Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna

Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna
bab 113


__ADS_3

.


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah sampai ke tempat yang dituju dengan cara mengendap endap di gelap nya malam. ketiga nya sampai di pinggir kediaman yang lumayan mewah.


""Benar disini ? "tanya quen untuk memastikan ke pada xio di ikuti serena yang ikut menoleh dan di jawab anggukan dari gadis bewajah manis itu.



""Jalan kan rencana kita.. "ujar quen lagi.


Dengan cekatan serena membuka salah satu jendela di samping kediaman orang yang sedang mereka incar.


klekk..


Dengan cara mencungkil sisi bawah daun jendela dengan sebuah pisau kecil, serena berhasil membuka jendela nya dengan mulus. ""Lihat lah, ini sangat mudah.. jauh dari ekspetasi! ""ujar serena dengan bangga.


""sudah.. nanti saja menyombongkan diri, sekarang tunggu disini. aku akan masuk, kalian tunggu disini. "ucap quen dengan suara berbisik, lalu membuka daun jendela itu pelan pelan.


Happ..


kedua kaki nya kini telah menyentuh sempurna didalam ruangan, tepat nya di dalam ruang tidur yang langsung memperlihat kan seorang wanita dengan gaun tipis meringkuk disana.


""Kau sedang bermimpi indah rupa nya disini, pasti pikiran mu sangat tenang sekarang emm.. ""quen melangkah mendekat, dengan satu pukulan wanita yang telah tidur itu tak sadarkan diri. ""Hah.. aku lebih suka seperti ini, dari pada mengguna kan bius. itu tak menyenangkan. ""kekeh nya sambil menarik tubuh yang tak sadar kan diri itu dengan menggotong nya.


Setelah berada di ambang jendela, dengan hati hati di campak kan tubuh di dekapannya itu keluar dan di sambut oleh dua orang dibawah nya.


Diikuti quen dengan meloncat keluar.


Disini lah mereka sekarang, didalam hutan pinus yang hanya di temani cahaya bulan.


""Wah.. wah.. lihat lah jal*ng ini, begitu nyenyak dalam tidur nya. ""ucap serena mendekap kedua tangan nya kedepan. ""xio, bangun kan dia.""tambah serena.


xio hanya diam ditempat tampa berbuat apa pun. Dan itu membuat mata serena mendelik.""tunggu apa lagi? "pekik nya..

__ADS_1


""maaf nyonya, tapi hamba hanya mengikuti perintah yang mulia permaisuri. "serena memutar bola mata nya karena sangat kesal.


quen mengangkat kedua bahu nya.. ""aku bos nya, pasti dia menunggu perintah ku. "Dengan satu hentakan, satu ember air mengucur ke wajah dan tubuh wanita yang terlelap di tanah yang dipenuhi dedaunan kering.


Byurrr....


""huk.. hukk.. huk.. "wanita itu mulai siuman, dan melototkan mata nya saat sadar dimana dia berada. ""ka.. kalian, apa yang kalian lakukan. "dialih kan pandangan nya keorang yang berada dihadapannya satu persatu. ""k.. kau masih hidup ? ""Tanya nya terkejut.


""Selamat datang yang mulia selir utama gong zu. a.. a.. a, bukan bukan. tapi akan menjadi mantan selir utama. ""ujar serena sambil tersenyum lebar.


Selir gong zu langsung bangun dengan cepat. ""kau wanita bajin*an ,kenapa susah sekali menghabisi mu ha..? "pekik selir gong zu dengan rahang mengeras. sedang kan quen mulai menyenderkan tubuh nya kesalah satu pohon besar yang berada disana.


""Hahaha.. "serena tertawa keras. "ah.. aku sangat suka menghabisi seseorang yang bermulut besar. mulai dari mana dulu quen ? ""ujar nya sambil menoleh kearah quen.


""mulai saja dari wajah nya.. "jawab quen santai.


""kalian bekerja sama?, sama sama jal*ng yang di anggkat menjadi keluarga kerajaan. cuihh... menjijik kan. ""ejek selir gong zu.


