
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Pagi hari di istana megah kekaisaran hongly di awali dengan amukan dari kaisar malai ziyu dan pangeran malai kettu. Kabar menghilang nya permaisuri kaisar hongly dan selir pangeran kedua selir erenan membuat para pengawal dan pelayan di kediaman phonix dan mawar terkena imbas nya. Mereka di panggil untuk berkumpul di halaman istana.
"" bugh.. bugh.. bugh..
suara pukulan sangat jelas terdengar bagi seluruh penghuni istana yang telah berkumpul memenuhi halaman istana.
Tampak pangeran kedua yang menggila karena tidak ada yang mengetahui dimana keberadaan selir kedua nya saat ini.
"" aku akan melenyap kan nyawa kalian hari ini juga karena telah gagal menjaga selir ku. apa yang kalian lakukan, hingga membuat nya bisa menghilang tampa jejak dari istana. "" pangeran malai kettu berteriak dengan suara yang begitu menakut kan ke wajah para pengawal yang telah berbaringan ditanah akibat dari amukan pangeran kedua tersebut.
"" kenapa kalian hanya bisa diam.. aku butuh jawaban. ah... bajingan. "pekik nya lagi sambil terus melayangkan pukulan dan tendangan.
"" akh.. am.. ampun yang mulia, kam.. kami mengaku gagal menjalan kan tugas. '"ujar salah satu pengawal yang hampir saja mendapat pukulan kembali. Namun sial, jawaban nya membuat amarah sang pangeran kembali memuncak.
"" crress....
sebuah kepala berguling sempurna di tanah, membuat para wanita berteriak histeris. Sedangkan kaisar malai ziyu hanya menatap datar tampa ekspresi dari tempat nya berdiri, di apit oleh pangeran ketiga pangeran malai hian. Kepala nya di penuhi dengan bayangan dari permaisuri nya yang sangat berbeda dari wanita mana pun. melihat sikap nya yang tak mengenal rasa takut, kaisar malai ziyu berasumsi bahwa saat ini sang permaisuri menjalankan niat nya untuk kembali ke kekaisaran han demi membantu saudara nya yang sedang bertikai dengan para pangeran.
__ADS_1
Tampa banyak bicara kaisar tampan dan berwajah dingin itu memutar tubuh nya dan pergi meninggal kan halaman istana dan kemarahan dari saudara kedua nya.
"" yang mulia.. "panggil ibu suri menghentikan langkah kaki dari pria berkuasa tersebut.
"" permaisuri quen pergi meninggal kan istana bersama kedua teman nya. Apakah kau ingin membiarkan hal ini terjadi dan menghancurkan kedamaian istana hongly.? "" tanya ibu suri yi hua lagi tampa bergerak dari tempat nya.
ucapan yang di lontarkan wanita berkuasa kedua itu memancing reaksi berbeda dari orang yang mendengar. Tak terkecuali kaisar malai ziyu yang mendapat kan pertanyaan. "" ibu suri.. selir ku tidak pergi begitu saja dari istana ini jika sesuatu tak terjadi kepada nya. "" bentak pangeran malai kettu dengan meremas kedua tangan nya menahan amarah. "" seseorang pasti berniat buruk kepada mereka, dan membuat mereka harus pergi. kau juga tau itu.? "sambung pangeran malai kettu lagi.
wajah selir utama pangeran malai hian memerah karena pangeran kedua begitu membela saingan saudari nya dan permaisuri kaisar ziyu. kedua tangan nya terkepal dibawah hanfu nya dengan tatapan tidak suka diwajah nya. "" ku harap kalian lenyap saat berada di luar sana. "batin selir mia kesal.
Ibu suri yi hua mendengus kesal namun secepat kilat dirubah kembali wajah nya setenang mungkin. "" Diri ku hanya menyampai kan pendapat dari apa yang aku lihat dan ku dengan. Li er tak perlu bersikap kasar kepada ibunda. "" ucap nya dengan suara lembut menenangkan.
kaisar malai ziyu memejam kan mata nya mendengar kata kata lembut nan tajam yang di lontar kan ibu suri yi hua, dia paham betul kemana arah tujuan dari ucapan wanita berkuasa itu. "" aku bisa menyelesai kan dan menangani permaisuri ku yang mulia, terima kasih karena yang mulia begitu baik hati telah menghawatirkan nya. "ucap kaisar malai ziyu lalu kembali melanjut kan langkah nya.
