Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna

Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna
bab 87


__ADS_3

.


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sunyi ,itulah pemandangan di kediaman para pelayan di belakang parviliun phonix.Quen dan xio saling menatap,setelah nya melangkah kan kaki dengan santai tampa membuat suara.


Samar samar terdengar suara pintu yang digeser,secepat kilat quen dan xio bersembunyi disalah satu sudut di antara bangunan.


""Shuttt...mari cepat ."perintah seseorang yang tampak mengendap endap.


setelah itu,muncul lima orang gadis dengan pakaian pelayan keluar dari salah satu ruangan.quen memberikan isyarat kearah pelayan pribadi nya itu untuk mengikuti kemana orang orang itu pergi.Setelah memberikan anggukkan kepala nya.xio dengan hati hati melangkah dibelakang untuk memastikan kemana arah tujuan kelima pelayan tersebut.


Quen masih setia melihat hal apa lagi yang akan terjadi,tampak pintu ruangan tempat kelima gadis pelayan yang tadi pergi kembali terbuka.Seseorang keluar dari sana dengan penutup kepala hingga wajah.""wah....ini keliatan nya akan sangat menyenangkan.seperti nya mereka sedang merencana kan sesuatu""jerit quen didalam hati.


Belum lama quen mengikuti seseorang dengan kain yang menutupi wajah nya,satu orang lagi muncul dan menarik dengan kasar orang yang tadi diikuti.


Setelah mengikuti hampir lima belas menit,sampai lah mereka di pinggir danau yang tadi sore sempat rombongan quen lalui.Terdengar bunyi tamparan yang sangat nyaring beserta tubuh seseorang yang ambruk.


""Kau ingin menghabisi ku ?,apa salah ku pada mu.""teriak nya lagi sambil menarik penutup wajah nya.


Mata quen melebar saat mengetahui siapa dua orang yang sedang bertengkar.


Tamparan kembali terdengar ,namun berasal dari wanita yang tadi tersungkur.""Wanita ******,,kau hanya berpura pura lemah dihadapan kami ha ?"teriak nya tak terima mendapat tamparan balasan.


""selir gong zu...kau tidak berhak mencampuri urusan ku.""ucap nya dengan mendekapkan kedua tangan kedepan.

__ADS_1


Selir gong zu menatap nanar wajah wanita dihadapan nya.""wah wah selir erenan hu,kau sangat berani.Selama ini kau menutupi sifat busuk mu dengan berpura pura sangat polos.""maki selir gong zu.


Terdengar tawa meremeh kan keluar dari bibir sexy milik selir yang terkenal akan lemah lembut itu.""Kau terlalu menganggap lemah diri ku kakak.."ejek nya lagi.


""cuih....kau tak pantas memanggil nama ku dengan bibir kotor mu itu."


""jika aku tidak pantas,apakah menurut diri mu kau sangat pantas...?"ucap nya sambil melirik lekat wajah selir gong zu.


""Apa yang kau maksud kan ?" sebelum sempat selir gong zu melanjut kan pertanyaan nya,secepat kilat selir erenan menubruk tubuh selir gong zu agar terjatuh kedalam danau.


Namun sial,kedua nya malah bersamaan tercebur.karena tidak sengaja selir gong zu juga menarik lekat mantel yang di pakai selir erenan.


""Byur .......


kedua wanita itu terlihat saling ingin mendahului mencapai pinggir danau.


""bugh....


ah..k..kau,,"ucap selir erenan yang merasa sesuatu mengalir dari jidat nya.


""Matilah.....agar kau tidak mengganggu rencana ku.""dengan kasar didorong nya kembali tubuh madu nya itu ke tempat yang agak dalam.


Selir erenan yang merasa kepala nya sangat pusing tidak bisa menyeimbangkan tubuh nya yang perlahan kehilangan kesadaran dan mulai tenggelam.


Dari arah luar danau,datang lima orang pelayan yang tadi sempat pergi dan diikuti xio.""Bagaimana ?"tanya selir gong zu setelah berhasil keluar dari dalam air.


""sesuai perintah nyonya.."ucap mereka serempak.

__ADS_1


""Bagus..saat nya kita kembali.""ujar nya sambil melihat kearah danau yang gelap,lalu menyeringai karena merasa puas.


Belum sempat quen mendekat kearah danau,sebuah cahaya terang melesat dengan cepat masuk kedalam air.Quen menegang seketika,,sebelum sesuatu membuat air danau yang tenang seolah bergemuruh.


""uhuk...uhukk..uhuk...


seseorang muncul dari dalam air ,dan berenang kepinggir danau.""Sialan,dasar manusia tak berakhlak.Akan ku habisi kalian jika ada waktu.""Maki nya sambil berusaha keluar dari air.


""Astaga naga...""Teriak nya sambil mengusap kasar dada nya yang bergelombang akibat menahan keterkejutan diri nya.


Quen menautkan kedua alis nya melihat wanita yang baru saja keluar setelah di pukul dengan sebuah batu.Bahkan jejak koyak di jidat nya masih sangat kelihatan walau pun sudah memucat karena lama didalam air.


wajah penuh waspada terpancar dari kedua nya.Sebelum sebuah teriakan mengaget kan kedua wanita cantik tersebut.


""Yang mulia,hosh..hosh..ham hamba membawa kabar .emm..""seketika ucapan nya terpotong menjadi ekspresi bingung.""putri,dia kenapa ?"tanya xio sambil mendekat kan tubuh nya ke arah sang majikan,sambil melirik wanita yang mereka kenal sebagai selir kedua pangeran malai kettu.


quen juga ikut kembali melirik seluruh tubuh yang basah kuyup.""kenapa kalian melihat kearah ku.hufh....sial banget dah,,gini banget ya.gara gara orang tak berakhlak.""umpat selir erenan dengan wajah kesal.


Setelah memperhatikan sekeliling tempat nya berada.""Kit..kita berada dimana ?,kenapa aneh sekali.""tanya nya tergagap.


Setelah lama saling diam,quen akhir nya sadar dan berteriak.""Fix kurasa dia tidak waras."""


.


.


.bersambung

__ADS_1


__ADS_2