yang terbaik sister. "guman quen dalam hati.
""makan lah.. "ujar ibu suri yi hua lagi.
Hari ini meja makan yang biasa nya semua orang menyantap makanan Mereka dengan tenang, berubah menjadi arena panas karena kemesraan yang di pertontonkan oleh dua sahabat dari masa depan itu kepada pasangan nya. mereka saling menyuapkan makanan dan di selingi dengan perlakuan yang membuat mata orang melotot.
""sayang, aku ingin ikan itu.. ""tunjuk quen manja kearah sop ikan di mangkok ibu suri yi hua. Dan langsung membuat wanita paruh baya itu melebarkan mata nya.
""maaf ibu suri, aku mohon izin kan permaisuri ku mencoba makanan milik yang mulia ibu suri. ""izin kaisar malai ziyu, yang lebih tepat nya sebagai perintah yang tak bisa di bantah.
seorang pelayan milik kaisar malai ziyu langsung mengambil begitu saja tampa menunggu jawaban dari wanita berkuasa setelah kaisar itu.
""Aku sudah kenyang, kalian lanjut kan saja makan nya. "ucap ibu suri yi hua lalu pergi diikuti para pelayan nya.
""Yah... gitu aja ngambek. ""sarkas serena tampa peduli semua orang melototi nya. ""Apa ? ,ucapan ku tak ada yang salah. "sambung nya lagi, lalu memakan sayur sop milik nya begitu saja.
Di sudut yang lain, selir gong zu tersenyum tipis sambil melirik kearah serena yang telah menghabisi sayur sop nya tampa ragu. ""tunggu lah sebentar lagi,dan kau tak akan selamat. ""guman nya dalam hati.
Dan... Bughh..
""Serena... "pekik quen histeris.Di ikuti kepanikan yang lain nya melihat busa yang keluar dari mulut selir kedua pangeran malai kettu itu.
.
__ADS_1
.
.bersambung