Tampak kerutan di dahi ibu suri yi hua, wajah nya yang lembut masih bisa menutupi kekesalan dihati nya. ""ah..semoga diri mu bisa menemukan mereka secepat nya yang mulia. " ujar nya yang bearti semoga para pengacau itu bisa lenyap selama nya.
pangeran malai kettu mengumpat sambil kembali menatap para pengawal yang sudah kembali bangun dengan posisi bersujud. "" prajurit.. bawa para pengawal tak berguna ini ke penjara bawah tanah. kurung mereka karena telah membuat permaisuri dan selir erenan menghilang tampa jejak. "'pekik nya sambil memberi perintah.
para prajurit langsung bergegas menjalan kan perintah dengan menyeret para pengawal yang dalam kondisi tubuh di penuhi lebam dan darah yang mulai mengering dari sudut bibir yang pecah. wajah pasrah para pengawal membuat pengawal kediaman yang lain mendadak ngeri, mereka tau betul apa yang akan didapat kan bagi para pengawal dan prajurit yang gagal dalam tugas.
selir mia berjalan mendekat kearah ibu suri yang juga akan beranjak pergi. "" salam yang mulia ibu suri, semoga panjang umur. "" ucap selir mia sambil membungkuk kan tubuh nya.
ibu suri yi hua menolehkan kepala nya ke arah selir mia yang datang dari arah samping sambil memberikan senyuman indah nya. "" ah.. jangan terlalu sungkang mi er. "" ujar ibu suri yi hua.
__ADS_1
selir mia terenyum sambil menegak kan badan nya.. "" apakah yang muda ini bisa mengantar kan ibu suri kembali ke paviliun merak. "tawar selir mia sopan.
ibu suri yi hua menyungging kan senyum tipis di bibir nya, dia paham betul jika wanita pangeran ketiga itu penuh dengan intrik dan sangat pandai menutupi segala sesuatu yang ingin dia rencana kan. namun tak luput dari mata tajam sang wanita paruh baya yang telah paham bagaimana keras nya hidup di istana.
"" ya.. tentu saja, kita bisa meluangkan waktu dengan secangkir teh disana. "" ibu suri yi hua mengangguki tawaran dari selir pangeran ketiga itu dengan ramah.
mereka lalu melanjutkan langkah kaki nya menuju kediaman mewah milik wanita berkuasa kedua setelah kaisar itu di iringi para pengawal dan pelayan di belakangnya.
Dua orang wanita menatap punggung punggung yang baru saja meninggalkan halaman istana dengan wajah muak.
"" lihat lah wanita ular itu berbicara, bukan kah dia sangat pintar menjalan kan peran nya! "" ujar selir jia ly malas.
selir xia yang juga berada disana ikut menimpali ucapan dari selir ketiga pangeran malai kettu tersebut. "" heh... bukan kah kalian sama saja, sama sama penjilat. "hardik nya sambil berlalu diikuti para pelayan kediaman nya.
selir jia ly yang mendengar kata kata pedas yang di lontarkan selir pangeran kedua tersebut di buat naik pitam. "" apa yang kau katakan? "" pekik nya dengan nada tinggi sambil berusaha mengejar selir xia, namun ditahan oleh selir zauji yang merupakan selir kedua pangeran malai hian.
"" lepas kan aku, aku harus merobek mulut nya itu. "" selir jia ly berusaha melepas kan diri.
'""jangan memperkeruh keadaan, ini akan berakibat buruk untuk kita. "selir zauji berusaha menenangkan.
Dengan mendengus selir jia ly menenangkan diri nya. "" lain kesempatan aku akan membalas mu. ""
.
__ADS_1
.
. bersambung