Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna

Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna
bab 162


__ADS_3

.


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"" pangeran ketiga.. "


suara nge-bass quen memasuki pendengaran pangeran malai hian, suara lembut itu berhasil membuat cekikan di leher selir jia ly melonggar.


Uhhukk.. uhhukk..


selir jia ly terbatuk sambil memegangi leher nya yang kini di jamin membiru, bayangan cekikan dari pangeran ketiga itu membuat nya semakin membenci pria berstatus kaisar itu.


'"sialan.... jika aku tak bisa membuat nya lenyap, maka permaisuri nya akan aku habisi. ""


guman selir jia ly didalam hati sambil mengambil nafas dengan rakus untuk mengembalikan fungsi paru-paru nya agar normal.


quen melirik sekilas kepada dua wanita yang saling merangkul tersebut, lalu kembali menatap kearah pangeran malai hian.


"" wahh... kau membuat banyak kekacauan ternyata yah. "


ucap quen sambil mengamati sekeliling nya agar lebih jelas.


" Tapi ini bukan salah mu, karna dengan begini semua kebusukan muncul dengan sendiri nya bukan? "


sambung quen lagi dengan senyum di bibir nya.


Pangeran malai hian yang mulai bisa mengontrol emosi nya kini hanya bisa mencerna semua muntahan dari bibir sexy itu.


"" apa yang ingin kau katakan permaisuri quen..? "


tanya pangeran malai hian pada akhir nya.


quen terkekeh kecil, lalu melirik kembali kearah selir jia ly yang tampak memerah karena amarah.


"" Mau bertarung dengan ku? "


tantang quen, kemudian kembali menatap pangeran malai hian yang melotot karena terkejut.


Xio tampa aba aba langsung melemparkan sebilah pedang dari seorang prajurit yang kini tergeletak di tanah.


Selir jia ly langsung menangkap nya dengan cepat seperti seseorang yang sangat terlatih.


Dan kejadian kali ini makin membuat wajah pangeran malai hian sulit untuk di arti kan.


"" kau tidak keberatan bukan pangeran ketiga, kalau kami sedikit bersenang senang?""


ucapan quen di balas dengan sebuah pedang yang melayang untuk menebas leher nya.


trangggg....


kedua pedang itu saling beradu, membuat semua orang terdiam. kecuali selir zauji yang kini memekik ketakutan.


pangeran malai hian yang juga mencabut pedang nya mendapat tatapan tajam dari xio yang juga memegang sebuah pedang di tangan nya.


"" anda tidak perlu mencampuri urusan yang mulia permaisuri pangeran ketiga, segera lah mencari keberadaan yang mulia kaisar. "


gadis yang selalu nya bersikap lugu itu tiba tiba berubah sangat menyeram kan.

__ADS_1


pangeran malai hian yang sadar jika kaisar malai ziyu tidak lagi berada disana langsung pergi begitu saja, meninggalkan kedua selir nya tampa belas kasih sedikit pun.


sebuah sabetan kembali menjadikan quen sebagai sasaran nya, namun xio dengan cepat menahan laju pedang milik selir jia ly.


pasangan atasan dan bawahan itu saling melempar pandangan kemudian di akhiri dengan gerakan memutar dari tubuh quen dan tendangan dari kaki xio.


Quen terkekeh kecil menyaksikan kini ada satu orang berpakaian serba hitam bersama selir pangeran ketiga itu yang sangat berambisi untuk mendapatkan nyawa nya.


Dari postur tubuh nya, dapat di pastikan jika dia adalah seorang wanita.


"" hemm.. semoga kalian tidak mengecewakan diriku.. "


quen berlari kearah tembok kediaman selir mia di ikuti oleh orang berpakaian ninja, kemudian secara cepat melakukan salto sambil mengayun kan pedang kesayangan nya.


"" aahhhhhhh.... hentikan, tolong hentikan.. "


selir zauji berteriak histeris saat melihat tiga orang wanita dan satu orang berpakaian ninja saling menyabet dan melibaskan pedang mereka.


selir jia ly yang kini saling berbalas pukulan dengan xio mendadak oleng, saat gerakan lincah xio membuat nya terdesak. Satu tendangan memutar di sambut dengan sikutan tangan milik gadis bawahan quen itu berhasil melukai selir jia ly yang juga tampak tak kalah tangguh.


"" kakak ly er,, ku mohon... apa yang kau lakukan.. "


selir zauji kembali berteriak histeris, namun tak ada yang mendengar nya.


pedang selir jia ly kembali mengacung kearah xio, dengan sigap xio menahan serangan cepat itu dengan pedang yang di pegangi kedua tangan nya.


