Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna

Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna
bab 158


__ADS_3

.


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Istana sangat kacau setelah beberapa kelompok membuat kekacauan, dan menimbulkan kerusakan di beberapa bagian istana.


Ditambah dengan kehadiran pria pria misterius memakai topeng dengan lambang burung garuda di kedua sisi nya.


mereka merusak dan membunuh tampa ampun para pengawal dan prajurit istana yang tampak lengah, dan pergi tampa meninggal kan jejak sedikit pun.


"" ampun yang mulia.. "


seorang prajurit datang tergesa gesa dan berlutut di lantai.


Ibu suri yi hua yang sedang memegang kuas untuk melukis di tangan nya, menghentikan aktifitas nya sejenak dan menoleh kearah prajurit yang tampak mendapatkan lebam dan luka di beberapa bagian.


"" apa yang terjadi.. ? "


tanya nya datar, lalu kembali melanjutkan goresan demi goresan di kain segi empat yang di lekat kan di sebuah bingkai.


Ada kekhawatiran di wajah sang prajurit sebelum angkat bicara.


"" ma.. maaf yang mulia.. "


kata maaf yang di ucap kan sang prajurit tersebut sukses membuat wanita paruh baya itu menghentikan gerakan tangan nya, lalu menoleh kembali kearah prajurit yang kini mulai menundukkan kepala nya lebih dalam.


"" selir.. selir dong zu, menghilang dari penjara bawah tanah beserta para pengawal yang di hukum oleh pangeran kedua. "


Tak ada jawaban dari bibir sexy merah menyala milik ibu suri yi hua, wanita paruh baya itu hanya diam tampa melakukan apapun.


Kemudian berubah setelah bebera detik.


"jleebb...


sebuah pisau buah melesat cepat dan menancap sempurna di antara kedua kening milik prajurit yang kini tersungkur kedepan.


Darah segar mengalir dan mulai menggenangi lantai kediaman megah tersebut.


Para pengawal segera masuk dan menyeret tubuh tak bernyawa itu keluar.


beberapa pelayan langsung dengan cepat memembersihkan sisa darah yang tertinggal.


"" hanna..


Gadis berwajah tampa ekspresi itu langsung beralih kesamping tubuh ibu suri yi hua yang kembali melanjutkan aktifitas nya.


"" kau tentu tahu apa yang harus kau lakukan bukan..? "

__ADS_1


Tangan kanan ibu suri yi hua itu seolah selalu memiliki jawaban tersendiri atas semua yang di ucap kan wanita paruh baya yang tak bisa di tebak itu, tampa harus bertanya.


"" akan hamba lakukan yang mulia.. "


Hanna membungkuk kan tubuh nya sebelum pergi dan menghilang bersamaan pintu kediaman merak yang di tutup rapat dari luar.


"" kau pria paruh baya yang tak berguna, heh... bermimpi lah untuk mengacaukan rencana ku, pion mu masih tertinggal di dalam cengkraman tangan ku. "


Tampak seriangaian terbit di bibir yang masih terlihat sexy di usia nya.


🎍


🎍


🎍


prangg.....


"" Bagaimana kakak gong zu bisa menghilang dari penjara dingin ?.. agh.... sialan, aku lalai dalam mengawasi nya.. "


selir mia mengamuk dan melemparkan semua barang yang berdekatan dengan nya, membuat beberapa pelayan menjadi objek kekesalan sang selir..


"" mi er... apa yang membuat mu begitu marah? "


pangeran malai hian tergesa gesa memasuki kediaman selir nya itu setelah mendapat laporan jika sang wanita kesayangan pangeran ketiga itu mengamuk.


selir mia langsung menghambur kedalam pelukan pangeran malai hian, memainkan ekting andalan nya sehingga pria yang terlanjur menaruh cinta untuk nya.


selir mia tergugu dan semakin erat memeluk pinggang milik pangeran ketiga.


pangeran malai hian yang tersentuh dengan tangisan selir pertama nya membalas pelukan dan mengelus lembut punggung selir mia. Di kecup nya pucuk kepala selir mia sedikit lama, menikmati harum nya surai segelap malam itu dan kemudian mengela nafas berat milik nya.


