Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna

Dari Nona Muda Menjadi Putri Sempurna
bab 144


__ADS_3

.


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Malam kelam di istana kekaisaran han terasa berlalu dengan lambat.. kini matahari seakan enggan untuk muncul, menghadirkan bulir bulir air yang turun dengan lambat dari atas langit. Dewa pun seakan membasuh istana megah itu untuk menghapus segala kekejaman yang terjadi di dalam nya.


"" Yang mulia.. "


xio membangun kan atasan nya itu dengan suara hati hati, setelah sekian lama mengikuti sang putri mahkota kekaisaran han hingga berubah gelar menjadi permaisuri kekaisaran hongly, xio merasa menjadi seseorang yang begitu sangat di berkati dewa.


"" egh...


terdengar gumanan dari balik selimut tebal yang terbuat dari kain sutra.


Di samping nya seorang wanita juga meringkuk dalam mimpi indah nya.


xio kembali menarik nafas nya pelan, dua orang yang sedang terlelap itu mempunyai kesamaan dalam hal ini. Sama sama sulit untuk dibangun kan jika sedang tertidur.


"" Yang mulia kaisar hongly, yang mulia pangeran malai kettu! ""


xio berguman sedikit kuat tak jauh dari dua orang yang sedang terterlelap.


"" Aaaa..... "


Dua wanita dengan wajah acak acakan khas orang bangun tidur itu langsung segera bangun dan duduk dengan wajah tegang. mata kedua nya melotot mengedarkan pandangan kesegala penjuru.


lima detik, sepuluh detik hingga hampir satu menit. kedua nya baru tersadar jika mereka sedang di kerjai.


xio yang entah dari mana mendapat kan keberanian untuk menggoda dua singa betina itu segera menyengir hingga membuat deretan gigi putih nya kelihatan.


""" xiiiiiooooooooo.....


sang pelaku utama langsung berlari sekuat tenaga keluar dari ruangan yang dulu menemani setiap hari quen selama berada dikekaisaran han.

__ADS_1


"" Dasar bawahan sialan, kau mengerjai aku.. awas kau xio... ""


quen mengerang kesal sambil menjambak rambut milik serena.


serena yang tak siap langsung terhuyung huyung mengikuti kemana arah tangan sahabat tak beretika nya itu menarik rambut nya.


"" woii.. gila, kau kalau marah jangan melampiaskan kerambut orang dong. sialan, teman macam apa kau ini. Jika mau miring sendirian aja, ngapain orang lain jadi sasaran nya. "".


Dengan wajah kesal menahan sakit di kulit kepala nya, wanita malang itu memukul mukul tangan tak berakhlak milik quen.


Sedangkan pelaku utama langsung turun dari ranjang setelah melepaskan tangan nya dari rambut serena tampa rasa bersalah.


"" Bawahan sialan... benar benar anak itu harus sesekali ku beri pelajaran matematika. "


umpat quen dengan wajah kesal sambil terus melangkah kan kaki nya untuk mengejar xio yang kini entah bersembunyi dimana.


"" Tanggung jawab donk.. quen.. hei quen. "


serena ikut bangun dari duduk nya dengan rambut seperti singa.


Setelah saling mencari xio muncul dengan sendiri nya entah dari mana dengan wajah pucat. Quen yang pertama kali menemukan gadis itu dengan langkah cepat menghampiri nya.


"" oh... akhir nya kau menyerah juga ha, berani sekali kau mengerjai ku xio. ""


quen berbicara dengan gaya memarahi seperti emak emak kehilangan sapu, namun saat mengamati wajah pucat bawahan nya. Timbul pertanyaan dari pikiran quen.


"" hei.. kenapa dengan wajah jelek mu itu, kau terpijak duri saat bersembunyi, salah masuk tempat atau bagaimana ? "


berondong quen tampa putus.


"" A.. a anu putri, hmp itu.. anu.. "


quen mendecak kan lidah nya. "" kau salah memakan sesuatu? "


tanya quen lagi tak sabar.

__ADS_1


Sampai derap kaki kuda membuat diri nya menoleh kearah asal suara yang makin mendekat.


mata indah itu membulat sempurna dengan mulut terbuka lebar...


"" ya... dewa, tamat sudah riwayat ku. "


tampa aba aba quen segera berbalik dengan langkah cepat dan tak lupa menarik paksa tangan bawahan polos nya itu dengan kuat.


serena juga muncul dari arah sebelum nya , dan melihat langkah tergesa gesa kedua wanita itu dengan wajah sama sama tegang.


"" hey... ada apa? , dua pangeran kekunyuk itu berulah kembali..? bukan kah kita sudah membuat mereka bangun dalam waktu yang lama? ""


serena bertanya tampa putus, sial nya quen mengabaikan dan melewati nya begitu saja dengan raut wajah sulit.


"" kenapa dua pasangan atasan dan bawahan itu begitu menyebalkan.. quen memang sudah dari sebelum di cetak udah begitu.Nah sekarang ada duplikat nya. menyebalkan... ""


Dengan menghentak hentakkan kaki nya serena terus mengumpat. Sampai satu suara yang sangat dia kenal membuat jantung nya hampir berhenti berdetak.


"" Nan er? ""


Dengan lambat serena membalik kan tubuh nya dan seketika membatu saat melihat sosok yang berada tidak jauh dari diri nya berdiri.


"" Mati aku... "" guman serena tercekat.


Susah payah di telan ludah nya yang seperti bongkahan batu, dengan mata yang melotot horor. serena bahkan tak mampu melangkah se inci pun dari tempat nya berdiri.


"" Hehehehe... "


tawa tak enak meluncur begitu saja dari bibir sexy itu.


"" quenn.... xio... tolong bantu aku pergi dari sini. "" rengek serena dengan wajah pias..


.


.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2