Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna

Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna
bab 133


__ADS_3

.


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di sebuah penginapan dimana tempat quen, serena dan asisten pribadi quen yaitu xio menginap ,di suguhi dengan tingkah konyol serena yang terus menggoda quen . Dengan mengolok olok nya tentang kejadian pertemuan tak sengaja sang sahabat dengan pria yang membuat quen kesal setengah mati.


Dengan senyum mengembang serena mendekati quen yang kini duduk dengan wajah di tekuk. "" ehemz.. quen, apa kau masih marah ?, ohh.. ayo lah, aku sungguh tak percaya jika kau menjadi rebutan para pria kuno ini. "serena tertawa renyah tampa dosa telah menggoda sahabat nya.


"" Diam lah..saat ini aku merasa ingin menghajar seseorang. apa kau ingin menjadi yang pertama? "quen mengangkat pedang yang dari tadi dia bersihkan kearah serena.


serena menyengir kaku melihat mata pedang yang berkilau dihadapan nya. "" ah.. kau terlalu sensitif setelah bertemu sang man.., awww... ""ucapan serena terputus saat sebuah cangkir teh melayang kearah nya.


"" gila.. aku masih ingin melihat hari esok quen. "umpat serena lagi.


quen menyeringai sambil bangun dari duduk nya. "" aku tidak ingin kau membicarakan pria tak penting itu lagi. ketika melihat wajah nya, yang ada di pikiran ku adalah keinginan untuk segera menghabisi nya.


"" quen berjalan kearah jendela untuk melihat keadaan desa tempat mereka menginap.


"" sebentar lagi kita lanjut kan perjalanan, karna tujuan kita masih sangat jauh. jangan sampai para pengganggu menemui kita. "" jelas quen panjang lebar.

__ADS_1


"" Hah... "


serena mendengus kesal sambil merapikan penampilan nya.


xio berjalan mendekat lalu mengeluar kan sesuatu dari balik hanfu nya. "" putri.. sebaik nya kita mengunakan cadar penutup wajah. agar kejadian seperti tadi malam tidak terulang kembali. '"Dengan cepat serena mengambil salah satu cadar yang bewarna biru. quen hanya memutar bola mata nya.


"" lihat lah.. bukan kah kecantikan ku tidak bisa disembunyikan hanya menggunakan sebuah kain tipis ini. "" serena meraba raba wajah nya yang telah tertutup dari hidung kebawah dagu nya.


xio hanya terpelongo melihat ke percayaan diri yang sangat tinggi selir pangeran kedua itu.


"" cih.. kau memang lebih cantik jika semua wajah mu tertutup.. "" ejek quen, di balas pelototan dari serena.


"" ayok.. kita harus segera pergi, jika masih menanti diri mu berdandan dan membanggakan diri. bisa bisa para laki kita nyampe duluan sebelum kita tiba. "secepat kilat quen keluar dari dalam ruangan saat teringat dengan ucapan nya sendiri tentang kaisar malai ziyu dan para saudara nya.


"" jika tak segera ku tarik, kau akan terus berdiri seperti patung monumen disitu hingga kiamat. "" umpat quen ketus.


mereka telah sampai dimana tempat kuda mereka dititip kan. mata serena berbinar cerah saat melihat kuda yang menjadi sahabat nya dalam bertualang.


"" steven.. cinta ku, ah kau semakin tampan saja. apa dia memperlakukan mu dengan baik?.. "ujar serena mengelus surai kuda nya sambil memonyongkan bibir nya dari balik cadar.


xio dan penjaga kuda menjatuh kan rahang mereka saat melihat tingkah aneh dari wanita didepan mereka. sedang kan quen hanya menggelengkan kepala, karna dia paham betul bagaimana tingkah absurd teman nya itu.

__ADS_1


"" ini bayaran untuk mu. "ucap quen sambil menyersh kan dua koin emas kepada sang penjaga kuda.


pria paruh baya itu mengambil dua koin yang diberikan pada nya dengan suka cita, tidak percaya jika dewa sangat baik pada nya.


"" terima kasih nona, semoga apa yang akan kalian lakukan dan tujuan kalian tidak mendapatkan halangan apapun. "'ujar pria itu tulus dengan tangan ditangkup kan kedepan.


serena mengalih kan pandangan nya ke pria paruh baya tersebut. "" do'a mu sangat menyentuh paman. bisa kah kau juga mendoakan agar aku menemui pria pria tampan diperjalan ku ? "ucap nya dengan santai dan mendapat kan lemparan dari bungkusan ditangan quen.


"" awww...


"bersihkan otak mu itu seren, biar virusnya tidak menyebar ke orang lain. cukup kau saja yang gila. " quen segera menyentak kuda nya dan melesat meninggal kan sahabat nya yang sedikit gila di ikuti xio dengan kuda nya.


"" menyebal kan.. "serena menatap quen yang telah melesat cepat. lalu kembali menatap sang pria paruh baya tersebut. '" paman, doa kan saja jika aku tidak berniat menghabisi nyawa teman ku sendiri. heakk... "serena ikut menghentakkan kaki nya lalu melesat mengejar kuda milik quen dan xio.


sedangkan pria paruh baya itu masih mematung sambil mencerna setiap ucapan aneh yang di lontar kan serena. "" nona nona kaya yang aneh. "guman nya seraya kembali mengurusi kuda kuda milik tamu yang lain.


.


.


bersambung.

__ADS_1


note:hay all.. setelah baca jangan lupa tinggal kan like, vote and coment yah. maaf up nya belum maksimal. diri ku masih meraba raba untuk dapat kan feel kembali sayang, karna efek lama gak nulis. maklumin yah...


makasi


__ADS_2