Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna

Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna
bab 81


__ADS_3

.


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bisik bisik tentang menebak apa yang akan ditampil kan permaisuri kaisar malai ziyu itu diatas panggung.Quen yang tadi izin kebelakang panggung untuk menukar pakaian resmi nya yang berat,dengan gaun yang lebih ringan..


Bak bidadari dalam balutan gaun sutra bewarna putih, dengan rambut yang digerai begitu saja menambah kecantikan hakiki milik quen.


Semua orang menatap intens kearah quen berdiri.Setelah membungkuk kan sedikit badan nya,pemain musik mulai memain kan nada lembut yang tadi di pinta quen sebelum kebelakang untuk mengganti gaun nya.


Tidak ada satu orang pun yang tidak menjatuhkan rahang mereka,ketika melihat quen mulai meliuk kan tubuh nya dengan lentur.walau mereka tidak mengerti tarian apa yang di pertunjukkan oleh quen,tapi itu sangat membuat semua orang terpukau.Termasuk kaisar malai ziyu dan pangeran malai kettu yang sudah berdiri tampa sadar.


selir utama gong zu meremas gaun nya sesaat ,ketika suami yang di cintai nya tampak terpesona.""wanita jal*ng sialan...kau benar benar harus segera disingkir kan."" Dengan satu tangan yang di kode kearah belakang tempat pelayan pribadi nya berada,pelayan tersebut mundur dan menghilang dibalik tirai.


Disaat pertengahan penampilan tarian ballet milik quen segera akan berakhir,tidak tahu dari mana..Tiba tiba muncul sekelompok gadis yang naik keatas panggung yang juga ikut menari dan mengelilingi quen.


semua orang yang melihat hal itu,berasumsi jika sang permaisuri ingin menampil kan sesuatu yang berbeda diakhir penampilan.mereka semakin berbinar untuk melihat apa yang akan disuguh kan.


Para penari yang tadi hanya mengelilingi quen yang sedang menari dengan memutar kan badan nya ditempat seperti patung,di dekati dan di himpit oleh beberapa penari yang membuat posisi seperti kelopak bunga.

__ADS_1


Setelah seluruh badan quen tertutup,dengan sengaja satu orang penari menarik dan membentur kan tubuh nya kearah quen.karena tidak siap,quen terhuyung dan menabrak penari lain disamping nya.


""Aww....brukkk...


semua penari jatuh secara bergantian saling menimpa..


semua orang tercengang dan berdiri dari duduk nya masing masing,untuk memastikan lebih jelas apa yang terjadi.


Setelah bersusah payah untuk bangun,quen mendapat kan sesuatu yang tidak beres.""owh shitt...ada yang sengaja memutuskan tali gaun ku.""Dengan mata elang quen menajam kan mata nya keseluruh wajah para penari yang tak berusaha sedikit pun untuk membantu nya.


Mereka pergi begitu saja meninggal kan quen dengan dibantu para pelayan lain nya,dari arah samping xio berlari dengan cepat di ikuti kaisar malai ziyu dan pangeran malai kettu dari arah berlawanan.


""brakkkk....


xio mendesah menahan sakit di punggung nya yang terhempas di lantai.Sedangkan kedua kakak adik itu sudah menatap tajam satu sama lain.


quen hanya mendengus kasar melihat kejadian dihadapan nya.sedangkan beberapa orang yang berada di meja nya masing masing sudah memuncak menahan kesal.


""putri quen..apakah kau baik baik saja.""tanya pangeran malai kettu berusaha untuk menghampiri orang yang belum diterima menikah dengan saudara nya itu.


kaisar malai ziyu menepis kasar tangan sang adik yang terjulur ingin membantu quen.""ingat lah,,dia permaisuri ku.kau tidak perlu bersusah payah memberi kan perhatian mu.""Ada nada tidak suka ketika melihat saudara nya itu memberi perhatian berlebihan.

__ADS_1


Baru saja ingin membangun kan tubuh nya..bunyi sesuatu yang robek kembali terdengar.Quen membuka lebar mulut nya saat melihat gaun bagian belakang nya juga ikut sobek..""Sialan...mereka benar benar menguji batas kesabaran ku.""umpat nya pelan.


Melihat ada yang tidak beres dari gaun yang di pakai quen,kedua pria dihadapan nya kembali membuat kehebohan dengan spontan membuka baju luar kebesaran mereka masing masing,dan berniat memasang nya kepada quen.


wajah tidak senang tampak dari raut muka selir utama gong zu ,dan selir erenan.Mereka kini sudah berdiri sempurna dengan tangan yang mengepal.


Seseorang malah terkekeh pelan sambil menutup wajah nya dengan kipas..""Ya dewa...aku tidak menyangka akan semenarik ini kejadian nya.""


quen melirik kedua orang yang masi bersitegang di hadapan nya,xio yang sudah kembali berdiri dengan nyeri yang masih terasa dipunggung nya memberikan gaun kebesaran milik quen yang tadi dipakai nya sebelum tampil.


Setelah memakai itu untuk menutupi sobekan besar di pakaian nya tadi,quen berdiri dan melirik kesekitar.Tampak senyum sinis penuh kemenangan diwajah seseorang.""sungguh memalukan...""itu lah kira kira yang quen baca di gerakan bibir wanita cantik tersebut.


""xio...."


""ya ..per..maisuri."


""malam ini tidur mu akan sedikit terganggu.."


xio melirik kearah majikan nya untuk memastikan apa maksud dari perkataan nya barusan.""kita akan bersenang senang.."tambah quen lagi seakan mengerti akan tatapan bawahan nya itu.


.

__ADS_1


.


.bersambung


__ADS_2