Tendangan kaki xio membuat pedang selir jia ly terlempar .


uhhukk..


selir zauji terbatuk dan terhuyung kemudian jatuh berlutut, dengan kedua tangan nya memegang sebuah pedang yang menancap sempurna di perut wanita lemah lembut itu.


rintih selir zauji terbata.


selir jia ly yang terduduk di tanah segera menolehkan kepala nya kearah selir zauji dan saat melihat madu nya itu berlutut dengan pedang yang mulai di basahi darah,membuat mata nya membulat sempurna.


""Adik.. adik.. maafkan aku. "


selir jia ly merangkak cepat ketempat dimana selir zauji mulai kehilangan kesadarannya.


xio yang kini tampak tak memiliki belas kasih langsung memukul tengkuk selir jia ly dengan keras , membuat wanita itu terhuyung kedepan dan jatuh membentur tanah. Bersamaan dengan jatuh nya tubuh selir zauji.


xio berjalan perlahan kearah selir zauji, lalu memeriksa nafas di hidung sang selir.


Setelah mendapatkan hasil nya, gadis berwajah lugu itu segera mendekat kearah atasan yang yang tampak sedikit bersenang senang.


Senang dalam arti, diri nya menemukan lawan yang sedikit membuat nya bersemangat.


**sreettt...


ahhhkk**..


quen yang berkesempatan melukai tangan milik orang berpakaian ninja tersebut dengan cepat menarik cadar yang menutupi wajah nya.


"" wah.. aku sangat terkesan, suatu kehormatan untuk ku bisa bertarung dengan wanita tangguh seperti mu.. "


ucap quen sambil memutarkan pedang di tangan nya, lalu mereka melakukan gerakan berkeliling untuk saling mengawasi.


"" hmm.. tidak di sangka jika ci hua hua itu memiliki tangan kanan yang hebat seperti mu, aku jadi penasaran bagaimana jika kau telah tiada. apa wanita paruh baya itu akan terkena serangan jantung. "

__ADS_1


quen mencibir lalu terkekeh dengan sebelah alis diangkat.


pelayan Hanna yang notabene nya merupakan orang kepercayaan ibu suri yi hua mulai merasa terpancing dengan provokasi yang permaisuri kaisar malai ziyu itu berikan, tampak jika gadis berwajah datar itu mulai mengambil ancang ancang untuk membuat serangan.


kedua nya melesat cepat dengan pedang di ayunkan keudara.


**tranggggg...


bugh**...


quen menyeringai saat pedang mereka beradu, gadis dari masa depan itu dengan cepat mendorong pedang milik tangan kanan ibu suri yi hua itu lalu melakukan gerakan seperti berjongkok kemudian melibaskan kedua kaki nya, di sambut dengan sebelah kaki lain yang menyusul.


uhhukkk..


hanna terpental ketanah, memuntah kan seteguk darah segar dari sudut bibir nya. Tendangan dan libasan kaki pemaisuri honly itu tidak main main, begitu cepat dan tepat sasaran.


xio yang menangkap lirikan dari mata atasan nya itu segera mengeluarkan sesuatu dari balik hanfu nya, lalu dengan cepat membekap hidung gadis yang kini masih meringkuk menahan sakit.


emm.. emmp.. emmp


Tubuh yang terus memberontak itu mulai kehilangan kesadaran nya, lalu jatuh tak berdaya ditanah.


"" ah... menyenangkan.. "


pekik quen sambil melangkah kan kaki nya untuk mendekati xio dan tubuh pelayan hanna.


"" apa yang akan kita lakukan dengan mereka yang mulia.. "


xio membangun kan tubuh nya seraya melirik kearah tubuh selir jia ly yang tampak diam tak bergeming.


Happ..


serena muncul dengan cara melompat dari atas atap kediaman selir mia.


wajah nya tampak sumringah, dengan senyuman yang seperti bunga yang baru mekar.


"" ada apa dengan wajah mu? "


tanya quen setelah serena mendekat kearah mereka.


serena menggerak kan alis kanan nya, lalu kembali tersenyum.


"" kalian habis melakukan perbuatan tercela lagi? di keadaan seperti ini? "


quen memberondong serena dengan pertanyaan tampa henti.


serena hanya menjawab dengan tawa yang membuat quen menggelengkan kepala nya, sedang kan xio yang mulai mengerti arah pembahasan kedua nya, langsung tersipu malu dengan pipi merona.


"" Dasar gila.. "


maki quen sambil berjalan kearah selir jia ly.


.


. bersambung


note: hay all, terima kasih uda pada nungguin karya author..


semoga kalian suka, dan jangan lupa tinggalin jejak yah.. dengan cara vote, like and coment.

__ADS_1


makasi


__ADS_2