
.
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
""Siapa gadis itu..berani sekali dirinya ,apa dia tidak mengenali ku.""guman pria itu lagi sambil meremas tangan nya.
""yang mulia,,apa kah anda tidak apa apa ?""tanya orang yang datang tergesa gesa.
pria itu memutar badan nya dan mendelik tajam,orang yang tadi menghampiri nya terdiam kaku.""Aku sudah sangat bosan,mari kembali saja kepenginapan.""titah nya lagi langsung pergi dengan langkah lebar.
""apa kita membuat kesalahan ?"tanya A.
""ku rasa hari nya sangat buruk setelah bertemu gadis yang sangat cantik.dan kita akan menjadi korban." guman si B.
""Sudah..cepat ikut yang mulia,jika kau tak ingin mendapatkan masalah lebih banyak." Bentak atasan nya lagi.
mereka pun bergegas mengikuti sang majikan yang mood nya sering berubah rubah,namun lebih banyak galak nya dari pada baik.
""hos ..hos..hos..
astaga astaga..kenapa aku harus berurusan dengan munsang dingin itu lagi.aduh ...kaki ku capek sekali,,""ucap nya ngos ngosan sambil melirik kiri kanan.
mata nya mendelik saat menyadari diri nya telah berlari cukup jauh.""owh ya ampun,,ini dimana ?""Semua yang ditempat itu hanya terlihat pohon dimana mana.tidak ada lampu,cuma dibantu oleh sinar bulan.
""yakin..sekarang aku nyasar lagi.." ujar nya pada diri sendiri.Direbah tubuh nya ke rerumputan..sunyi hanya itu yang terlihat.
__ADS_1
""apa yang kau lakukan disini.""ucap seseorang mengaget kan quen.
quen terhenyak tampa melihat siapa yang datang,yang dipikiran nya sekarang apa yang harus dia lakukan.'""Ya ampun ..ya ampunn...Mami....seren,, o astaga kalian dimana..aku sangat takut..""teriak nya kencang sambil menangis dan menutup mata.
""Hey tenang lah nona..kami orang baik baik.apa yang terjadi dengan mu ?""tanya nya lagi.
quen memberhentikan tangis nya seketika dan membuka wajah nya yang ditutup menggunakan tangan.Tampak tiga orang pria tampan berdiri disana.Melihat dari penampilan mereka,sangat meyakin kan jika mereka bukan orang sembarangan.
sedangkan ketiga pria tersebut hanya bisa terpesona dengan wajah gadis dihadapan mereka.""Sangat cantik.."ucap mereka bersamaan.
""Jangan takut nona,kenapa dirimu bisa berada disini.Dimana teman teman mu ?"tanya pria itu lagi.
""oh ya..perkenalkan,nama ku pangeran malai kettu.yang berambut sedikit putih saudara ku pangeran malai hian,dan yang bermata coklat pangeran malai Huali.""ucap nya lagi memperkenalkan diri.
quen menatap mereka satu persatu,dengan suara yang masi sesegukan menahan tangis."""Huaaa......aku tersesat,aku mau pulang..xio dimana kamu,huaaa...""
para pangeran itu hanya bisa membuka mulut nya ketika melihat prilaku gadis dihadapan nya.menangis dengan kaki dihentak hentak kan ditanah sambil terduduk.""oh..astaga,dia imut sekali.."guman pangeran malai kettu didalam hati.
Dari kejauhan tampak ada sekelompok orang mendekat dengan membawa lampion.ketiga pangeran tersebut bersiaga menarik sarung pedang nya masing masing,sedang kan quen.jangan di tanya,diri nya sudah menangis lenjer ditanah sehingga tidak mempedulikan apapun.cengeng,,ya itu salah satu sifat baru nya didunia antah berantah ini.
Orang orang itu semakin terlihat dari jarak dekat,empat orang laki laki berpenampilan seperti pengawal dan seorang gadis yang menangis bersama mereka.mereka terus berteriak memanggil nama seseorang.
Quen yang mendengar nama nya di panggil menghentikan tangisan nya.sambil sesekali menarik hingus nya..
dilihat nya sekeliling,para pria yang tadi menyebut nama nya sebagai pangeran telah siaga dengan pedang nya.Dilihat dari sela sela kaki para pangeran itu..seketika wajah nya berubah bahagiaa..
""Xio...aku disini,huaa xio kau mencari ku.""jerit nya langsung membangunkan tubuh nya dan berlari meninggal kan para pangeran itu yang belum sempat mencegah nya.
""tuan putri...huaa ..hamba sangat cemas,""teriak xio sambil ikut berlari.Drama pun terjadi,kedua gadis beda taraf sosial itu saling memeluk seperti telah berpisah bertahun tahun.
__ADS_1
mereka yang menyaksikan hanya bisa menaut kan kening nya.
""kakak,,kenapa gadis itu sangat aneh ?""tanya pangeran malai huali.
""jangan tanya pada ku.tapi jika dilihat,gadis itu bukan berasal dari kekaisaran kita.aku tidak pernah melihat nya ?"ujar pangeran malai kettu.
""iya ku rasa begitu,munggkin dia tamu dikekaisaran ini."ucap pangeran malai kettu di iringgi anggukan kedua saudara nya.
""apakah putri terluka,apakah putri lelah ?""tanya xio bertubi tubi.
quen mengeleng kan kepala nya..""aku sangat lapar.."ucap nya sambil mengucek ngucek mata indah nya.
""owh astaga,,,putri ini sangat menggemaskan sekaligus mengesal kan.."ucap pengawal a yang ikut mencari quen.
""pelan kan suara mu,atau kau sudah bosan untuk menghirup udara .""bentak pengawal yang lain.
""pulang...."ucap quen merengek manja..
xio pun menuntun tangan sang majikan yang masih sesegukan diikuti para pengawal yang menemani mereka.
Mereka pergi begitu saja dan meninggalkan ketiga pangeran tampan dengan wajah bodoh karena diabaikan begitu saja .
""kau yakin...kita tidak di perhatikan sama sekali ?""tanya pangeran malai hian membuang nafas dengan kasar.
""astaga....."
ucap mereka bertiga kompak..
.
__ADS_1
.bersambung