"" Tenang lah... aku akan mencari tahu siapa dalang di balik semua kekacauan hari ini. "


Di jeda sejenak ucapan nya sambil memejam kan mata.


"" ku harap yang mulia kaisar segera kembali bersama permaisuri quen dan rombongan. "


Kalimat terakhir yang di ucapkan oleh pangeran ketiga membuat wanita dalam pelukan nya mengepal kan kedua tangan nya yang masih melingkar di pinggang pangeran malai hian.


"" Ku harap para jal*ng itu tidak akan pernah kembali lagi keistana,, biar kan mereka lenyap di luar sana. "


guman selir mia di dalam hati.


pangeran malai hian merenggangkan pelukan nya, seraya menangkup kedua pipi selir mia dengan tangan nya. Pangeran malai hian kemudian mengecup dalam kening wanita yang selalu membuat nya tak berdaya.


"" Beristirahat lah... aku akan segera pergi, kau perlu menjaga kesehatan mu. aku tak ingin kau jatuh sakit karna hal ini. "


selir mia mengikuti tarikan pelan tangan malai hian yang membawa nya kedalam ruang pribadi milik selir mia, dan membaringkan tubuh sexy itu di peraduan.

__ADS_1


"kau akan kemana,, aku tak ingin sendirian.. "


selir mia merengek manja seperti tak sanggup di tinggal walau hanya sebentar.


pangeran malai hian kembali mengecup kedua punggung tanggan yang berada dalam genggaman nya.


"" aku harus mengawasi kekaisaran ini selama kakak ku tak berada di sini. Tinggal lah sebentar, semua akan baik baik saja. ""


setelah menenangkan wanita kesayangannya, pangeran malai hian melangkah cepat untuk kembali menjalan kan tugas nya.


selir mia kembali membangunkan tubuh nya, setelah punggung pangeran malai hian menghilang di balik pintu.


Dihapus dengan kasar air mata palsu nya, kemudian diseret kaki nya melangkah kearah jendela yang sengaja di buka.


"" Sebentar lagi.. sebentar lagi aku akan menjadi wanita berkuasa di istana dan seluruh kekaisaran hongly. "


kekehan pelan keluar dari bibir tipis milik selir mia dan semakin lama berubah menjadi tawa yang menggelegar.


"" Ah... nasip mu memang malang kakak, kau yang terlalu bersusah payah. Sedangkan aku hanya diam menanti setiap hasil dari setiap yang kau lakukan."


sambung selir mia sambil mendekap kedua tangan nya kedepan.


"jleeppp...


Selir mia meraba leher nya yang tiba tiba terasa perih, tangan nya mendapatkan sebuah jarum menancap sempurna dan perlahan membuat kesadaran nya mulai menghilang.


Brukkkk....


Tubuh ramping itu ambruk seketika kelantai tampa ada yang menyadari nya, karena kediaman selir pangeran ketiga itu dalam keadaan sepi setelah kepergian pangeran malai hian.


Takk.


sepasang kaki meloncat masuk melewati jendela tempat selir mia tadi berada, dengan cepat di rengkuh tubuh yang dalam keadaan pingsan itu dan secepat kilat meloncat kembali keluar.


Dua orang gadis pelayan masuk untuk memberi tahu selir mia, jika makan malam nya telah siap di sajikan.


Namun ruangan pribadi milik wanita yang penuh tipu muslihat itu dalam keadaan kosong dengan jendela terbuka.


seorang pelayan mendekat tergesa gesa kearah jendela, dan mendapati sebuah tusuk rambut milik selir mia yang terjatuh dilantai.


kedua nya kembali berlari kearah pintu utama dan memberi tahu kepada pengawal penjaga , jika selir pangeran ketiga itu menghilang.


Kehebohan kembali terjadi di istana hongly, membuat sebagian orang menjadi panik dan huru hara. Sedangkan sebagian nya lagi hanya diam tak berniat untuk melakukan apapun..


Karena istana megah tersebut telah terpecah menjadi dua kubu, antara kubu ibu suri yi hua dan kubu pangeran malai hian yang mendukung kaisar.


.


.

__ADS_1


. bersambung


__ADS_2