Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna

Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna
bab 169


__ADS_3

.


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kaisar malai ziyu menatap lekat permaisuri nya, menelisik apakah terdapat kebohongan dari kalimat yang baru di tangkap oleh pendengaran nya.


Quen yang seakan mengerti jika pria di hadapan nya itu membutuh kan sebuah jawaban segera kembali angkat bicara.


" Aku melihat nya disana. "


tunjuk quen dengan dagu nya.


" jika kau tak percaya, kau bisa memastikan sendiri kebenaran yang aku katakan. "


sambung quen lagi.


Tampa aba aba, kaisar malai ziyu melesat kearah di mana semua orang sedang bertarung.


" Munsang..


quen mendelik saat melihat pria berwajah datar yang mulai belajar posesif itu sudah melesat dengan cepat. Di susul kedua pangeran lain nya, bersama tuan muda wang hilin dan panglima hualo zang.


Saat ketiga wanita itu juga ingin mengikuti yang lain nya. Beberapa tangan sudah membentengi mereka.


" hei.. apa apaan ini, kenapa kalian melarang kami? "


serena berteriak kesal saat tak bisa menyusul suami nya.


Mentri jiang ling kemudian memindahkan perhatian nya kepada ketiga wanita yang tampak kesal.


" maaf yang mulia permaisuri dan selir erenan, tolong ikuti perintah yang mulia kaisar. Biar kan beliau yang membereskan masalah keluarga dan kekaisaran. "


quen menatap tajam kearah dimana kaisar malai ziyu sudah berhadapan dengan semua musuh nya, tampak raut wajah murka tampak jelas.


" Baik lah... terserah kalian saja, lagi pula kami juga butuh istirahat. "


quen memutuskan untuk duduk di atas akar


sebuah pohon lalu menyenderkan badan nya.


serena yang ikut kesal kemudian melakukan hal yang sama.


" jika mereka terluka, kau orang pertama yang akan menyapa pedang ku. "


ancam serena sambil berlalu pergi membuat mentri muda itu bergindik ngeri.

__ADS_1


sedang kan xio, gadis itu sudah duduk di dedaunan kering yang tidak jauh dari sang atasan.


🌾


🌾


🌾


Sementara di bawah sana semua orang sedang terdiam waspada saat mendengar teriakan bersuara berat yang sangat mereka kenal.


" Tenyata semua penghianat kekaisaran berkumpul disini, wah.. aku jadi tidak perlu bersusah payah untuk menghabisi kalian. "


pangeran malai kettu berbicara sambil menarik pedang dari sarung nya.


mentri pertahan dong zu terkekeh pelan, namun semakin lama semakin keras.


"ah.. yi hu er, kita tunda terlebih dahulu urusan kita. Karena ada buruan yang lebih besar seperti nya. "


kedua pria bertopeng segera mundur dan melakukan ancang ancang dengan gerakan memutar.


Kaisar malai ziyu dan pangeran malai hian ikut menarik pedang nya .


pertempuran hebat akan segera di mulai, entah dari mana para prajurit bayangan milik kaisar malai ziyu muncul dengan pakaian ninja.


" Hahahaha.. ini akan sangat menarik, mari yang mulia. Aku telah menunggu lama untuk hari ini. "


ucap mentri pertahanan dong zu sambil menarik kaki nya kebelakang dengan sebelah tangan di rentang kan kedepan.


pekik pangeran malai kettu geram, karena bagaimana pun pria paruh baya itu adalah ayah dari wanita yang dahulu sangat dia cintai.


mentri pertahanan dong zu langsung melesat kedepan dan melibas kan pedang nya.


" Terlalu banyak bicara, aku akan menghabisi mu hari ini juga pangeran kedua. Kau membuat hidup putri ku satu satu nya penuh bencana.


Hiaatt.... "


Trang. .


kedua pedang saling menyatu, di sambut dua pria bertopeng yang melesat menghujam kan pedang kearah kaisar malai ziyu dan pangeran malai hian.


Tidak ada kalimat yang keluar dari kedua pria bertopeng itu, yang ada hanyalah tebasan pedang yang sangat lembut namun mematikan.


"Siapa kalian? "


tanya kaisar malai ziyu di tengah tengah pertempuran mereka. Namun, tak ada jawaban untuk pertanyaan yang dia lontar kan.


pria bertopeng yang bersama kaisar malai ziyu terus melakukan gerakan memutar saat melakukan serangan, gerakan terlatih penuh perhitungan. Dan yang paling mengejutkan, setiap libasan pedang yang dia lakukan penuh akan keindahan.

