Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna

Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna
bab 137


__ADS_3

.


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


serena berjalan secara perlahan kearah quen yang terlihat melamun.


"" shutt.. shutt.. hei quen. "


bisik serena dan itu berhasil menyadarkan quen dan membuat nya terkejut.


"" ah.. gila, kau kenapa selalu mengaget kan aku. "" sungut quen sambil mengusap dada nya.


serena menyengir dari balik cadar nya. "" hehe


. . jangan salah kan aku. kau yang selalu melamun di semua tempat. "" Bela serena tak mau disalah kan.


"" hemm.. jadi ini tempat tinggal mu dulu? "


serena bertanya sambil mengamati sebuah parviliun kecil di belakang istana yang tampak terlihat megah meski dikegelapan malam.


"" hemm... ayo cepat, sesuatu pasti sedang terjadi. Dan itu membuat kita bisa menyelinap kedalam. "" ucap quen, saat melihat para penjaga yang terlihat berlari kesegala arah.


serena dan xio merubah ekspresi wajah mereka terlihat tampak penuh waspada.


Mereka melesat dengan hati hati bak ninja profesional,berlari seperti bayang bayang yang menari dengan indah. Ketiga nya kompak memanjat keatas pohon yang menghubung ke atas genteng yang saling menyambung.


Berhenti sebentar saat mendengar bisik bisik dari arah bawah. ketiga nya kompak terdiam, dan menajam kan telinga.


Lalu quen mulai tersadar dan melirik kearah gadis berwajah lugu itu.


"" kau.. bisa memanjat dan mengimbangi kami? "


tanya quen penasaran, bagaimana pun gadis penurut itu biasa nya bersikap kalem dan tampak sangat penakut. namun didalam diri nya terdapat monster yang sama seperti kedua gadis masa depan itu.


serena ikut menoleh karena pertanyaan quen. "" sudah ah.. yang penting dia serba bisa. kenapa kau begitu mencemas kan nya. aku sudah sangat penasaran ini dengan wajah kakak masa kini mu itu. "" ujar serena ketus.


xio hanya menunduk kan kepala nya, tampak takut dan juga bingung. Dia sama bingung nya dengan quen, kenapa diri nya bisa menyeimbangkan kecepatan majikan nya itu dan selir pangeran malai kettu.


quen hanya mendengus dan kembali fokus dengan tujuan mereka. sampai langkah kaki mereka membawa keujung atap yang berada di dekat aula utama, tempat para pria berwajsh garang berkumpul.


"" quen.. apa itu kakak mu? "


tanya serena penasaran saat melihat beberapa orang pria berbaju prajurit di ikat dengan kedua tangan berada di atas dan kaki yang juga di ikat dengan posisi mengangkang.


quen mengamati dengan lekat wajah wajah yang sedang di sidang oleh pria yang sangat di kenal nya.

__ADS_1


"" Bajingan sialan itu, seharus nya aku menghabisi nya sebelum pergi. "'umpat quen kesal.


Namun hati nya juga merasa tenang, saat dua sosok yang dia cari tidak berada disana.


"" mereka tidak disini.. "quen kembali melempar pandangan nya kesegala penjuru untuk memastikan ucapannya.


"" jadi mereka berada dimana? "tanya serena lagi dengan wajah penasaran.


sampai teriakan menggelegar membuat quen harus membungkam mulut nya untuk menjawab.


"" Kalian sangat berani menentang ku, dan berpihak kepada putra mahkota tak berguna itu ha...? "


pekik pria berwajah garang dengan mata melotot tajam seakan ingin memakan mangsa nya.


"" kata kan dimana putri sialan itu berada, kalian pasti telah menemukan keberadaan nya kan? ""


Tanya nya lagi dengan cambuk yang terus menggelegar menghempas ketubuh para prajurit yang tetap bungkam.


tak.. tak... tak..


sambaran tali cambuk terus menyambar ke tubuh tak berdaya, yang semua pakaian nya tampak tak berbentuk. Membuat ketiga gadis yang menyaksikan dari atas genteng mengepal kan tangan nya.


"" seret dua orang tak berguna itu kesini.. cepat.. "


teriak nya memberi perintah.


