
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Cahaya jingga keemaasan sudah tampak muncul sudut dilangit ..Bunyi hentakan tali kekang kuda begitu nyaring terdengar dari sisi pinggir hutan.Tampak satu demi satu orang yang berpakaian prajurit keluar dari hutan ,diikuti dua orang gadis dibelakang nya.
Salah satu dari prajurit memberhentikan kuda dan diikuti oleh yang lain.Dia mengatur kuda nya agar bergerak untuk memutar kearah kedua gadis yang bersama mereka.
""Tuan putri,kita sudah sampai diperbatasan selatan.Karna hari sudah beranjak gelap,kita harus menginap dulu di sebuah desa yang tidak jauh dari sini.Hingga yang mulia kaisar tiba."ucap nya sopan namun tegas.
Quen hanya menggangguk kan kepala nya,dan mereka mengikuti kemana pemimpin prajurit tersebut membawa mereka.Setelah berjalan menunggangi kuda hampir lima belas menit.mereka pun sampai di pemukiman yang lumayan ramai,terdapat tempat seperti pasar malam disepanjang jalan.
Quen menatap takjub dengan apa yang diri nya lihat,sedang kan orang orang yang berada disana menatap takjub dengan kecantikan nya.
Bisikan demi bisikan terus mereka dengung kan."" Siapa gadis itu,dia begitu cantik.lihat lah pakaian yang dipakai nya,seperti nya dia seorang putri raja.""ucap orang A.
""iya kau benar ,dia juga datang dengan beberapa prajurit yang mengawal nya."sambung orang B
""Hey lihat lah ...dia sangat cantik,,jika aku mempunyai seorang putra.aku akan melamar nya untuk putra ku."ucap yang lainnya.
Que yang terlalu fokus menunggangi kuda dan menatap takjub dengan apa yang dilihat nya tidak memperduli kan gosip gosip yang dilontarkan oleh semua orang.
""Tuan putri,,kita sudah sampai."panggil seorang prajurit ,lalu memegang tali kekang kuda yang dinaiki quen.
xio yang melihat majikan nya masih melamun dengan mata berbinar binar,turun dari kuda dan mendekat.lalu menepuk pelan tangan quen,hingga diri nya kaget.
"" xio..apa yang kau lakukan,kau membuat ku kaget.""
__ADS_1
""maaf kan hamba putri,tapi prajurit ini telah memanggil putri dari tadi.kita sudah sampai didepan penginapan putri."Jawab xio sambil menunduk.
Quen memutar kepala nya melihat para prajurit yang bersama nya lalu kemudian beralih menatap bangunan bertingkat yang dikatakan oleh xio penginapan.
'""hah....saat ini aku sangat merindu kan hotel."guman quen pelan.
""Maksud putri ?"tanya xio bingung..
""Sudah lah..sekarang ayo kita masuk.aku sangat butuh tempat untuk berendam membersih kan diri."
"" Maaf put...."belum sempat salah satu prajurit menjelaskan sesuatu tapi quen sudah menyelonong meninggal kan mereka.
""Apakah tuan putri kaisar xuiren itu akan mengamuk setelah tahu keaadaan penginapan ini ?""tanya pengawal a.
yang lain hanya menggeleng kan kepala,mereka merasa bersalah.karna hanya bisa mendapat kan penginapan yang sederhana,karna desa tempat mereka singgah sedang melakukan pesta lampion.untuk merayakan ulang tahun kaisar mereka.
quen dan xio berjalan mengikuti pegawai penginapan yang mengantar mereka kekamar yang sudah dipesan oleh prajurit.
'"Apa hanya satu kamar ?" tanya quen sambil celingak celinguk seperti sedang memeriksa sesuatu..
""maaf nona,hanya ini kamar yang tersisa."jawab nya sopan.
""Kenapa bisa ?"tanya quen lagi.
""Malam ini ,desa kami merayakan ulang tahun kaisar kami nona,akan ada pesta lampion .Jadi para tamu dari luar desa berdatangan untuk ikut meraya kan."
""benar kah ?'"tanya quen bersemangat.
pegawai tersebut mengangguk lalu mempersilakan quen dan xio untuk beristirahat.
__ADS_1
xio tampak sibuk menyiap kan peralatan untuk majikan nya itu mandi.Sedang kan quen mondar mandir seperti mencari sesuatu.
""Xio...dimana kamar mandi nya ?"tanya quen setelah tidak menemui apapun dikamar yang mereka tempati.
""Itu..itu...,a
jawab xio ragu.
""jawab yang benar donk..aku sudah sangat gerah,tubuh ku lengket semua.kau kan tau,hari ini aku bahkan belum sempat mandi."ujar quen kesal.
xio menggaruk leher nya yang tidak gatal.Dia bingung ingin mengatakan apa,sebelum mereka naik keatas untuk menuju ruangan yang mereka tempati.salah satu prajurit mengatakan,jika penginapan tersebut hanya memyediakan tempat pemandian umum yang terpisah antara laki laki dan perempuan.
""xio...aku menunggu jawaban mu.?"tanya quen lagi.
""mari putri ikut hamba .."ucap xio sambil menunduk dan melangkah keluar dari kamar.
quen hanya mengikuti kemana arah yang dituju oleh pelayan pribadi nya itu.setelah sampai di suatu tempat,mata quen membulat sempurna.
""Xio...kau menyuruh ku mandi seperti bebek ?""teriak quen keras.
seketika semua orang yang berada dipemandian tersebut yang seperti kolam buatan yang penuh batu batu besar di sekeliling nya menatap kearah quen yang berteriak.
""put..putri.." ucap xio sambil menunduk..
""oh astaga....aku tidak mau mandi."setelah mengatakan itu quen memutar badan nya untuk kembali kekamar yang mereka sewa.
.
.
__ADS_1
.bersambung