__ADS_1


Hampir.. kalimat itu pantas di ucap kan saat sabetan tajam dari lawan kaisar malai ziyu menukik tajam kearah leher sang kaisar.


kaisar malai ziyu segera membuat gerakan salto ke udara untuk menghindar. Sebuah serangan di libaskan nya saat mulai berbalik, lagi lagi pria bertopeng memblokir serangan kaisar yang kini berwajah merah karena amarah.


Tidak bisa terus di desak, satu tendangan dari kaki jenjang kaisar malai ziyu bersarang di perut pria bertopeng hingga membuat nya mundur beberapa langkah. Saat melihat lawan nya lengah, libasan kaki kaisar malai ziyu kembali mendarat di tulang kering pria yang kini terhuyung dan menahan berat tubuh nya dengan pedang.


Dengan cepat kaisar malai ziyu kembali menebaskan pedang nya, namun satu orang memakai topeng yang sama kembali muncul dengan cara melompat dari atas atap dan memblokir serangan kaisar malai ziyu.


" Sialan... "


mata penuh amarah membuat iris mata keabuan milik kaisar malai ziyu bagai seekor serigala yang siap mengoyak mangsa nya.


Tiga pria bertopeng membuat gerakan melingkar agar gerakan kaisar malai ziyu tidak bisa bertindak bebas.


Quen yang melihat pria nya mulai terdesak segera bangun dari duduk nya, mentri jiang ling yang coba untuk menghentikan agar sang permaisuri tidak kemana mana segera mendapatkan hadiah sebuah mata pedang yang sangat tajam dan dingin menempel lekat di leher nya, satu gerakan fatal akan membuat sang mentri lebih cepat menemui dewa.


"Jadi lah anak baik yang penurut, aku tak akan segan menghabisi siapa pun yang menghalangi langkah ku. "


Ancam quen dengan mata yang mengisyaratkan agar sang mentri segera menuruti perintah nya.


Kondisi pangeran malai kettu juga tak berbeda jauh, pria yang di kenal tak bisa mengendalikan amarah nya itu makin terdesak, pria tua yang berstatus sebagai mentri pertahanan itu di kenal dengan kemampuan bela diri dan ilmu berpedang yang sangat tinggi. Karena di sebagian hidup nya di serah kan untuk berperang dan kedua tangan yang masih kokoh itu selalu banjir akan darah dari musuh. Jelas di pastikan, melawan nya bukan lah perkara mudah tentu nya.


" Dasar tua bangka, berani berani nya dia menyentuh suami ku. "


pekik serena dengan mata melotot tajam saat lengan kanan pangeran malai kettu terkena sabetan pedang milik mentri pertahan dong zu.


Kedua wanita dari masa depan itu segera melesat tampa bisa di cegah, dan muncul dengan cepat di tengah arena pertempuran.


Manik kaisar malai ziyu yang menangkap keberadaan permaisuri nya di tempat terlarang itu , membuat sifat posesif nya muncul kepermukaan. Ditambah seorang prajurit milik mentri pertahanan dong zu mengarahkan pedang nya di saat quen sedang menebas seorang pria bertopeng yang sedang bertarung dengan nya.


" Berani nya kalian mengacung kan pedang ke tubuh permaisuri ku. "


Dengan bringas kaisar malai ziyu mengayunkan pedang nya dan melibas tiga pria bertopeng di hadapan nya.


Mereka bertukar serangan dengan mata kaisar malai ziyu tak bisa mengalihkan pandangan nya dari tubuh quen yang dengan lihai bermain pedang, bawahan sang permaisuri juga menjadi pelengkap untuk memusnahkan lawan yang mendekat.


"Srett...


sebuah pedang milik seorang pria bertopeng berhasil membuat bahu atas kaisar malai ziyu terluka, darah mulai merembes dari baju kebesaran milik nya.


Aura tajam menguar penuh amarah dari tubuh kaisar malai ziyu dan membuat pria dingin itu segera melakukan gerakan mematikan. Tangan kiri yang tidak terluka memegang erat pedang dan memutar nya. Tendangan dan sabetan pedang bermata dua itu bagai mesin penghancur yang mengerikan. Dua pria bertopeng bahkan kini hampir tidak sanggup berdiri, satu tendangan memutar membuat kedua nya berlutut dan ambruk di tanah.


.


.


bersambung..

__ADS_1


note: hay hay all, makasi uda pada setia. Jangan lupa tinggal kan jejak dengan cara like, vote and coment.


makasi


__ADS_2