Dan menghilang di lorong lorong jalan istana.


"" apa kita harus mengikuti mereka? "tanya serena sambil terus memandang arah pergi nya empat pria tersebut.


quen mengangguk sambil membangun kan tubuh nya yang tadi dalam keadaan berjongkok.


""" iya, seperti nya aku tau dimana mereka berada. "quen menjawab dengan seringaian yang tak terlihat.


"" xio.. kau tetap disini. "perintah quen sebelum pergi. Di balas dengan anggukan oleh sang bawahan.


Baru beberapa langkah, kesialan menimpa mereka. Serena yang entah kapan menjadi orang yang sangat ceroboh terpeleset dari atas atap dan merosot jatuh tampa bisa quen cegah.


"" akhggggh......


serena terpekik karena terkejut dan itu membuat semua orang mendengarkan teriakan yang sangat nyaring dari nya.


"" serena... "


"" nyonya selir"


quen dan xio ikut berlari kearah tempat jatuh nya serena, dan terlambat. beberapa orang berseragam prajurit telah mengacungkan pedang mengelilingi serena dan membuat langkah kaki quen dan xio terhenti.

__ADS_1


"" siapa kalian... "salah seorang pria dengan tubuh jangkung dan sorot mata tajam bertanya.


serena hanya terdiam, dan sebagian orang yang berada disana memeriksa bagian atas atap dan kembali turun.


"" mereka sudah pergi yang mulia pangeran han tian . "" ujar salah satu nya memberi laporan.


pria itu kembali menatap tajam kearah serena yang diam tak bergeming. "" buka topeng nya, dan pastikan dia tidak akan bisa lari dengan kepala yang masih menempel. "" ancam nya lagi.


Serena hanya bisa pasrah sambil memikirkan cara untuk lolos. kini situasi tak menguntung kan untuk nya, beruntung sahabat dan bawahan nya bisa cepat melarikan diri.


"" sungguh ini kesialan terbesar ku, bagaimana aku bisa melakukan kesalahan sefatal ini. "'umpan serena didalam hati.


seseorang dengan cepat menarik penutup kepala dan wajah milik serena. mereka tertegun melihat kecantikan yang tersembunyi di balik cadar itu.


"" kakak.. "pangil seorang pria dari arah samping. "" apa kita memiliki masalah dengan nona ini, sehingga membuat nya sangat berani untuk menyusup. "


"" kau benar pangeran ketiga. nona ini pasti bukan seseorang yang biasa. "pangeran han tian tersenyum tipis, namun terlihat sangat menyeram kan bagi orang yang mengenal nya.


Sedangkan serena hanya menatap nyalang kearah dua pria yang lumayan tampan bagi nya.


"" sayang sekali,, wajah wajah tampan ini tak setampan suami masa depan ku. ""cibir serena angkuh.


pangeran han tian terkekeh sambil memutar mutar cambuk di tangan nya, yang tadi dia gunakan untuk menyiksa para prajurit milik putra mahkota xian.


"" kau sangat berani nona, ah.. sangat disayang kan jika tak membuat mu merasa senang berada disini. "" ucap pangeran han tian sambil mendekat dan berusaha memegang dagu milik serena.


"" singkir kan tangan kotor mu itu, jika tidak... kau tidak akan bisa menggunakan nya lagi esok hari. "" bentak serena sambil menepis drngan kasar tangan pangeran han tian.


mata para prajurit dan pengawal milik pangeran kedua kekaisaran han itu memerah menahan amarah nya.


"" bersikap baik lah jala*g, kau seharus nya berbangga karena aku berminat menyentuh mu. kau diberkati dewa... "pangeran han tian lalu tertawa keras sambil melipat kedua tangan nya kedepan dan memancing para bawahan nya untuk ikut tertawa.


"Terus lah bermimpi, karena kematian sedang mengintai mu. "'


ucapan serena bersamaan dengan roboh nya seorang prajurit milik pangeran han tian ketanah.


Bugh....


"" Bajingan.... "


pangeran han tian mengeram kesal dengan rahang yang mengeras.


"" bersiap lah..."" ujar serena tetap tenang.


.


.

__ADS_1


. bersambung


__ADS_2