Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna

Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna
bab 140


__ADS_3

.


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di balik jeruji besi dan bau pengap nya lorong penjara bawah tanah membuat dua orang pria tampan dengan rahang kokoh itu dilanda kecemasan. Mereka menyadari, jika waktu mereka mungkin tak akan lama. Di tambah hampir sebagian besar para prajurit, mentri istana bepaling dari kekuasaaan yang berganti ke tangan sang putra mahkota.


"" yang mulia.. apa yang akan kita lakukan, jika mereka menghabisi nyawa kita berdua.? ""


tanya pria dengan ukiran wajah yang sangat terlihat jelas. Namun kini seakan lenyap dengan kondisi babak belur, dan di penuhi lebam bekas pukulan.


Pria yang di beri pertanyaan menghela nafas kasar, dengan posisi berdiri dan kedua tangan mencengkram erat ke tiang tiang besi yang terlihat sangat kokoh.


karena saat ini mereka di tempat kan di penjara bawah tanah, di mana setiap tawanan yang di lempar kan ke tempat itu bearti tidak akan pernah kembali.


"" Aku berharap, pertolongan dari dewa segera mendekati kita. walau pun itu sebenar nya hanya ada di dalam angan ku. ""jawab nya dengan senyum getir.


"" panglima huang, terima kasih karena kau telah mengabdikan diri mu untuk bersama ku. Dan terima kasih kau tetap setia.. "" tambah pria tampan itu terlihat berusaha tersenyum, namun kegetiran dari kata kata yang dia ucap kan tx bisa di sembunyikan. Walau dalam kegelapan tampa cahaya.


pria yang di kenal dengan jabatan nya sebagai panglima, menerus kan posisi ayah nya untuk mengabdikan diri kepada kekaisaran bangun dari duduk nya dan mencoba untuk berlutut, meski kondisi tubuh nya sangat lemah.


"" Hamba rela jika nanti kehilangan nyawa untuk yang mulia kaisar xian Han. sebuah penghormatan untuk hamba bisa berada dan berteman dengan anda yang mulia. ""


tidak ada rasa keraguan dari kalimat yang keluar dari tubuh lemah itu, kata kata nya sangat mencermin kan jika dia adalah panglima sejati yang hidup dan besar dengan ilmu kemiliteran.


putra mahkota xian menoleh lalu membalik kan tubuh nya saat melihat bawahan nya itu terlihat bersusah payah dengan kondisi luka di tubuh nya yang belum mengering.


Dengan menyeretkan kaki nya yang juga terluka, putra mahkota xian membantu panglima huang untuk kembali keposisi semula..


"" apa yang kau lakukan.. kau sangat ceroboh, lihat.. luka mu mulai mengeluar kan darah. "


tangan putra mahkota xian tampak sedikit lembab saat mencoba memapah tubuh lemah bawahannya.


Ada rasa haru di hati pria yang selalu memegang senjata itu mendengar ucapan dari junjungannya.


"" maaf kan hamba yang mulia, karena tak bisa membuat mu tetap aman dan tak terluka. "" guman panglima huang dengan suara pelan, namun masih bisa ditangkap oleh pendengaran putra mahkota xian.


Dengan hati hati di baringkan tubuh pria yang selalu bersama nya itu kelantai dingin penjara bawah tanah.


"" jangan meminta maaf, itu tak akan membuat kita aman. "jawab putra mahkota xian dengan suara tegas.


Samar samar terdengar suara langkah kaki mendekat kearah mereka membuat dua pria itu terdiam dan saling melempar pandangan. lama kelamaan, gesekan langkah kaki semakin cepat dan memuncul kan sosok empat orang pria bertubuh kekar.


Salah seorang dari mereka mendekat kearah pintu sel, dan mengeluarkan kunci.


"klekk.. srettt..


suara pintu yang berhasil di buka terdengar nyaring di akibatkan besi besi yang mulai berkarat.

__ADS_1


"" seret mereka keluar.. "


perintah salah satu nya, dan langsung di laksanakan oleh ketiga orang yang berada di belakang.


"" kalian akan menyesal karena telah berhianat.. "pekik putra mahkota xian sambil berusaha melepaskan diri.


bugh...


satu pukulan melayang kewajah tampan putra mahkota xian dan membuat nya tersungkur kelantai.


