
.
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bunyi tamparan dan suara rintihan terdengar di dalam ruangan kediaman para pelayan,dibelakang kediaman utama milik permaisuri.
rintihan suara orang yang meminta pengampunan diabaikan begitu saja oleh wanita wanita pelayan dengan wajah beringas tersebut.
tubuh xio tampak meringkuk ditengah tengah ruangan.wajah nya di penuhi dengan memar akibat tamparan.beberapa pelayan yang tidak bergabung dengan kelompok milik kepala pelayan shio juga hanya bisa menunduk.
Setelah melakukan kekerasan terhadap xio.kepala pelayan wanita berwajah angkuh itu tersenyum sini sambil meludahi wajah xio yang sudah babak belur.
"" hanya pelayan rendahan yang mencoba menjadi merak.ku saran kan pada mu,jangan mencoba mengatakan apa pun kepada majikan mu itu.Dan kalian...""tunjuk nya ke arah bebera pelayan wanita yan berjumlah 7orang.mengabsen wajah nya satu persatu.""jangan sampai ikut mengadu kan masalah ini keluar dari parviliun phonix.""sambung nya sambil mengancam.
""Baik..."jawab para pelayan serempak.
setelah puas melakukan penganiayaan,diri nya keluar dari dalam ruangan diikuti 8gadis pengikut nya.
""kau tidak apa apa ?""tanya seorang gadis pelayan dengan wajah manis,setelah orang orang itu menghilang dari pergi dari kediaman paran pelayan itu.
""Akh...."xio merintih menahan sakit dibibir nya yang pecah akibat semua tamparan yang diterima oleh nya.
""Bangun lah...aku akan mengompres lebam diwajah mu.""ucap gadis itu lagi.
__ADS_1
melihat tatapan xio yang tampak penasaran sambil.menahan sakit,,diri nya paham lalu memperkenal kan namanya.""Nama ku nie hui.kau bisa memanggil ku hui"..ujar nya sambil tersenyum lembut.
Mereka sudah terlihat akrap,dan dengan hati hati saling membantu mengobati luka dan lebam yang diterima oleh xio.
""kau harus berhati hati,wanita itu lebih ganas dari yang terlihat.permaisuri akan berada dalam masalah jika kita tak berhati hati.""ucap nya serius.
xio yang mengingat sang majikan nya itu langsung tersentak bangun dan merasa panik.""Tu..tuan putri..apakah diri nya akan baik baik saja."ucap nya bersusah payah,karena luka yang tercipta di sudut bibir nya.
""tenanglah..kita akan menjaga yang mulia permaisuri bersama.""ujar hui lembut berusaha menenang kan wajah khawatir xio.
🌷🌷🌷
Quen telah selesai membersihkan tubuh nya,dia sengaja mengusir semua orang agar tenang beristirahat dan berfikir apa yang harus dilakukan kedepannya ,selama tinggal diistana megah ini.
Setelah selesai berpakaian dan menyisir surai hitam milik nya..Dibaringkan tubuh yang terasa lelah itu kekasur yang sangat lembut dan nyaman.
setelah beberapa saat,wajah cantik itu tampak terlelap sempurna didalam mimpi nya.Waktu begitu cepat berlalu,sehingga diri nya melewat kan jam makan siang dan kini matahari tampak akan menyembunyikan cahaya megah milik nya.
ketukan di daun pintu membangunkan quen dari mimpi indah,dengan malas di buka kedua mata seindah purnama itu sebelum mempersilakan orang dibalik nya untuk masuk.
Tampak 6 orang gadis pelayan muncul setelah pintu terbuka lebar,quen mengabsen wajah mereka satu persatu sambil menautkan kedua kening nya.
""Dimana xio ?"tanya nya setelah menyadari ketidak beradaan pelayan pribadi nya itu.
seorang pelayan wanita maju kehadapan dan berlutut ""perkenal kan yang mulia permaisuri,hamba shio..kepala pelayan dikediaman phonix milik permaisuri. hamba yang akan melayani semua kebutuhan permaisuri.'"ucap nya lembut penuh hormat.
Quen menyipit kan mata nya saat menatap wanita yang baru saja memperkenal kan diri,ada rasa curiga dan tidak suka diwajah quen.
__ADS_1
""kau...panggil kan xio sekarang untuk menghadap ku.""perintah quen kearah salah seorang pelayan yang terlihat membawa napan berisi kain seperti pakaian.
pelayan itu menegakkan pandangan nya lalu mengalihkan tatapannya kearah kepala pelayan shio.Terlihat keraguan diwajah nya,seakan meminta jawaban dari gadis yang masih bersimpuh.Dan itu tidak luput dari pandangan quen.
""ada yang mencoba untuk bermain rupa nya.""guman quen didalam hati sambil membangun kan tubuh nya dari atas peraduan.Di langkah kan kaki nya kedepan gadis kepala pelayan tersebut.
""Aku nyonya nya disini,dan kau adalah bawahan ku.tidak ada siapa pun yang bisa memerintah disini selain diri ku."ucap nya sambil menatap pelayan yang tadi diperintahkan quen untuk memanggil xio.
Gadis pelayan tersebut tampak terkejut dengan ucapan permaisuri kaisar malai ziyu yang baru datang hari ini.
""Tunggu apa lagi,jemput xio sekarang dan bawa diri nya kesini.""teriak quen lagi.
Wajah tidak suka tampak jelas di raut muka gadis kepala pelayan yang masih bersimpuh itu,kedua tangan nya mengepal dibalik hanfu.Hingga beberapa menit,diri nya tidak dipersilakan untuk bangun.""Dasar permaisuri sialan,akan ku balas diri mu nanti.kau hanya orang baru diistana ini.Kau fikir kuasa mu akan bertahan lama.""umpat nya didalam hati.
Quen yang menyaksikan raut menggelap diwajah gadis yang masih berlutut itu terkekeh didalam hati.""Kau terlalu awal untuk bisa bermain dengan ku,,akan ku tunjuk kan permainan sebenar nya setelah ini.""guman quen didalam hati sambil menyunggingkan senyum nya.
""yang mulia permaisuri..."
quen menoleh kearah suara yang baru masuk kedalam ruangannya.Mata nya memicing untuk melihat dengan jelas orang yang kini berada dihadapannya.
""Cih....hanya sebagai figuran,mencoba berani bermain dengan pemeran utama.Begitu ceroboh....""
.
.
.bersambung
__ADS_1