
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
""aaaaaarrgghhhhhhh.....
Teriakan menggema di dalam hutan pinus yang hanya di sinari oleh rembulan, suara teriakan itu hanya terdengar samar samar dari luar hutan.
""sialan.. lepas kan aku, ahh... "teriak kepala pelayan shio lagi.
quen terlihat berjongkok dengan satu tangan nya memegang erat rahang milik gadis yang mulai basah akibat darah yang di hasilkan oleh pisau tipis di tangan quen.
""hahahaha... teruslah berteriak, maka malaikat maut mu akan terus menarik paksa sisa nyawa yang kau miliki. ""ucap serena sambil tertawa puas.
""ck. ck. ck. lihat lah, kau begitu garang saat ingin bermain dengan kami. kenapa sakarang seperti hewan yang terkena panah pemburu. ""saut quen makin mengencangkan cengkraman nya.
""kata kan siapa yang berada di belakang mu? "quen bertanya dengan sorot mata yang tajam.
""cuih. .."gadis yang sudah babak belur itu membuang ludah nya yang telah bercampur dengan darah itu kewajah quen. ""kau tidak akan mengetahui apa pun. hahaha.."ucap nya sambil tertawa.
__ADS_1
serena dan xio melototkan mata mereka saat melihat apa yang di lakukan kepala pelayan shio itu ke pada quen. Mata quen sudah memerah menahan amarah dengan rangan mengeras sehingga urat di wajah nya terlihat. Dengan segera xio melepaskan pegangan tangan nya di surai milik gadis kepala pelayan itu. Tubuh nya gemetaran saat melihat amarah di wajah majikannya.
Plakkk.. plakk.. plak..
tiga tamparan beruntun di layang kan quen dengan sangat kuat,hingga membuat dari mengalir dari hidung dan sudut bibir yang pecah. ""Kau berani meludah wajah ku ha. lihat lah apa yang akan aku lakukan padamu. ""ujar quen sambil menarik surai panjang yang sudah terlepas bebas.
""ahh... sialan, kau memang wanita berwajah iblis. lepas kan aku, lepas.. "teriak pelayan shio sambil memberontak ketika di seret oleh quen ke pinggir sebatang pohon yang sangat besar.
Bugh...
satu sikutan dari lutut ramping nan kuat di wajah gadis kepala pelayan itu membuat nya terkapar seketika.
""apa yang akan kau lakukan quen? "tanya serena sambil mendekat saat melihat sahabat nya itu mengeluarkan sesuatu dari balik pakaian nya.
""belati beracun.. "guman serena saat melihat lebih dekat dengan mata terbuka lebar,saat sahabat nya itu melukai mangsa nya. Bekas luka yang diakibat kan oleh goresan dari belati itu berubah membiru. ""Gila nya tak pernah hilang jika sudah sangat marah. "tambah serena lagi didalam hati tak ingin mengganggu.
xio semakin gemetaran melihat majikan nya mempunyai sisi yang lebih kelam dari saat membunuh selir agung dan kedua putri nya dulu. ini bahkan lebih mengerikan.
Sentuhan lembut di pundak xio membuat nya tersentak, serena menatap nya lembut seperti sedang mengatakan."" kamu akan baik baik saja jika selalu berada di pihak kedua wanita entah dari kapan mulai bersahabat.
quen masih dengan mainan nya, menghias wajah gadis di depan nya hingga tak berbentuk. hamis darah sudah memenuhi indra penciuman mereka, namun tak ada tanda tanda dari nya untuk berhenti.
__ADS_1
""quen.. cepat, kita harus mengantar kan hadiah sebelum hari semakin terang. "serena akhir nya memutuskan untuk menghentikan aktifitas yang dilakukan quen dengan mengingat kan rencana yang telah mereka buat. ""orang itu akan segera sadar dan efek racun yang kau berikan akan segera bekerja. rencana kita harus segera terlaksana untuk menangkap ikan yang lebih besar. ""tambah serena lagi mulai menarik tubuh sahabat nya itu untuk bangun.
Dengan cepat, wajah mengerikan itu berubah seteduh malam. Rahang yang tadi mengeras dan mata memerah karena amarah beransur menghilang.
""ah...aku hampir melupakan tujuan kita.."ujar quen mengusap wajah nya sambil menghela nafas. ""dia sangat pintar membangun kan jiwa iblis ku. "sambung quen lagi sambil memundurkan tubuh nya.
""xio.. bantu aku untuk menyeret gadis sialan ini dan mempersembahkan nya sebagai kado. ""pekik serena kepada bawahan sahabat nya itu. Namun yang di panggil tidak bergeming dari tempat nya, membuat serena menoleh kan kepala nya kesamping. ""hei... kau tidak mendengar perkataan ku. "
xio berdiri tak bergeming sambil menatap majikan nya,yang telah tertawa renyah. ""Sial.. aku lupa, jika gadis bodoh ini seperti Anj*ng penjaga yang setia. "maki serena kesal, karena gadis itu hanya akan mengikuti perintah dari sahabat nya.
quen menghentikan tawa nya seraya mendekat kearah xio yang telah menunduk kan kepala nya. ""Bantu gadis pengumpat itu xio, jika kau tak ingin wajah jelek itu dengan bibir yang terus mengerutu. ""ujar quen lagi kembali terkekeh, seakan amarah tak pernah ada di wajah cantik nya.
""sialan.. "umpat serena..
xio membungkuk sedikit tubuh nya lalu melangkah kan kaki kearah serena untuk segera membantu selir pangeran kedua itu mengangkat tubuh yang telah tak berdaya. ""kalian sama sama menyebal kan, tak bisa kah kau langsung mematuhi perintah ku. "tanya serena ketika bawahan sahabat nya itu sudah mulai mengangkat bagian tubuh yang lain gadis kepala pelayan itu.
Bukan nya menjawab, xio hanya tersenyum tipis membuat serena mendengus karena kesal.
mereka langsung melanjutkan aksi berikut nya dan keluar dengan hati hati dari hutan pinus yang sangat lebat.
.
__ADS_1
.bersambung
note:hay all.. makasi uda setia menunggu lanjutan dari tulisan ku. jangan lupa berikan like, vote and coment yah. makasi