"" hei keparat... berani nya kau. "


panglima huang meraung tak terima saat melihat putra mahkota xian kembali mendapatkan pukulan.


hahhhahhhaaha..


tawa menggelegar para prajurit yang menyeret paksa kedua nya memecah kesunyian didalam penjara.


"" jangan terlalu angkuh.. berdoa lah kepada dewa, untuk memberikan kematian yang mudah. ""


seorang pria berwajah garang tertawa semakin keras.


"" cuih... "


putra mahkota xian mengumpul kan sisa tenaga nya dan meludahi wajah pria yang tadi membual.


pria itu mengusap kasar wajah nya yang terkena ludah dengan mata yang menatap nyalang.


bugh..


bugh..


"" uhhuk.. uhuk**.. uhukk..uhhuk.. "


tiga pukulan bersarang di perut putra mahkota xian, dan membuat nya jatuh tersungkur di lantai.


'""yang mulia... "


panglima terpekik dengan mata melotot. Dengan susah payah diri nya berusaha melepaskan diri, namun terlihat sia sia. tenaga nya benar benar habis.


Bagaimana pun, sudah seminggu setelah kekalahan mereka akibat pemberontakan yang di lakukan oleh pangeran kedua han tian dan pangeran pangeran ketiga. Mereka berdua di lemparkan kepenjara bawah tanah dengan tubuh penuh luka dan tampa diberikan makanan. Hanya air yang menjadi penguat untuk kedua nya.


"" cepat... seret mereka berdua, aku sungguh sangat tidak sabar untuk menghabisi nya jika kita terus berada disini. "" bentak pria yang seperti nya berposisi lebih tinggi dari ketiga prajurit yang lain.


Dengan kasar mereka kembali menyeret tubuh lemah putra mahkota xian dan panglima huang untuk keluar dari penjara bawah tanah.


Setelah berjalan hampir 15 menit, sampai lah mereka di ujung jalan kearah aula istana tempat para prajurit yang memihak putra mahkota xian di adili.


Namun, kepanikan dan kewaspadaan terlihat dengan jelas disana. Bahkan membuat putra mahkota xian da panglima huang menerawang jauh untuk mencerna apa yang telah terjadi.

__ADS_1


"" cepat... seret mereka kembali ke penjara bawah tanah. "" pekik pangeran han tian saat menyadari keberadaan saudara nya itu dengan tangan mencengkram erat di pangkal lengan seorang gadis.


keempat prajurit itu kembali membalikkan tubuh mereka dengan cepat, menyeret tubuh tubuh tak berdaya itu dengan kasar tampa memperdulikan rintihan kesakitan dari kedua nya.


mata serena melirik kearah mata pangeran han tian melemparkan tatapan tajam nya.


"" Apakah itu mereka, jika benar.. sangat disayang kan sekali. ini tak bisa di biarkan terlalu lama. '""


serena berkata di dalam hati sambil terus memperhati kan sekitar nya.


Dengan nyaring serena bersiul memberikan kode entah kepada siapa ..beserta dengan kaki nya yang melibas kaki pangeran han tian yang tampak lengah..


""bugh... hiat... "


"" **Ahhhh...


bukk..


"" pangeran han tian**... "


pekik pangeran ketiga sifan xi dan para prajurit milik pangeran kedua itu bersamaan.


Namun belum sempat mereka mendekati sang pangeran, dua orang berpakaian ninja kembali terjun entah dari mana dan melayangkan sabetan samurai dengan gerakan cepat.


"" Crees.....cress...


pekikan dari para prajurit terdengar sangat kuat, membuat para prajurit yang tadi membawa putra mahkota xian dan panglima huang, menghentikan langkah mereka.


"" apa yang terjadi? "


tanya salah satu nya.


"" cepat, kita harus membawa mereka kembali kedalam penjara. "saut sang ketua.


suutttt. tak..


"" bukkh...


pria yang memegang tangan kanan milik putra mahkota terjatuh dengan kondisi pingsan .


"" si... siapa kau... "pekik para prajurit merasa waspada.


"" kematian mu.. "


.


. bersambung..


note: hay.. hay sayang kuh, terima kasih uda para mampir. Jangan lupa tinggal kan like, vote and coment kalian yah..

__ADS_1


maaf jika kemaren kemaren sempat tidak maksimal, karena kehidupan nyata author begitu riweh sayang. Tambah dirumah ada bapak menir, jika main hp mulu.. auto di pecat jadi mantu akuh nya. 😅😅😅


makasi sekali lagi.


__ADS_2