
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Para pelayan milik masing masing wanita istri para penguasa itu hanya bisa menatap dan menghindar kepinggir jalan menuju halaman phonix.
sedang kan para wanita wanita cantik itu terlihat saling berkerubung ,ada yang melerai dan ada yang ikut melakukan aksi kekerasan.
quen dengan ganas menendang kaki belakang milik selir gong zu,menciptakan teriakan keras dari bibir sang empu kaki.""akh...sialan...kau ja*ang murahan.wanita penggoda,akh..."jerit nya sambil berteriak.
xio juga tak tinggal diam saat selir mia kembali ingin melukai sang majikan dengan sebuah kayu ditangan nya.Dengan sigap xio menarik dengan kasar gaun belakang milik selir mia hingga berbunyi sangat nyaring.
""krekkkk....
sialan..kau orang rendahan,berani kau merobek gaaun mahal milik ku..""teriak nya penuh emosi dan kembali menyang xio dengan kayu di tangan nya.
"""bugh...
akh...""xio tersungkur ketanah setelah menerima pukulan di bahu kanan nya.
kini wanita itu beralih kearah quen yang sedang menekuk kedua kaki kakak sepupu nya itu dengan kasar.""mati lah kau..."teriak nya keras.
quen yang melihat kegarangan diwajah selir pangeran tersebut dengan cepat mendorong selir gong zu hingga tersungkur kedepan.Di arah mata nya ke xio dan memberikan isyarat yang langsung di mengerti sang bawahan.
Dengan nyaring xio berteriak sambil berlari keluar jalan kediaman phonix ,bersamaan layangan kayu yang di pegang oleh selir mia bersarang di tangan quen yang menutupi wajah nya.
""Tolong....tolong...permaisuri di aniaya..,tolong ..siapa pun tolong..hikz ..hikz.."jerit xio terus berlari.
merasa panik,selir xia mengejar pelayan permaisuri kaisar malai ziyu tersebut diikuti pelayan milik selir gong zu.
quen tersungkur ketanah,sedang kan selir gong zu bangun dan ikut berdiri di samping sepupu nya itu.Di keluarkan sesuatu dari balik gaun panjang nya.
__ADS_1
mendengar teriakan xio,kaisar malai ziyu yang berjalan bersama pangeran malai hian dan malai huali berlari kearah suara.Tampak raut ketakutan diwajah pelayan permaisuri nya itu.
""bughh..."
tampa melihat kedepan,xio menabrak keras tubuh pangeran huali.
""tak bisa kah kau melihat arah dimana kau berlari.."bentak pangeran malai huali.
xio tersentak kaaget,lalu menangis dengan kencang...""huaaa....tolong,per..permaisuri terluka di serang oleh para istri pangeran kedua dan ketiga.""
bersamaan dengan itu,selir xia menghentikan lari nya melihat xio yang sudah berada dengan kaisar malai ziyu dan pangeran malai hian.
Berniat ingin kabur,teriakan xio membuat langkah nya membeku.""huaaa...itu mereka mengejar diri ku.."isak nya sambil menunjuk selir xia dan pelayan selir gong zu.
mata kaisar malai ziyu menggelap.Dengan langkah cepat dia berlari kearah halaman phonix tempat yang di tunjuk kan xio.Saat melewati selir xia yang tertunduk,kaisar malai ziyu melemparkan tatapan mematikan milik nya.
pangeran huali dan pangeran malai hian mengikuti saudara nya yang sudah berlari terlebih dahulu,di ekori xio dibelakang nya.
xio tersenyum sinis,senyum yang belum pernah dia tunjukkan pada siapa pun selama ini.Bibir nya seperti mengatakan ""nikmati permainan yang kami sajikan."
sedang kan pelayan pribadi milik selir gong zu,sudah tidak berada disana.
""hentikann...."
pekik kaisar malai ziyu saat selir gong zu ingin menusukkan pisau nya ke tubuh quen yang tersungkur.
Karena kaget,pisau yang dipegang nya tejatuh begitu saja ketanah dengan mata melotot.Sedang kan selir mia masih memegang sebuah kayu ditangan kiri nya .
kaisar malai ziyu berlari kearah quen dan berlutut untuk melihat permaisuri nya itu.Tampak kedua tangan putih milik sang permaisuri berwarna lebam.
""Apa yang kalian lakukan,kalian ingin menghabisi permaisuri ku ?""teriak kaisar malai ziyu menggelegar.
selir gong zu berdiri gemetaran dengan wajah memucat,begitu juga dengan selir mia.Dengan kasar pangeran malai hian menarik kayu dari tangan istri nya itu.""Kau sudah gila....dimana akal sehat mu itu.""teriak nya sambil membuang kasar kayu yang tadi di rampas dari tangan wanita kesayangan nya itu.
__ADS_1
""A..aku,aku..."
""ikut dengan ku sekarang.""pangeran malai hian menarik dengan kasar tangan istri nya itu meninggal kan kaisar ziyu dan selir pangeran kedua.
""putri...eh permaisuri...""jerit xio lalu bersimpuh di kaki majikan nya itu.
kaisar malai ziyu mengangkat kepala quen dengan dengan hati hati,""hua...putri...eh per...huaa...bangun putri ..bangun..""teriak xio di sela tangis nya.
""jangan tinggal kan diri ku."
Teriakan terakhir xio sukses membuat panik orang di sekeliling nya.Dengan sigap kaisar malai ziyu mengangkat tubuh lemah quen dengan sangat hati hati,sebelum berlari dia memberikan ancaman untuk selir pangeran malai kettu tersebut.
""Kau...tidak akan lepas begitu saja."
""Degg....
dengan susah payah selir gong zu menelan ludah nya,setelah itu dia terduduk ketanah karena sangat takut dengan ancaman kaisar yang dikenal dengan kekejaman nya itu.
pangeran malai huali mendekat ke wanita kakak nya itu,lalu menunduk kan sedikit badannya..""Kau sangat berani kakak ipar,tidur lah dengan nyenyak.karna besok kita tidak akan tau apa yang terjadi.."ucap nya datar.
""owh...atau tidak menunggu hingga besok ,ku rasa masalah mu akan tiba sebentar lagi.""sambung nya terkekeh geli,lalu ikut pergi meninggalkan selir gong zu bersama beberapa pelayan nya yang terlihat ketakutan.
"""Gong zu er.....""
pekik seseorang dengan suara menggelegar...
""Habislah diri ku..""
ucap nya sambil memejam kan mata.
.
.
__ADS_1
.bersambung