
.
.
.
.
.
Suasana tenang di sebuah parviliun yang tampak begitu mewah, seketika berubah nenjadi kacau. Terdengar suara teriakan diiringi dengan barang barang jatuh dan pecah seakan membuktikan ,sedang ada badai didalam sana.
para pelayan berlari keluar masuk ruangan ,,dengan wajah cemas sekaligus takut.
"" putri...tuan putri yu yuyan,apa yang anda lakukan putri ? ada bisa saja terluka,,tolong hentikan.""
Tampak seorang pelayan setia yu yuyan sedang membujuk nya. sedang kan yang lain sedari awal hanya menunduk takut,,, jika mereka bisa saja menjadi korban amarah sang majikan.
""kurang ajar...gara gara jala** murahan itu hidup ku kacau..""
teriak nya frustasi yu yayan..
Tampak guci guci besar dan kecil pecah berserakan,kamar yang jauh dari kata baik baik saja.semua terlihat seperti telah terjadi badai besar.
gadis cantik itu sudah terlihat lusuh ,dengan rambut acak acakan ,mata mengitam karna menangis tampa henti.
Bagai mana dia bisa tenang,setelah dekrit pembatalan pertunangan di kirim oleh kekaisaran xui.
arti nya dia tidak akan menjadi bagian kekaisaran tersebut ,dan gagal menguasai hati putra mahkota zifeng xui.
''"Ahkkk...sialan...
__ADS_1
akan ku bunuh diri mu jala**...""
teriak nya lagi penuh amarah.
Sementara itu di istana megah sudah terjadi kegemparan dengan dekrit yang dikirim kekaisaran xui.ini sama saja seperti melemparkan kotoran ke wajah sang kaisar xuiren.
Tidak ada kata tenang diistana megah itu saat ini, semua orang terlihat cemas dengan masalah ini.mereka tau jika putri yu yuyan adalah putri kesayangan kaisar. Tidak ada yang tau, hal apa yang bisa dilakukan sang kaisar.
Apalagi setelah pertemuan dengan wakil kekaisaran xui yang membawa titah,aura gelap sang kaisar sudah sangat mencekam.sampai ketika sang kaisar meninggal kan kursi kebesarannya.
Berbeda dengan semua yang terjadi, satu parvilium terlihat tenang dan damai.semua nampak normal tampa ada gangguan sedikit pun,seperti tidak terpenharuh..
""Akh...nyaman nya""
guman seorang gadis sambil bersandar diperaduan nya yang tak terlalu mewah,tapi terlihat sangat nyaman.
""putri,seharus nya kita ikut menjadi penonton untuk pertunjukan kali ini""
""xio..jaga ucapan mu,semua orang sedang berduka untuk kabar ini..kau bisa mendapat kan hukuman untuk ini.."
ucap yuxi ,mereka ada lah pelayan sekaligus teman bagi putri quen.
""Kau benar xio,,tapi kita tak perlu datang untuk menonton.
karna tontonan itu yang akan datang sendiri menghampiri kita""
ucap putri quen sambil tersenyum tipis..
kedua orang itu saling menatap bingung, dan kembali menatap sang putri..
putri quen yang melihat kebingungan kedua orang dihadapan nya yang setia memijat tangan dan kaki nya padahal sudah dilarang ,dengan senyuman yang menggemas kan.
__ADS_1
""mereka sangat polos,kalimat begitu sederhana saja tidak memgerti.""
guman nya dalam hati.
Karna tidak tahan melihat kebingungan yuxi dan xio,akhir nya dia melanjutkan ucapan nya.
""kalian tinggal menunggu,dan menyaksikan nya saja.jangan bertanya apapun.""
Dia berusaha bangun dari rebahan cantik nya,sebelum kaki nya menapak ke lantai.Terdengar suara pintu yang di buka secara paksa.
Brakkk....
sialan ini semua karena mu...
.
.
.
.
..
.Bersambung
note:
Maaf all lama gx up,karna author lagi sibuk banget.selain jaringannya kacau,author juga baru buka usaha kecil kecilan.jadi tidak bisa fokus..
makasi yang setia nungguin cerita author,jangan lupa ya all dukungan nya😉😉
__ADS_1
.