
.
.
.
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Alunan musik terdengar begitu lembut,tapi semua orang bahkan tidak menikmati nya.mereka begitu penasaran ,apa yang terjadi setelah musik di main kan.
"" Diri ku begitu menantikan, kejutan apa yang akan kau berikan kepada semua orang putri ?""
guman rendah putra mahkota Lan si,sambil menyunggingkan senyum tipis nya.
sang sahabat ,mentri pertahanan nian xu yang sejak tadi berdiam diri menoleh kan kepala nya.demi memastikan,apakah pendengaran nya tidak salah.
Bukan kah itu sebuah keajaiban,jika seorang putra mahkota dingin seketika menunjukkan minat nya pada seorang putri.
"" sebuah kemajuan "
guman nya tampa sadar.
sadar akan kesalahan ucapan nya,sang mentri muda itu hanya bisa menegang seketika.
Dilirik nya dengan pelan kearah sang putra mahkota.
Degg...
sepasang mata tajam menyambut ujung ekor mata nya.
Dengan susah payah diri nya menelan saliva nya,lalu merekakah kan senyum lebar nya dengan canggung.
"" A-anggap diriku tidak mengatakan apa pun."
__ADS_1
ucap nya cepat,sambil meremas kedua tangannya dibawah meja.
Baru saja ,,putra mahkota Lan si ingin mengangkat bibir nya untuk membalas ucapan sang sahabat.decakan kagum dari semua tamu di aula itu menghentikan nya.
""Lihat lah itu yang mulia !" ucap mentri pertahanan nian xu seraya memonyong kan bibir nya untuk menunjuk kan sesuatu.
pandangan putra mahkota Lan si mengikuti arah monyongan bibir sang mentri muda.
mata nya seakan terpaku dengan keindahan tarian yang di tunjukan seorang bidadari di panggung pertunjukan itu.
gerakan gemulai,meliuk liuk dengan indah mengikuti alunan musik.tangan yang bergerak dengan lentur mengikuti arah kaki yang membuat gerakan memutar sangat memabuk kan.
Yah...kini putri quen telah keluar dari belakang panggung dengan pakaian tari nya yang indah.
bahkan kaisar xuiren terkejut dengan penampilan putri kandung nya. Mata itu menatap dengan bangga,senyum seolah tak pernah pudar dari wajah pria yang tampak masih gagah, di usia nya yang tak lagi muda.
tarian itu begitu asing dimata semua orang,namun hal itu sangat terlihat indah .tatapan memuja tampak dari wajah sebagian orang,namun wajah kesal terlihat dari wajah selir agung,putri yu yayan dan putri yu nian.
"" sialan,,bagaimana dia bisa menunjukkan sesuatu seperti itu.dasar putri murahan,ini tidak boleh terjadi "
"" diri ku tidak menyangka kakak,bagaimana putri tidak berguna itu bisa menari !"
ungkap putri yu nian lagi.
mendengar ucapan sang adik, mata penuh amarah menguap di wajah putri yu yayan.kebencian makin memupuk di kepala nya.
"" jal*ng sialan itu bahkan memenang kan hati semua orang.akan ku bunuh putri tak berguna itu."
umpat nya didalam hati.
wajah selir agung tidak kalah kelam nya,pertanyaan memenuhi kepala wanita itu.Bagaimana membuat putri sampah itu kembali menjadi tidak berguna seperti dulu.bagaimana bisa,putri yang dulu sangat merasa ketakutan dengan semua hal karna penyiksaan yang mereka lakukan,kini mendadak berubah sangat berani.bahkan sang putri berani menentang nya.
aura nya semakin menggelap,setelah pandangan mata nya melirik ke arah sang suami kaisar xuiren. kaisar itu tampak tersenyum dengan mata penuh kekaguman dan kebanggaan kearah sang putri.
"" ini tidak boleh terjadi,apa pun itu tidak akan boleh ." guman nya lagi didalam hati sambil menggeleng geleng kan kepala nya.
__ADS_1
""Aku harus memikir kan rencana untuk menyingkir kan putri sialan itu,seperti menyingkir kan ibu nya ."lanjut nya lagi dengan seringai licik.
diakhir tarian nya putri quen memutar kan tubuh nya dengan cepat dan indah ,saat diri nya ingin menyelesai kan tarian dengan tubuh yang sedikit condong dan kaki yang di angkat sebelah nya.tiba-tiba diri nya menabrak sesuatu yang sangat keras.
tabrakan yang tak di perkirakan itu membuat tubuh nya oleng dan hampir terjungkang keblakang karna tidak siap.
Sebelum tubuh itu terjatuh,tarikan tangan kokoh menahan berat tubuh nya yang hampir menyentuh lantai.
itu mengejut kan diri nya dan semua orang yang hadir.
mata mereka seketika saling menatap lekat dengan posisi pinggang quen di pegang oleh sang pria dengan posisi diri nya setengah miring karna hampir terjatuh.
wajah tampan itu diam menatap nya lekat dengan ekspresi yang tampak tenang.
cukup lama mereka seperti itu,sampai suara seseorang menyadar kan lamunan mereka masing masing.
""Terima kasih putra mahkota Lan si,karna telah menyelamat kan putri zhen."
ucap orang yang tiba tiba berada di depan panggung.dia adalah kaisar xuiren.
melihat kejadian yang begitu mengejut kan,secara reflek diri nya pun turun dari kursi kebesaran nya dan menuju kearah panggung pertunjukan.
'" A-ah.."
angguk putra mahkota lian si salah tingkah setelah tersadar dan melepas kan pegangan tangan nya di pinggang sang putri.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.bersambung...