
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah memerintah kan semua pelayan di kediaman phonik milik nya sekarang untuk keluar,kini tinggal lah quen dan xio didalam ruangan besar nan mewah tersebut.
Quen duduk disalah satu kursi tamu yang terbuat dari kayu jati, sambil menelisik keseluruh tubuh xio dari atas sampai kebawah.seakan ingin menelanjangi gadis didepan nya yang tertunduk takut.
""Kenapa kau tidak menghabisi mereka..?""xio yang mendengar ucapan majikan nya itu terjengkit karena kaget.
""mak..maksud put..eh permaisuri apa? ham..hamba tidak mengerti.""jawab nya takut takut..
quen berdecih kesal dengan jawaban pelayan pribadi nya itu.""xio..xio...aku tau dengan benar,apa yang terjadi dengan mu.""ditatap nya lekat wajah gadis didepan nya,lalu melanjutkan kembali ucapan yang tertunda.
""kau tidak pernah bepenampilan seperti badut,dengan wajah seperti ayam dilumuri tepung.""
melihat xio yang setia dengan kepala menunduk..quen hanya bisa menggelengkan kepala nya.""kau adalah orang ku,kau berdampingan dengan ku.jangan pernah tunduk kan wajah mu di hadapan orang yang setara dengan mu.jika mereka menggertak dirimu,kau harus balik menggertak nya.jika mereka menampar mu,robek kan wajah mereka.""
Setelah selesai memberikan wejangan,quen melangkah kan kaki nya untuk bersiap.sebelum itu dia kembali berucap.""untuk terus bersama ku,kau harus berubah dari kelici menjadi singa.jika kau tidak mampu,pulanglah kekaisaran Han.aku bisa mengurus diri ku sendiri.""
__ADS_1
ucapan sang majikan cukup untuk membuat wajah xio berubah merah..'"hamba tak akan kemana pun putri,berada bersama yang mulia adalah tujuan hidup hamba.bahkan jika harus mengabisi nyawa seseorang."ucap nya mantap.
Quen tersenyum samar sambil melangkah kedalam ruangan ganti milik nya.setelah selesai memakai gaun yang tadi disiap kan untuk nya,quen kembali duduk dimeja rias.""mari xio,bantu diriku bersiap jika kau telah memutuskan untum bersama ku.malam ini ,kita akan memain kan peran pertama kita disini.""ujar nya dengan wajah sinis yang menyeram kan.
🌷🌷🌷
kini aula istana sudah disulap menjadi tempat pesta yang sangat mewah.meja meja bulat telah di siap kan disana dengan nama nama tamu yang akan hadir sudah tertera dikursi masing masing.para pelayan tampak sibuk mengatur segala hal untuk melengkapi aula tempat pesta penyambutan permaisuri kekaisaran hongly dilakukan.
Setelah bulan menunjukkan sinar nya dengan sempurna,satu persatu tamu yang diundang kelihatan memasuki aula istana dengan keluarga nya masing masing.mereka tampak bercengkrama saat bepapasan dengan tamu lain nya yang hadir.
para prajurit sibuk memeriksa setiap tamu yang akan datang,untuk memastikan tidak ada satu penyusup yang menyelinap masuk.
Hampir seluruh meja dipenuhi oleh orang orang berpengaruh dan memiliki posisi penting dikekaisaran hongly.mereka sangat penasaran ,dengan gosip gosip di balik dinding istana dan kehebohan para penghuni kota yang tadi melihat kecantikan sang permaisuri mereka.
Setelah wanita berkuasa itu duduk disinggasana milik nya,kembali kasim meneriak kan kehadiran ketiga pangeran beserta para wanita milik nya.
Terdengar gumanan gumanan kekaguman terlontar dari para putri bangsawan yang hadir,apalagi melihat ketampanan ketiga pangeran kekaisaran hongly tersebut.
""hey lihat lah...walau pangeran malai kettu sudah memiliki tiga selir,aku masih berniat untuk mengisi tempat dikediaman milik nya."ujar salah satu putri yang berkumpul.
""aku lebih mengagumi pangeran malai hian..selain tampan dan beribawa,diri nya juga memiliki seorang wanita pun di sisi nya.ku dengar,ibu suri sedang mencari pendamping untum nya.aku tidak akan melewatkan kesempatan emas tersebut.""oceh nya di tanggapi dengan wajah antusias dari teman teman nya yang lain.
__ADS_1
""cih..aku malah menikmati ketampanan tiada tarra milik pangeran malai hian.ah...tampan nya.."
ocehan ocehan para putri yang bergerombol beberapa meja sangat jelas terdengar.para pemuda dengan terang terangan melihat kearah mereka untuk menarik simpati.
kini teriakan kasim kembali terdengar,semua orang kembali berdiri untuk menyambut pemeran utama diadakan pesta malam ini dilaksanakan.
Tampak kaisar malai ziyu an berjalan dengan gagah di temani panglima hualo zang disamping kiri nya ..semua tamu memberikan salam dan penghormatan,sambil menunggu kapan permaisuri kaisar mereka tiba.
Kaisar malai ziyu memerintahkan para tamu untuk duduk,mereka masih tidak bergeming setelah kasim kembali mengumumkan kedatangan orang yang mereka tunggu..
""permaisuri quen ziyu an memasuki aula penjamuan..."teriak nya ..
Mata semua orang menoleh kearah pintu besar untuk para anggota istana masuk..Terlihat lah wajah bak bidadari itu masuk dengan pakaian kebesaran nya,dengan rambut yang tertata rapi.hanya ada sedikit riasan kepala yang dipakai.tapi itu justru memancarkan kecantikan yang tiada tara.
Quen berjalan dengan anggun diikuti oleh xio dan beberapa pelayan pribadi nya dibelakang.Para pria bahkan hampir menjatuh kan rahang mereka dengan mata yang tak berkedip.
seseorang menatap tak suka dengan permandangan yang kini terpampang didepan mata nya.
""cih....sangat memuak kan,aku harus segera memberes kan wanita ****** itu dari istana..""
.
__ADS_1
.
.bersambung