""hey.. ralat ucapan mu, aku seorang putri mahkota andai kau tau. entah lah dengan nya. "jawab quen tak terima.


""Kenapa kau malah menyudut kan diri ku? "tanya serena merasa jengkel dengan pernyataan dari sahabat nya itu.


Sreekk..


satu goresan berhasil dia toreh kan ke lengan serena, membuat aura gelap di tubuh serena mengoar. ""Jal*ng sialan, berani nya kau.. "pekik nya dengan wajah yang mulai memerah.


""Selamat untuk mu gong zu, kini monster itu telah bangun. "ujar quen sedikit berteriak.


selir gong zu sedikit terkejut, dengan aura yang di pancar kan oleh selir suami nya itu. Tatapan yang di diberikan selir erenan itu sangat menakut kan.


Plakkk..


satu tamparan di wajah mulus selir gong zu menimbulkan suara yang sangat kuat, hingga sang empu terhuyung kesamping. ""bajin*an..berani nya kau menampa... "


ucapan selir gong zu terputus dengan tamparan susulan yang bertubi tubi.


Plak.. plak.. plak..

__ADS_1


""kau berani sekali melukai ku ha.. kau sudah sangat bosan untuk hidup. ""pekik serena sambil menarik surai panjang milik selir gong zu dengan sebelah tangan nya.


""Akh.. lepas kan aku, kau tak akan selamat dari kemarahan orang orang ku. ""bentak selir gong zu dengan suara yang merintih karena menahan sakit di wajah dan kepala nya.


Serena mengeluar kan sebuah pisau kecil dari balik pakaian nya, sebuah besi putih tajam seperti pisau bedah yang mengkilat saat terkena cahaya bulan. ""quen.. tolong pegang kedua tangan nya untuk ku. ""ujar serena.


Quen berjalan cepat kearah dua orang yang bergumul itu. ""ap.. apa yang akan ka.. kalian lakukan? ""pekik selir gong zu lagi berusah melepas kan tangan serena yang mencekal surai nya dengan kuat. ""lepas kan.. lepaskan aku.. ""sambung nya lagi, dengan mata melotot.


kini dua tangan itu di ambil alih oleh tangan quen yang menekan nya dengan kuat, membuat tubuh selir gong zu terhuyung tumbang kebelakang.


""Siala*..apa yang akan kalian lakukan..ahhhh... "satu goresan di wajah nya membuat suara pekikan yang menggema didalam hutan pinus .


""shutt... diam lah, suara mu sangat berisik membuat kuping ku sakit. ""ujar quen merasa terganggu. "lakukan sesuatu yang akan membuat nya diam. "sambung quen mengatakan suatu perintah kepada serena.


""Dengan senang hati.. "saut serena..


mata selir gong zu mendelik saat pisau tipis itu mengarah ke wajah nya, dengan sepenuh tenaga dia berusaha melepaskan diri. ""xio.. buat kaki nya tak bergerak.. "pekik quen.


Xio mendekat dan langsung menginjak kan kaki nya ke kaki milik selir gong zu yang terus memberontak. ""Ahh.... pelayan sialan, kau orang rendahan berani berani nya kau...umm. umm.. "suara selir gong tercekat saat rahang nya di cekal dengan kuat oleh tangan serena.


""Sreeettt...


""aaaaa....


satu goresan paksa membuat luka cukup dalam di lidah selir gong zu, hingga darah mengalir dengan deras. Quen segera melepas kan pegangan ditangan wanita yang meraung histeris tampa suara. begitu juga dengan xio yang mulai menjauh.


""Bukkk.. "


satu pukulan yang dilakukan serena di wajah madu nya itu membuat nya tak sadar kan diri.


""ayo seret dia keperbatasan pintu masuk ke hutan pinus. biar besok para prajurit patroli yanh menemukan nya, jika dia beruntung. "ucap quen..


""ah...padahal aku sangat ingin menghabisi nya. "saut serena merasa kurang puas.


.


.

__ADS_1


.bersambung


__ADS_2